Pengembangan Model Supervisi Kolegial Berbasis MGMP Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Guru
Abstract
Keywords: Collegial Supervision, MGMP, Learning Quality,Teacher Development, Academic Supervision
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model supervisi kolegial berbasis Forum Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru, khususnya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research dan Development (R&D) yang diadaptasi dari model Borg dan Gall. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Medan. Pemilihan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling menjadikan 25 guru sebagai responden dan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta ketua MGMP untuk memperoleh data mengenai pelaksanaan supervisi akademik di sekolah. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen mutu pembelajaran guru, instrumen supervisi kolegial, serta instrumen penilaian kelayakan model oleh ahli. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk menggambarkan kondisi pelaksanaan supervisi akademik di sekolah.
Analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data hasil angket mutu pembelajaran guru serta kelayakan model supervisi yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran guru meningkat pada semua aspek, dengan nilai N-Gain sebesar 0,68 (sedang) untuk perencanaan dan pelaksanaan, dan 0,70 (tinggi) untuk penilaian. Hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,001), yang menegaskan efektivitas model yang dikembangkan. Model ini dapat diterapkan dalam pendidikan menengah dan program pengembangan profesional guru, khususnya dalam MGMP sebagai komunitas pembelajaran profesional, untuk mendukung supervisi kolaboratif dan meningkatkan kualitas pengajaran. Keunikan studi ini terletak pada integrasi supervisi kolegial dengan MGMP, menggeser supervisi dari pendekatan top-down ke proses kolaboratif dan reflektif yang mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Kata kunci: Supervisi kolegial, MGMP, Kualitas Pembelajaran, Pengembangan Guru, Supervisi Akademik
Full Text:
PDFReferences
Borg, W. R., & Gall, M. D. (2003). Educational research: An introduction (7th ed.). Boston: Allyn and Bacon.
Budiman, A. (2022). The implementation of collegial supervision in improving teachers’ pedagogical competence. Journal of Educational Supervision, 5(2), 60–72.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Darling-Hammond, L. (2017). Empowered educators: How high-performing systems shape teaching quality around the world. San Francisco, CA: Jossey-Bass.
DuFour, R. (2004). What is a “professional learning community”? Educational Leadership, 61(8), 6–11.
Fransiska, D., & Sanoto, H. (2023). Academic supervision in improving teacher performance in the learning process. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 70–80.
Fullan, M. (2023). The new meaning of educational change (6th ed.). New York: Teachers College Press.
Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2014). Supervision and instructional leadership: A developmental approach (9th ed.). Boston, MA: Pearson.
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. London: Routledge.
Hamalik, O. (2014). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hashim, R. (2020). Collegial supervision and collaborative professional development among teachers. International Journal of Instruction, 13(3), 35–48.
Hidayati, N., Rahman, A., & Sari, D. (2024). Collaborative supervision and teacher professional learning in schools. Journal of Educational Leadership, 8(1), 50–62.
Kemendikbudristek. (2023). Rapor pendidikan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Makduani, A., & Mahmuddin. (2021). Academic supervision and teacher professional development in schools. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 88–98.
Mulyasa, E. (2022). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
OECD. (2023). PISA 2022 results: The state of learning and equity in education. Paris: OECD Publishing.
Purba, S. (2021). Supervisi pendidikan: Konsep dan implementasi. Medan: Universitas Negeri Medan Press.
Sagala, S. (2021). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Saputra, H., & Serdianus, R. (2023). Teacher-centered learning practices and their impact on student engagement. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 110–120.
Sergiovanni, T. J. (2009). The principalship: A reflective practice perspective (6th ed.). Boston, MA: Pearson.
Setiati, R., & Rugaiyah. (2023). Collegial supervision as a strategy to improve teacher professionalism. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 6(1), 70–78.
Setyawati, E. (2024). Academic supervision for improving teacher performance in classroom learning. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(1), 28–36.
Schleicher, A. (2019). PISA 2018: Insights and interpretations. Paris: OECD Publishing.
Susiani, N., & Abadiah, R. (2021). Challenges of academic supervision implementation in schools. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 85–92.
Wariah, S. (2021). Peer collaboration and professional learning among teachers. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(1), 50–60
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








12.png)