Manajemen Program Hybrid Learning dalam Penguatan Akhlak Di MI Baitul Huda Klampisan Semarang

Mohammad Hirzi An-naeda, Nur Asiyah, Ruruh Sarasati

Abstract


Abstract: This study aims to analyze the management of the hybrid learning program in strengthening students' morals at MI Baitul Huda Klampisan Semarang. The focus of the study includes the planning, organizing, implementation, and controlling processes of the hybrid learning program, as well as the supporting factors, inhibiting factors, and their implications for strengthening students' morals. This study is qualitative research employing a case study approach. The research subjects consisted of the principal, teachers, and students selected using a purposive sampling technique. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and documentation studies. Data validity was tested through source triangulation, technique triangulation, and member checking. Data analysis employed the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the management of the hybrid learning program has been implemented through the integration of learning technology and the religious culture of the madrasah. At the planning stage, the madrasah developed technology-based learning tools combined with religious habituation programs. Organizing was carried out through a clear division of responsibilities among the principal, teachers, students, and parents. The implementation of the program utilized digital media such as projectors, instructional videos, Quizizz, and WhatsApp, combined with religious activities including the recitation of Asmaul Husna, congregational Dhuha prayer, and a culture of greeting. Controlling was conducted through the evaluation of academic aspects and students' moral development. Supporting factors of the program include teacher readiness, principal support, learning facilities, religious culture, and parental involvement, whereas inhibiting factors include limitations in internet connectivity, digital devices, and students' technological literacy. This study concludes that systematically managed hybrid learning is capable of supporting the strengthening of students' morals through the integration of technology and religious habituation. These findings contribute to the development of technology-based Islamic education management and serve as a reference for madrasahs in developing digital learning oriented toward the formation of akhlakul karimah.
Keywords: hybrid learning; management; character strengthening; islamic education; madrasah ibtidaiyah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program hybrid learning dalam penguatan akhlak siswa di MI Baitul Huda Klampisan Semarang. Fokus penelitian meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian program hybrid learning, serta faktor pendukung, faktor penghambat, dan implikasinya terhadap penguatan akhlak peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa manajemen program hybrid learning telah dilaksanakan melalui integrasi teknologi pembelajaran dan budaya religius madrasah. Pada tahap perencanaan, madrasah mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi yang dipadukan dengan program pembiasaan keagamaan. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas yang jelas antara kepala madrasah, guru, siswa, dan orang tua. Pelaksanaan program memanfaatkan media digital seperti proyektor, video pembelajaran, Quizizz, dan WhatsApp yang dikombinasikan dengan kegiatan religius berupa pembacaan Asmaul Husna, shalat dhuha berjamaah, dan budaya salam. Pengendalian dilakukan melalui evaluasi terhadap aspek akademik dan perkembangan akhlak siswa. Faktor pendukung program meliputi kesiapan guru, dukungan kepala madrasah, fasilitas pembelajaran, budaya religius, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan jaringan internet, perangkat digital, dan literasi teknologi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hybrid learning yang dikelola secara sistematis mampu mendukung penguatan akhlak siswa melalui integrasi teknologi dan pembiasaan religius. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi serta menjadi referensi bagi madrasah dalam mengembangkan pembelajaran digital yang berorientasi pada pembentukan akhlakul karimah.
Kata Kunci: hybrid learning, manajemen pendidikan, penguatan akhlak, pendidikan Islam, madrasah ibtidaiyah.

Full Text:

XML PDF

References


Abas, S. (2025). (2025). Integrasi Teknologi Digital dalam Pengembangan Sumber Belajar PAI yang Kontekstual dan Relevan. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam , 2 (2), 391-402.

Abidin, A., Amien, S., & Nurhakim, M. (2025). Strategi pembiasaan dan dampaknya pada pembentukan karakter religius siswa di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(2), 835-846.

Ahsanulkhaq, M. (1019). Membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan. Journal Prakarsa Paedagogia, 2(1).

Aqmarina, DN, & Susilo, M. (2025). Pengaruh penggunaan media interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Ta’lif: Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam , 1 (1), 39-53.

