Relevansi nilai ukuran kinerja dan risiko: tinjauan berdasarkan siklus hidup usaha

Priscilla Intan Dwi Kriswidiyanti, Ari Budi Kristanto, Maria Rio Rita

Abstract


Abstract
Performance and risk information have important role in describing the condition of the company. This study aims to explain the relevance of information on the value of performance measures and information on the value of risk to the value of the company in each company’s life cycle. This study used the objects of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2009 to 2016. The research sample was selected using a purposive sampling method with the specified criteria. The variables used in this research includes change in sales growth, capital expenditure, change in operating cash flow, change in return on sales, and change in net income. Meanwhile, the risk assessment used book to market, beta, size, and leverage. Classification of life cycle adopted scoring on age, dividend payout, capital expenditure, and sales growth categorized according to industrial quintiles. This research employed a quantitative approach with multiple regression analysis techniques. The result of the research shows that there is relevance of performance and risk value that at mature stage. However, there is only relevance of risk value at decline stage. In general, this research provides evidence that the relevance of performance information and risk to each life cycle is different. However, this study failed to review the phenomenon of value relevance at the growth stage because of unsupported empirical data. Accordingly, future researches are advised to use alternative business ages as a proxy for the company’s life cycle. This study supports the theory of the relevance of accounting information in business decision making related to the business life cycle. This finding can be a direction for managerial and strategic decision making in the company where the risk value is considered relevant in management decision making, while performance information is the basis for corporate decision making in the mature phase.

Abstrak
Informasi kinerja dan risiko berperan penting dalam menggambarkan kondisi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan relevansi informasi nilai ukuran kinerja dan informasi nilai resiko terhadap nilai perusahaan di setiap siklus hidup perusahaan. Penelitian ini menggunakan obyek perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009-2016. Sampel penelitian dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Variabel untuk menilai kinerja adalah perubahan pertumbuhan penjualan, belanja modal, perubahan arus kas operasi, perubahan imbal hasil dari penjualan, dan perubahan laba bersih. Sedangkan proksi untuk menilai risiko menggunakan variabel rasio nilai buku terhadap nilai pasar, beta, ukuran perusahaan dan rasio hutang yang dikategorikan menurut kuintil industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat relevansi nilai kinerja dan risiko pada tahap mature, namun hanya terdapat relevansi nilai risiko pada tahap decline. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa informasi kinerja dan risiko pada tiap siklus hidup berbeda. Namun studi ini tidak dapat membahas fenomena relevansi nilai pada tahapan growth karena tidak didukung oleh data empiris. Sehubungan dengan itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan alternatif umur usaha sebagai proksi siklus hidup perusahaan. Studi ini mendukung teori relevansi informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan usaha yang dihubungkan dengan siklus hidup usaha. Temuan ini diharapkan menjadi arahan bagi pengambilan keputusan strategik di perusahaan, dimana nilai risiko dianggap relevan dalam pengambilan keputusan manajemen, sementara informasi kinerja menjadi dasar pengambilan keputusan perusahaan di tahap mature.


Keywords


Value Relevance; Performance; Risk; Firm Life Cycle; Mature Stage; Decline Stage; Relevansi Nilai; Kinerja, Risiko; Siklus Hidup Perusahaan; Tahap Mature; Tahap Decline

Full Text:

PDF

References


Agnieszka, K. & Joanna, Z. S. (2017). Phases in the Lifecycle of a Company and the Profitability of Industrial Companies. Economic and Regional Studies, 10(4), 62–75. doi:10.29316/ers-seir.

35

Alexander, E. & Meiden, C. (2017). Relevansi Nilai Informasi Akuntansi Dengan Moderasi Konservatisme Akuntansi dalam Siklus Hidup Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2015. Jurnal Akuntansi, 6(3).

Anthony, J. & Ramesh, K. (1992). Association between Accounting Performance Measures and Stock Prices: A Test of The Life Cycle Hypothesis. Journal of Accounting and Economics, 15(2–3),

–227. doi:10.1016/0165-4101(92)90018-W.

Atmini, S. (2002). Asosiasi Siklus Hidup Perusahaan Dengan Incremental Value-Relevance Informasi Laba dan Arus Kas. The Indonesian Journal of Accounting Research, 5(3). doi:10.33312/ijar.81.

Barth, M. E., Landsman, W. R., & Lang, M. H. (2008). International Accounting Standards and Accounting Quality. Journal of Accounting Research, 46(3), 467–498. doi:10.1111/j.1475-

X.2008.00287.x.

Black, E. (1998). Life-Cycle Impacts on The Incremental Value-Relevance of Earnings and Cash Flow Measures. Journal of Financial Statement Analysis, 4, 40–57.

Darusman, D. & Prasetiono, P. (2012). Analisis Pengaruh Firm Size, Book to Market Ratio, Price Earning Ratio, dan Momentum Terhadap Return Portofolio Saham. Diponegoro Journal of

Management, 1(4), 212–225.

