Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis Teknologi

Tataq Harjuna Piranggada, Mi'at Mi'at, Nur Kholis Usman, Muhammad Triyoso, Yuliani Yuliani, Khairul Efendi, Suhaimi Suhaimi, Muhammad Saleh

Abstract


Abstract: This research documents a best practice of technology-based instructional leadership implemented at SMP Indocement Tarjun to improve the quality of learning in the digital era. The study was motivated by the initial conditions of the school, where teaching practices were still dominated by conventional lecture methods, teachers and students had relatively low digital competencies, and the available Information and Communication Technology (ICT) facilities had not been utilized optimally in the learning process. These conditions highlighted the need for an effective leadership strategy capable of encouraging systematic and sustainable technology-based learning transformation within the school environment. The purpose of this study is to analyze the model of transformational instructional leadership implemented in the school and to examine its impact on improving the quality of learning and overall school performance. This study employed a qualitative case study approach to explore deeply the implementation of instructional leadership practices within the school context. Data were collected through in-depth interviews with the principal, teachers, and students, direct observations of classroom learning activities, and documentation analysis related to digital learning practices and school achievements. The collected data were analyzed using descriptive qualitative analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that collaborative and transformational instructional leadership serves as the main driving force in the implementation of technology-based learning transformation. This leadership approach successfully fostered three major components: (1) technology integration in learning through the use of interactive media, educational videos, and optimization of computer laboratories; (2) the development of teachers’ digital competencies through training programs in digital media production, coding, and the use of artificial intelligence (AI); and (3) the strengthening of a collaborative school culture that encourages innovation and the sharing of best practices among teachers. The synergy among these components contributes to increased student engagement in learning and significant improvements in students’ academic and non-academic achievements at district and provincial levels
Keywords: Digitalization; Educational Technology; Instructional Leadership; Transformational

Abstrak: Penelitian ini mendokumentasikan praktik baik (best practice) kepemimpinan pembelajaran berbasis teknologi di SMP Indocement Tarjun dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi awal sekolah yang masih menghadapi beberapa tantangan, seperti dominasi metode pembelajaran konvensional berbasis ceramah, rendahnya kompetensi digital guru dan siswa, serta pemanfaatan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang belum optimal dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi kepemimpinan yang mampu mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan transformasional yang diterapkan di sekolah serta mengkaji dampaknya terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kinerja sekolah secara keseluruhan. Penelitian menggunakan pendekatan kajian kasus kualitatif (qualitative case study) untuk menggali secara mendalam praktik kepemimpinan pembelajaran
yang berlangsung di lingkungan sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi langsung terhadap proses pembelajaran, serta analisis dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran, media digital, dan prestasi sekolah. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pembelajaran yang kolaboratif dan transformasional menjadi pendorong utama dalam proses transformasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah. Kepemimpinan tersebut mendorong terbentuknya tiga komponen utama, yaitu: (1) integrasi teknologi dalam pembelajaran melalui penggunaan media interaktif, video pembelajaran, dan optimalisasi laboratorium komputer; (2) pengembangan kompetensi digital guru melalui pelatihan pembuatan media digital, coding, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI); serta (3) penguatan budaya sekolah kolaboratif yang mendorong inovasi dan berbagi praktik baik antar guru. Sinergi antara ketiga komponen tersebut terbukti berkontribusi pada peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta peningkatan prestasi akademik dan nonakademik siswa di tingkat kabupaten dan provinsi.
Kata kunci: Kepemimpinan Pembelajaran; Transformasional; Teknologi Pendidikan; Digitalisasi

Full Text:

PDF

References


Abbas, F., Said, S., & Mukhlis, M. (2025). Membangun ekosistem pendidikan berbasis komunitas: Inovasi manajemen sekolah untuk meningkatkan peran orang tua dan masyarakat di Kota Bima. Jurnal PenKoMi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi, 8(2), 49–54.

Agusta, A. R., Suriansyah, A., & Setyosari, P. (2021). Model blended learning gawi manuntung untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Akhyar, M., Iswantir, M., Febriani, S., & Gusli, R. A. (2024). Strategi adaptasi dan inovasi kurikulum pendidikan Islam di era digital 4.0. Instructional Development Journal, 7(1), 18–30.

Asidin, K., Umar, U., & Takdir, T. (2024). Penggunaan Chromebook dalam pembelajaran PAI dan ujian online. Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam, 5(1), 46–59.

Aslamiah, A., Suriansyah, A., Maimunah, M., & Hikmah, M. (2023). Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen pendidikan sekolah dasar di era adaptasi kebiasaan baru. DIKSEDA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(1), 24–37.

