SI OTAN: NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KARAKTER ANIMASI
Abstract
This research was conducted to determine the educational value of the Otan character in the Si Otan TRANS7 program. The type of research used is descriptive qualitative, with the object of studying the character of Otan in the Si Otan program. Collecting data used purposive sampling technique with the observation method and literature study, as well as analysis of Semiotics Roland Barthes. The result of this study shows that the Otan character has 8 educational values, namely: positive thinking, not committing violence, living together, respecting others, being yourself, critical thinking, solving problems and love for the environment. The value of education in critical thinking is the most dominant value in Otan's character. The eight values can be found from the body posture exhibited by Otan, the facial expressions displayed, the clothes Otan wears, and the voiceover that is spoken.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai pendidikan pada karakter Otan dalam program acara Si Otan TRANS7. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan objek kajian karakter Otan dalam program acara Si Otan. Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan metode observasi dan studi pustaka, serta analisis Semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakter Otan memiliki 8 nilai pendidikan, yaitu: pikiran positif, tidak melakukan kekerasan, hidup bersama, menghargai orang lain, menjadi diri sendiri, berpikiran kritis, menyelesaikan permasalahan dan cinta terhadap lingkungan. Nilai pendidikan berpikir kritis merupakan nilai yang paling dominan pada karakter Otan. Delapan nilai tersebut dapat ditemukan baik dari postur tubuh yang diperagakan oleh Otan, ekspresi wajah yang ditampilkan, pakaian yang digunakan Otan, maupun voiceover yang diucapkan.
Full Text:
PDFReferences
Alam, M. S. (2021). Nilai-Nilai Keislaman Film Lima Penjuru Masjid dalam Membangun Karakter Remaja Muslim. IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Anggoro, A. R. P. (2016). Konsep-Konsep Dasar Semiotika Struktural pada Momen Ilmiah Roland Barthes. ISI Surakarta. http://repository.isi-ska.ac.id/3278/
Aziz, Z. (2019). Fluxus Animasi dan Komunikasi di Era Media Baru Digital. CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 7(1), 49. https://doi.org/https://doi.org/10.12928/channel.v7i1.13017
Charles, Kiruba; Selvi, V. A. (2016). Value Education. Neelkamal.
Curtin, B. (2006). Semiotics and Visual Representation. http://www.arch.chula.ac.th/ejournal/files/article/lJjpgMx2iiSun103202.pdf
Gumelar, M. . (2011). Comic Making. Indeks.
Hakim, Muhammad Aufa; Rochim, M. (2020). Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film Animasi Toy Story 4. Prosiding Manajemen Komunikasi.
Hidayat, A. (2017). Penjelasan Teknik Purposive Sampling Lengkap Detail. Statistikian. https://www.statistikian.com/2017/06/penjelasan-teknik-purposive-sampling.html
Karakas, R. (2012). The Use of Cartoons for Developing the Skills of Understanding and Analyzing of Children in Preschool Period. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 46, 3026–3030.
Khoiriyah, I. (2018). Analisis Nilai-Nilai Karakter dalam Film Animasi Toy Story. Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Kunnunkal, F. T. . (2012). Values Education, A Handbook for Teachers. CBSE.
MIAS. (2020). Fungsi Penting Lahan Basah bagi Makhluk Hidup. MIAS (Media Informasi Pecinta Satwa). https://yayasanpalung.com/
Munir. (2012). MULTIMEDIA: Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Penerbit Alfabeta.
Pramono, Andy; Pujiyanto; Arimbawa, A. (2019). Desain Tematik Game Edukasi untuk Peningkatan Nilai Kepedulian dan Ketekunan pada Karakter Anak dengan Model Asinkron. Journal of Art, Design, Art Education And Culture Studies (JADECS), 4(1), 48–55.
Ramadhoni, A. E., & Sugihartono, R. A. (2020). Representation of Nostalgia in The Program Memori Melodi in TVRI National. CAPTURE: Jurnal Seni Media Rekam, 12(1), 72–85. https://doi.org/10.33153/capture.v12i1.2674
Sipayung, N. Z. (2019). Representasi Nilai-Nilai Motivasi dalam Film Whiplash. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sobur, A. (2009). Semiotika Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.
Syafnidawaty. (2020a). Observasi. https://raharja.ac.id/2020/11/10/observasi/?__cf_chl_tk=3OXvQpbzkiQuSH9KWbDbFp8UX00XrFDrspqKx_GHDEw-1668964834-0-gaNycGzNCFE
Syafnidawaty. (2020b). Penelitian Kualitatif. ttps://raharja.ac.id/2020/10/29/penelitian-kualitatif/
Syahfitri, Y. (2011). Teknik Film Animasi dalam Dunia Komputer. Jurnal Saintikom, 10(3), 213–217.
Vibraena, Vivi Mariesca; Laili, Nor; Silmi, Novira; Irvan, M. (2020). Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Anak melalui Bedah Film. Seminar Nasional (Webinar) Pendidikan “Kebijakan Pendidikan Nasional: Pendidikan Non-Formal Dan Pendidikan Anak Usia Dini.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um037v8i12023p78-87
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