Delvira, M. & Nelvirita, N. (2013). Pengaruh Risiko Sistematik, Leverage, dan Persistensi Laba terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Wahana Riset Akuntansi, 1(1). doi:10.24036/

wra.v1i1.2317

Dwiadnyana, K. A., & Jati, K. (2014). Reaksi Pasar Atas Manajemen Laba pada Pengumuman Informasi Laba. E-Jurnal Akuntansi, 7(1).

Ismanto, H. (2011). Analisis Pengaruh Ukuran Perusahan, Book-To-Market Value, dan Beta terhadap Return Saham di BEI. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 8(2). doi:10.21831/jep.v8i2.795.

Jablonski, A., & Jablonski, M. (2016). Research on Business Models in Their Life Cycle. Sustainability Research on Business Models in Their Life Cycle. Sustainability, 8(5), 430. doi:10.3390/

su8050430.

Kuś, A., & Żurakowska-Sawa, J. (2017). Phases in the Lifecycle of a Company and the Profitability of Industrial Companies. Economic and Regional Studies/Studia Ekonomicznei Regionalne, 10(4),

-75.

Kusumawati, E., & Cahyati, A. D. (2014). Pengaruh Siklus Hidup dan Ukuran Perusahaan terhadap Earning Management pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. El

Muhasaba: Jurnal Akuntansi, 5(1), 53–74. doi:10.18860/em.v5i1.2831

Kuzmin, E. A., & Guseva, V. E. (2016). Survival rate and Lifecycle in Terms of Uncertainty: Review of Companies from Russia and Eastern Europe. Journal of Advanced Research in Law and

Economics, 7(21), 1754–1766.

Naimah, Z. (2008). Pengaruh Resiko Perusahaan dan Leverage terhadap Relevansi Nilai Laba Akuntansi. Simposium Nasional Akuntansi, 23–25.

Omrani, H., Samadi, S., Margavi, A. K., Asdzadeh, H., & Nazari, H. (2011). Corporate Life Cycle and The Explanatory Power of Risk Measures Versus Performance Measures. Journal of Education

and Vocational Research, 2(6). doi:10.22610/jevr.v2i6.40.

Parhusip, M. F., & Khairunnisa. (2015). Pengaruh Nilai Informasi Laba dan Aliran Kas Terhadap Harga Saham dalam Kaitannya dengan Siklus Hidup Perusahaan. E-Proceedings of Management, 2(1).

Puspitaningsyas, Z. (2008). Relevansi Nilai Informasi Akuntansi dan Manfaatnya Bagi Investor. Ekuitas, 16 (2), 164–183. doi:10.24034/j25485024.y2012.v16.i2.214.

Qodriyah, R. D. (2012). Laba atau Arus Kas Sebagai Parameter Kinerja Perusahaan Berdasarkan Siklus Hidup Perusahaan (Studi Relevansi Nilai). Jurnal AKuntansi Ekonomi Dan Bisnis, 1(1),

–88.

Salensehe, R. J. & Neyland, J. S. (2016). Integrasi Aspek Resiko pada Proses Pengelolaan Suku Cadang di PLTD Bitung. Jurnal Online Poros Teknik Mesin UNSRAT, 5(2).

Scott, W. (2004). Financial Accounting Theory. The International Journal of Accounting, 39(4), 431–434. doi:10.1016/j.intacc.2004.02.005.

Suyono, E., Yarram, S., & Riswan. (2017). Capital Structure, Corporate Performance, and Life Cycle: Evidence from Indonesia. Corporate and Control, 14(4), 449–461. doi:10.22495/cocv14i4c2art10

Talebnia, G., Taghizadeh, V., & Heshmat, N. (2017). The Relationship between Firm Life Cycle and Stock Price Crash Risk with an Emphasis on Information Asymmetry and Behavioral Approach. Journal of Value & Behavioral Accounting, 1(2), 215–239. doi:10.18869/acadpub.aapc.1.2.215.

Trisnawati, I. (2009). Pengaruh Economic Value Added, Arus Kas Operasi, Residual Income, Earnings, Operating Leverage dan Market Value Added terhadap Return Saham. Jurnal Bisnis

dan Akuntansi, 11(1), 65–78. doi:10.34208/jba.v11i1.139.

Wild, J., Subramanyam, K., & Halsey, R. F. (2005). Financial Statement Analysis. Jakarta: Salemba Empat.

Xu, B. (2007). Life Cycle Effect on The Value Relevance of Common Risk Factors. Review of Accounting and Finance, 6(May), 162–175. doi:10.1108/14757700710750838.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um004v8i12021p013

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Akuntansi Aktual is indexed by:

View JAA Stats
Jurnal Akuntansi Aktual is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Creative Commons License