Tari Geol Denok Reinterpretasi Pada Tari Denok Karya Bintang Hanggoro Putra

Aulia Rizky Febriana, Katarina Indah Sulastuti, Aris Setiawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses reinterpretasi tari Geol Denok oleh Rimasari Paramesti Putri pada tari Denok karya Bintang Hanggoro Putra. Tari Geol Denok sering dipentaskan pada saat acara penting di Kota Semarang, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa tari ini sebuah reinterpretasi dari tari Denok. Oleh karena itu penelitian ini menjadi penting untuk mengetahui bagaimana Rimasari Paramesti Putri mereinterpretasikan menjadi bentuk tari baru. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Rimasari Paramesti Putri mereinterpretasikan tari Geol Denok namun tetap berpijak pada penggunaan motif gerak pokok tari Denok yakni ngondheg, ngeyek, geol, dan jalan tepak. Musik tari Geol Denok mengacu pada tari Denok yang telah diaransemen ulang. Penelitian ini berkontribusi membuka peluang bagi pengkarya untuk menciptakan suatu ivonasi baru khususnya dalam ranah seni tari melalui corak gaya Semarangan sekaligus memperkaya khazanah tarian khas di Kota Semarang.

Full Text:

PDF

References


Agustina, I. C., & Prabowo, W. S. (2019). Reinterpretasi Supriyadi Pada Tari Baladewa Dalam Pertunjukan Lengger. Greget, 16(1), 79–93. https://doi.org/10.33153/grt.v16i1.2357

Apriliani Rafika Dewi, Kusumawardani, D., & Triana, D. D. (2021). Eksplorasi Gerak Untuk Meningkatkan Percaya Diri Anak Korban Kekerasan Keluarga. Jurnal Pendidikan Tari, 2(1), 31–45. https://doi.org/10.21009/jpt.213

Astuti, S. W., Hapsari, I. C., Dona, R. W. W. R., & Safitri, R. (2022). Kesenian Gambang Semarang dalam Perspektif Sosial Budaya Masyarakat Kota Semarang di Era Modern. Indonesian Journal of Social and Education, 1(1), 33–42.

Astuti, Y. (2015). Kajian Koreografi Tari Geol Denok Karya Rimasari Paramesti Putri Yuni. Jurnal Seni Tari, 5(3), 1–8. http://eprints.uanl.mx/5481/1/1020149995.PDF

Desytha, S. (2017). Proses Penciptaan Tari Denok Karya Bintang Hanggoro Putra. UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta, 1–25. http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/8497

Febriana, A. R., & Mulyadi, T. (2024). Bentuk Tari Denok Deblong Di Sanggar Tari Greget Semarang. Inspirasi Edukatif : Jurnal Pembelajaran Aktif Inspirasi Edukatif : Jurnal Pembelajaran Aktif, 5(4), 154–171.

Hadi, Sumandiyo. (2007). Kajian Tari Teks dan Konteks. Yogyakarta Pustaka Book Publisher, 2007.

Hadi, Sumandiyo. (2012). Bentuk Teknik Isi. Cipta Media, 2012.

Hawkins, Alma M. (1990). Mencipta Lewat Tari (Creating Through Dance). Terjemahan Y.Sumandiyo Hadi. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Karunianingtias, I. N., & Putra, B. H. (2021). Pelestarian Seni di Sanggar Sobokartti Kota Semarang. Jurnal Seni Tari, 10(1), 15–24. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/article/view/46385

Malintang, G., Panjang, K. P., & Barat, S. (2023). Penciptaan Karya Tari Besunat Berdasarkan Reinterpretasi Atas Fenomena Sunatan Tradisional Di Kabupaten Muara Tebo Rahman Syafriyadi, Susas Rita Loravianti, Edward Zebua. 02, 65–88.

Munandar, Utami. (2002). Kreativitas dan Keberbakatan Strategi Mewujudkan Potensi Kreatifitas Bakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Novitasari, V., & Indriyanto, I. (2021). Estetika Pertunjukan Tari Denok Karya Bintang Hanggoro Putra. Imaji, 19(1), 16–27. https://doi.org/10.21831/imaji.v19i1.37646

Resmayasari, I., Salsabila, A., & Untari, R. (2022). Preferensi Wisatawan Terhadap Pergelaran Tari Kreasi Di Kota Semarang. Jurnal Sains Terapan, 12(Khusus), 51–66. https://doi.org/10.29244/jstsv.12.khusus.51-66

Sadtiti, S. (2016). Gambang Semarang: Sebuah Identitas Budaya Semarang yang Termarginalkan. Jurnal Imajinasi, X(2), 143–151. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/imajinasi/article/view/8808/5772

Septiyan, D. D. (2016). Eksistensi Kesenian Gambang Semarang Dalam Budaya Semarangan. Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni, 1(2), 157–159. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JPKS/article/view/1027

Soedarsono, R.M. (1978). Pengantar Pengetahuan Dan Komposisi Tari.

Suharso. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Lux. Semarang: Widya Karya.

Wirawan, C. H., & Sutami, H. (2022). Kebaya Encim Betawi: Ikon Busana Perempuan Betawi. Fenghuang: Journal of Chinese …, 01(02), 21–38. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/fenghuang/article/view/26807

Yanuartuti, S., & Winarko, J. (2021). Reinterpretasi Tokoh Emban Dalam Karya Tari Topeng Mban Mban. GETER : Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 4(1), 105–120. https://doi.org/10.26740/geter.v4n1.p105-120




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um037v10i12025p23-32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

minionslot88

msot88

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

slot demo

barbartoto

demo slot

barbartoto barbartoto judi mix parlay barbartoto barbartoto barbartoto barbartoto barbartoto barbartoto barbartoto barbartoto alaska77 alaska77 alaska77 alaska77 minionslot88 msot88 minionslot88 msot88 minionslot88 msot88 pakbola88 pakbola88 barbartoto