Analisis Manajemen Konsep Kaizen 5S dalam Upaya Peningkatan Softskill Mutu Lulusan

Danang Ari Wibowo, Wiwik Dyah Aryani, Yan Nurcahya

Abstract


Abstract: This study aims to analyze the management of the Kaizen 5S concept (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke) in improving the soft skills of graduates of SMK Negeri 1 Pangandaran and SMK Negeri 1 Padaherang. The background of this study is based on the industrial world's need for vocational school graduates who not only have technical competence, but also soft skills such as discipline, responsibility, orderliness, and work ethic. The study used a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that the planning of the implementation of Kaizen 5S was carried out based on the 5W + 1H principle and involved various school stakeholders. Organization was carried out by forming a 5S team with a clear structure and tasks. The implementation of 5S was integrated into learning and practice activities, thus forming positive student habits. Supervision was carried out routinely through evaluations, field inspections, and weekly self-assessments. Obstacles found included limited infrastructure, the role of workers that was not optimal, and weak administrative records of supervision. In conclusion, the implementation of the Kaizen 5S concept contributes positively to forming a productive work culture and improving students' soft skills, especially discipline, responsibility, and concern for the work environment.
Keywords: Educational Management; Soft Skills; Graduate Quality; Vocational High School

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen konsep Kaizen 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) dalam peningkatan softskill mutu lulusan di SMK Negeri 1 Pangandaran dan SMK Negeri 1 Padaherang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan dunia industri terhadap lulusan SMK yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga softskill seperti disiplin, tanggung jawab, keteraturan, dan etos kerja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penerapan Kaizen 5S dilakukan berdasarkan prinsip 5W+1H serta melibatkan berbagai stakeholder sekolah. Pengorganisasian dilakukan dengan pembentukan tim 5S yang memiliki struktur dan tugas jelas. Pelaksanaan 5S terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran dan praktik, sehingga mampu membentuk kebiasaan positif siswa. Pengawasan dilakukan secara rutin melalui evaluasi, inspeksi lapangan, dan self-assessment mingguan. Hambatan yang ditemukan antara lain keterbatasan sarana prasarana, peran teknisi yang belum optimal, serta lemahnya pencatatan administrasi pengawasan. Kesimpulannya, penerapan konsep Kaizen 5S berkontribusi positif dalam membentuk budaya kerja yang produktif serta meningkatkan softskill siswa, khususnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja.
Kata kunci: Kaizen 5S; Manajemen Pendidikan; Soft Skills; Mutu Lulusan; Sekolah Menengah Kejuruan

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. (2022). Tingkat Pengangguran Terbuka menurut Lulusan Pendidikan. Diakses dari. Https://Www.Bps.Go.Id.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed). Sage Publications.

Handoko, T. H. (2000). Manajemen. BPFE.

Imai, M. (1986). Kaizen: The Key to Japan’s Competitive Success. McGraw-Hill.

Javier, R. (2023). Analisis Permasalahan Pengangguran Lulusan SMK di Era Industri 4.0. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kurniawan, D., & Danim, S. (2025). Implementation Of The 5s Program (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) At Smkn 6 Rejang Lebong. Manajer Pendidikan : Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 19(1), 63–68. https://ejournal.unib.ac.id/manajerpendidikan/index

Liker, J. K. (2004). The Toyota way: 14 management principles from the world’s greatest manufacturer. McGraw-Hill.

Maulidina, A., & Wijanarka, B. S. (2023). Analysis of Work Readiness Based on Soft Skills, Machining Knowledge, and 5S Work Culture. European Journal of Education and Pedagogy, 4(4), 53–58. https://doi.org/10.24018/ejedu.2023.4.4.710

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nurcahya, Y., Isana, W., Sugiarto, D., & Syah, M. K. T. (2025). Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Dan Kebijakan Merdeka Belajar. Advances In Education Journal, 1(5). https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/78

Nurcahya, Y., Sugiarto, D., Syah, M. K. T., Suprianto, S., Maulana, I., Arsyad, M. F., & Hambaliana, D. (2024). Rasulullah Muhammad SAW Sebagai Sososk Teladan. Referensi Cendikia.

OECD. (2018). The future of education and skills: Education 2030. OECD Publishing.

Putri, A. D. (2018). Implementasi Budaya 5S dalam Membentuk Karakter Siswa di SMK Negeri 2 Semarang. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(3).

Putri, A. R., & Supriyadi. (2020). Implementasi budaya 5S dalam meningkatkan sikap kerja siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(2), 123–132. https://doi.org/10.xxxx/jpv.v10i2.xxxx

Ramadhan, F. (2017). Global Human Capital Report 2017: Tantangan SDM Indonesia. WEF Indonesia.

Robles, M. M. (2012). Executive perceptions of the top 10 soft skills needed in today’s workplace. Business Communication Quarterly, 75(4), 453–465.

Sallis, E. (2014). Total quality management in education (3rd ed). Routledge.

Sanusi, A. (2015). Strategi Pendidikan Nilai dan Transformasi Budaya Sekolah. Refika Aditama.

Sanusi, A. (2016). Nilai dan Pendidikan dalam Dinamika Zaman. UNINUS Press.

Siagian, S. P. (2007). Manajemen Strategik. Bumi Aksara.

Soemarto, R. (1983). Dasar-dasar Manajemen Modern. CV Haji Masagung.

Sondang, P. S. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.

Wahyudi, W., Suharno, S., & Pambudi, N. A. (2023). Evaluate the Vocational School Graduate’s Work-readiness in Indonesia from the Perspectives of Soft skills, Roles of Teacher, and Roles of Employer. Journal of Curriculum and Teaching, 12(1). https://doi.org/10.5430/jct.v12n1p110

Wibowo. (2016). Manajemen kinerja. Rajawali Pers.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

 

  

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.