Efektivitas Program Birrul Walidain Sebagai Hidden Curriculum dalam Membentuk Karakter Islami Peserta Didik di SDIT Kartika Buana

Umi Bariroh, Iffatul Maula

Abstract


Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of the Birrul Walidain program as part of the hidden curriculum in shaping the Islamic character of students at SDIT Kartika Buana. The program was designed to instill the value of filial piety through a habituation approach that integrates home and school environments. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive model by Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Birrul Walidain program is effective based on Budiani’s (2007) four dimensions of program effectiveness: (1) program accuracy, indicated by the relevance of theme and practical character learning methods; (2) implementation accuracy, seen in school–parent collaboration and active teacher involvement; (3) target accuracy, reflected in the appropriateness to students’ moral development stages; and (4) goal accuracy, observed through behavioral changes such as increased respect and concern for parents. The program also succeeded in fostering a school culture that supports Islamic values through a well-structured, reflective, and contextual hidden curriculum strategy.
Keywords: birrul walidain, character education, hidden curriculum, elementary school, islamic education

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Birrul Walidain sebagai bagian dari hidden curriculum dalam membentuk karakter Islami peserta didik di SDIT Kartika Buana. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai berbakti kepada orang tua melalui pendekatan pembiasaan yang terintegrasi antara sekolah dan rumah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Birrul Walidain efektif berdasarkan empat dimensi efektivitas menurut Budiani (2007), yaitu: (1) ketepatan program, ditunjukkan dengan relevansi tema dan metode pembelajaran karakter berbasis praktik; (2) ketepatan pelaksanaan, tercermin dalam integrasi sekolah-orang tua dan keterlibatan aktif guru; (3) ketepatan sasaran, ditunjukkan oleh kesesuaian tahap perkembangan moral siswa sekolah dasar; dan (4) ketepatan tujuan, terlihat dari perubahan perilaku siswa dalam bentuk sikap hormat dan kepedulian terhadap orang tua. Program ini juga berhasil membangun budaya sekolah yang mendukung karakter Islami melalui strategi hidden curriculum yang terstruktur, reflektif, dan kontekstual.
Kata Kunci: birrul walidain, pendidikan karakter, hidden curriculum, sekolah dasar, pendidikan islam

Full Text:

PDF

References


Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. General Learning Press.

Bedeian, A. G. and R. F. Z. (1991). Organizations theory and design. Dryden Press.

Budiani, N. (2007a). . Evaluasi program dalam organisasi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Budiani, N. (2007b). Evaluasi Program dalam Organisasi. Tiara Wacana.

Endarwati, N. (2023). Strategy for Instilling Religious Values in the Formation of Early Childhood Morals at Birrul Walidain Takeran Magetan Preschool. CHILDOM: Journal of Islamic Early Childhood Education, 1(1). https://doi.org/10.53961/childom.v1i1.22

Handayaningrat, S. (2006). . Pengantar studi ilmu administrasi dan manajemen. Jakarta: CV Haji Masagung.

Harneli Saputra, M., & Prayoga, F., A. (2023). . Birrul walidain menurut perspektif hadis. Al-Manar: Jurnal Ilmu Hadis, 9(2). https://doi.org/10.35719/amn.v9i2.33

Jackson, P. W. (1968a). . Life in classrooms. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Jackson, P. W. (1968b). Life in Classrooms. Holt, Rinehart and Winston.

Kohlberg, L. (1981). The Philosophy of Moral Development: Moral Stages and the Idea of Justice. Harper & Row.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning : Experience as the source of learning and development. Prentice hall.

Lickona, T. (1991a). . Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Lickona, T. (1991b). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Miles & Huberman, A. M., M. B. (1994). . Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Nurhidayah Waharjani, R., & Perawironegoro, H., E. (2023). . Konsep pendidikan birrul walidain perspektif Q.S. Luqman: 13–14. Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 12(2). https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v12i2.959

Safitri Hasbi, A., & Nur, M., M. (2024). . Relasi birrul walidain dengan kesuksesan karir anak: Kajian tematik konseptual. Jurnal Studi Agama, 5(7). https://doi.org/10.46799/jsa.v5i7.1308

Salsabila, U. H., Hutami, A. S., Fakhiratunnisa, S. A., Ramadhani, W., & Silvira, Y. (2021). Peran Pendidikan Islam terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik. Jurnal Intelektual Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 10(3), 329–343. https://doi.org/10.33367/ji.v10i3.1391

Snyder, B. R. (1970). The hidden curriculum. MIT Press.

Susanto, A. B. (2005). Manajemen Pemasaran: Strategi dan Implementasi. Mitra Wacana Media.

Syarifah & Kubra, N., L. (2022). . Pembentukan karakter Al-Qur’an melalui implementasi kurikulum merdeka di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen. Academicus: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2). https://doi.org/10.59373/academicus.v3i2.67


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

 

  

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.