Analisis Kepemimpinan Instruksional Guru dan Pengelolaan Media Pembelajaran Terhadap Penguatan Karakter Siswa Dimediasi Oleh Motivasi Siswa
Abstract
Keywords: Teacher Instructional Leadership, Learning Media Management, Student Motivation, Character Strengthening, PLS-SEM.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji model empiris pengaruh Kepemimpinan Instruksional Guru (KIG) dan Pengelolaan Media Pembelajaran (PMP) terhadap Penguatan Karakter Siswa (PKS), dimediasi oleh Motivasi Siswa (MS), pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari siswa sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa KIG dan PMP tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap PKS. Namun, PMP memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap MS (jalur koefisien 0,726; p=0,000) , dan MS memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap PKS (jalur koefisien 0,734; p=0,000). Pengaruh KIG terhadap MS adalah signifikan, namun tergolong kecil. Secara keseluruhan, Motivasi Siswa terbukti menjadi mediator kunci, menghubungkan KIG dan PMP dengan PKS. Model menunjukkan kemampuan prediksi yang sangat kuat (R-Square PKS = 0,776). Disimpulkan bahwa penguatan karakter paling efektif dicapai melalui peningkatan motivasi internal siswa, di mana pengelolaan media pembelajaran interaktif menjadi faktor paling dominan. Disarankan agar guru mengoptimalkan media pembelajaran interaktif dan menerapkan pendekatan instruksional yang berfokus pada pembangunan motivasi intrinsik siswa.
Kata kunci: Kepemimpinan Instruksional Guru, Pengelolaan Media Pembelajaran, Motivasi Siswa, Penguatan Karakter, PLS-SEM.
Full Text:
PDFReferences
Abbas, A. (2025). Strategi Pengembangan Profesional Guru Berbasis Pembentukan Motivasi Siswa.
Afriza, A., et al. (2024). Peran Kepemimpinan Instruksional dalam Meningkatkan Motivasi dan Keterlibatan Siswa.
Ary, D., Jacobs, L. C., & Razavieh, A. Tanpa tahun. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan, 1982. Surabaya: Usaha Nasional.
Bratha, B. (2023). Motivasi Intrinsik sebagai Kunci Pembentukan Karakter Positif Siswa Sekolah Dasar.
Cooper, J. D. (1993). Literacy: Helping Children Construct Meaning. Boston Toronto: Hougton Miffin Company.
Demir, D. (2025). Aplikasi PLS-SEM dalam Studi Pendidikan: Uji Mediasi Kompleks.
Faradila, F. (2024). Peran Mediasi Motivasi dalam Penguatan Karakter: Tinjauan Kuantitatif.
Firmansyah, F. (2025). Media Pembelajaran Interaktif dan Dampaknya terhadap Minat dan Kepuasan Belajar.
Ghazali, S. (1999). Kerumitan kalimat Siswa Sekolah Dasar. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: PPs Universitas Malang (UM).
Ghozali, I. (2006). Analisis Data Penelitian dengan Aplikasi SmartPLS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Konsep, Teknik, Aplikasi SmartPLS 3.0 untuk Penelitian Empiris. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.
Hariguna, T., & Abbas, A. (2023). Implementasi Multimedia Interaktif untuk Keterlibatan Emosional Siswa.
Haryono, S. (2016). Metodologi Penelitian Manajemen dengan Pendekatan PLS-SEM. Malang: UB Press.
Jawa Pos. (1995, 22 April). Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri, hlm. 3.
Kumaidi. (1998). Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4). Diakses dari http://www.malang.ac.id.
Letheridge, S., & Cannon, C. R. (Eds.). (1980). Bilingual Education: Teaching English as a Second Language. New York: Praegar.
Liu, L. (2024). Kepemimpinan Sekolah dan Fasilitasi Kondisi Belajar yang Mendukung.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (1978). Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Riyanto, Y., & Setyorini, S. (2024). Peran Stimulus Psikologis Media dalam Pembelajaran Karakter.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Self-Determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. Guilford Press.
Setiabudhi, A., Setiawan, B., & Karim, K. (2025). Umpan Balik Guru dan Penguatan Hubungan Interpersonal dalam Kelas.
Shelly, D. R. (2010). Periodic, chaotic, and doubled earthquake recurrence intervals on the deep San Andreas fault. Science, 328(5984), 1385-1388.
Sihombing, S., et al. (2024). Program Pendidikan Karakter yang Terstruktur dan Keterlibatan Aktor Sekolah.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (1990). Jakarta: PT Armas Duta Jaya.
United Arab Emirates architecture. (n.d.). Retrieved June 17, 2010, from UAE Interact website: http://www.uaeinteract.com/
Wilkinson, R. (1999). Sociology as a marketing feast. In M. Collis, L. Munro, & S. Russell (Eds.), Sociology for the New Millennium. Paper presented at The Australian Sociological Association, Monash University, Melbourne, 7-10 December (pp. 281-289). Churchill: Celts.
Winkel, W. S., & Hastuti, M. S. (2005). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Media Abadi.
Yarsasi, Y., Tahyudin, T., & Hariguna, H. (2025). Validitas dan Reliabilitas Konstruk dalam Model PLS-SEM.
Yonanda, Y., et al. (2024). Pemanfaatan Media Pembelajaran untuk Membangun Keterlibatan dan Motivasi Siswa.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








12.png)