Azis, A. (2022). Best practice penerapan blended e-learning berbasis siswa pada pembelajaran bahasa Inggris di SMK Negeri 1 Juwiring. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 2(3), 288–297.

Bonk, C. J., & Graham, C. R. (2006). The handbook of blended learning: Global perspectives, local designs. San Francisco, CA: Pfeiffer.

Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning (4th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.

DS, S. H., & Habibi, B. (2025). Pengaruh kepemimpinan transformasional, coaching leadership, dan digital leadership kepala sekolah terhadap kompetensi digital guru SMP Negeri di Kabupaten Pemalang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 743–753.

Graham, C. R. (2006). Blended learning systems: Definition, current trends, and future directions. Dalam C. J. Bonk & C. R. Graham (Eds.), The handbook of blended learning (pp. 3–21). San Francisco, CA: Pfeiffer.

Hafizhah, H., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2025). Pengaruh penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan pendidikan di sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(1), 94–101.

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional media and technologies for learning (7th ed.). Upper Saddle River, NJ: Merrill/Prentice Hall.

Husna, W. D., Syafitri, N., Saswita, H., Oktavia, D., & Yulastri, W. (2025). Mewujudkan sekolah yang adaptif, inovatif, dan unggul dalam era society 5.0 di jenjang sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(3), 216–231.

Hutasoit, D. T. (2025). Guru penggerak sebagai agen transformasi pendidikan: Tinjauan literatur terhadap peran, tantangan, dan kolaborasi. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(2), 551–561.

Inayah, M. F. N., Haque, F. A., Lizwan, N. S., Callista, N. A., & Affid, D. B. N. (2025). Digitalisasi pembelajaran pendidikan Islam: Tinjauan pustaka sistematis pengaruh teknologi terhadap pembelajaran. Journal in Teaching and Education Area, 2(2), 251–262.

Jannati, P., Ramadhan, F. A., & Rohimawan, M. A. (2023). Peran guru penggerak dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 330–345.

Kasim, M., & Surya, P. (2025). Dampak kepemimpinan digital kepala sekolah terhadap integrasi teknologi guru di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 1–18.

Kasmawati, Y. (2021). Kepemimpinan kolaboratif: Sebuah bentuk kepemimpinan untuk sekolah. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(2), 197–207.

Latifah, Y. J., Kamsiah, K., Murdjoko, M., Sulasih, S., Suriansyah, A., & Aslamiah, A. (2025). Analisis kesiapan sarana dan prasarana pendidikan menghadapi era revolusi industri 4.0: Studi kasus di SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 5844–5856.

MAWADDAH, R., Putra, H. R., & Suhardi, M. (2024). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan pembelajaran berbasis teknologi. EDUCATOR: Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan, 4(3), 117–128.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.

Permatasari, F., Lestari, N. A., Christie, C. D. Y., & Suhaimi, I. (2023). Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan mutu kinerja guru: Studi meta analisis. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 4(3), 923–944.

Puspitasari, V. D., Karwanto, K., Sumbawati, M. S., Hariyanti, N., & Roesminingsih, E. (2024). Pengaruh penggunaan internet, pemanfaatan laboratorium komputer, dan literasi digital terhadap hasil belajar. Journal of Education Research, 5(3), 2687–2693.

Rahayuningsih, Y. S., & Iskandar, S. (2022). Kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan budaya sekolah yang positif di era revolusi industri 4.0. Jurnal Basicedu, 6(5), 7850–7857.

Richnalendra, A., Ridha, A. H., Rahman, R. N., & Agustinova, D. A. (2025). Membangun kepemimpinan kolaboratif untuk masyarakat berkelanjutan. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(1), 212–220.

Satriana, A. (2021). Best practise meningkatkan literasi teknologi dan sains peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEM. TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 1(3), 184–193.

Suhartatik, T. (2020). Best practice: Implikasi media Quizizz berbasis Android terhadap kualitas pembelajaran dalam mencetak siswa berprestasi di tingkat nasional. Ahlimedia Book.

Suriansyah, A. (2019). Pengembangan pembelajaran berbasis TIK (proses dan permasalahannya). Paradigma, 10(2).

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Francisco, CA: Jossey-Bass.

Ubaedullah, D., & Fauzi, A. (2025). Peran kepemimpinan transformasional digital kepala sekolah dalam menciptakan budaya inovasi pendidikan era 4.0. Irfani, 21(3), 924–940.

Wahyudi, N. G., & Jatun, J. (2024). Integrasi teknologi dalam pendidikan: Tantangan dan peluang pembelajaran digital di sekolah dasar. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 444–451


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

 

  

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.