Arifudin, M., Sholeha, F. Z., & Umami, L. F. (2021). Planning (Perencanaan) Dalam Manajemen Pendidikan Islam. MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 2(02), 162-183.

David Darwin, SS, Cahyono, D., Tohir, A., Djunaedi, H., Se, M., Wulandari, O., ... & Mambu, J. (2025). (2025). Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi: Memadukan Pembelajaran Tradisional Dan Digital . PT. Pendidikan Nawala Gama.

Depari, R. B. B., Harianja, P., Purba, C. A., & Prasetya, K. H. (2022). (2022). Efektivitas Pembelajaran Berbasis Literasi Digital Pada Siswa SMP Budi Setia Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Basataka (JBT), 5(2), 439-449.

Dewi, M., Ballianie, N., Astuti, M., Halimatussakdiah, H., Fatimah, S., & Sari, G. P. I. (2025). Tantangan implementasi kurikulum di era digital: Kesiapan guru dan infrastruktur. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 10732-10741.

Gerawati, AP, Wardani, K., Yusuf, PSN, Elmenes, FA, Rustam, N., & Khairunnisa, A. (2025). (2025). Efektivitas Model Hybrid learning Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah , 2 (7), 3019-3030.

Ghazy, AC, Ghozali, G., & Wibowo, K. (2025). (2025). Transformasi pendidikan: Pengembangan metodologi dan media pembelajaran di era digital. Jurnal Penelitian Tindakan Indonesia (ARJI) , 7 (4), 2974-2997.

Hajar, S., Risalahwati, DS, & Muttaqin, M. (2024). (2024). Inovasi Blanded Learning Mengabungkan Pembelajaran Konvensional dan Teknologi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar. NOVARA: Inovasi Nusantara Dan Teknologi Pendidikan , 1 (2), 67-81.

Hakim, L. (2025). Studi Kualitatif Eksistensi Madrasah Diniyah Berbasis Ke NU-an dalam Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(04), 273-284.

Huraerah, AJA, Abdullah, AW, & Rivai, A. (2024). (2024). Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi terhadap pendidikan indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan Islam , 8 (2).

Husna, M. (2024). (2024). Strategi pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Al-Faizi: Jurnal Politik, Hukum Dan Bisnis , 2 (2), 166-178.

Jannah, M., Mutia, I., & Hikmah, L. (2024). (2024). Pengembangan Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter Pada Madrasah Ibtidaiyah. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya , 3 (3), 1545-1559.

Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membangun karakter peserta didik upaya penguatan moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25-37.

Kamaludin, L., & Rizal, S. S. (2025). Strategi penguatan karakter jujur dan tanggung jawab di madrasah ibtidaiyah. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 13(1), 60-73.

Kamila, N., Al-Afthoni, F. Z., & Nada, N. U. Q. (2025). Pembentukan Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Shalat Dhuha Berjamaah Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum 04 Mundurejo. An-Nadwah: Journal Research on Islamic Education, 1(01), 74-88.

Lickona, T. (2013). (2013). Pendidikan Karakter Panduan Lengkap Mendidik Siswa menjadi Pintar dan Baik. (Terj.) Lita S. Bandung: Nusa Media.

Mauliya, A. (2021). (2021). Strategi pembelajaran akhlak di masa new normal pada mata pelajaran PAI di Sekolah Dasar Melalui Model Hybrid learning. Lanjutan Umsurabaya .

Mujianto, H., & Suryadhianto, U. (2025). Transformation of Learning Systems with a Hybrid Approach Based on Information Technology: Transformasi Sistem Pembelajaran dengan Pendekatan Hybrid Berbasis Teknologi Informasi. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 9(1), 94-104.

Muslim, S., & Tjalla, A. (2026). Model Pembelajaran Matematika SMA: Hybrid Digital Project-Based Learning. Minhaj Pustaka.

Novialdi, N., & Khoiroh, I. (2022). (2022). PENERAPAN AKHLAK TERHADAP MAHASISWA. At Tasyri’i: Jurnal Program Studi Perbankan Syariah , 5 (1), 29-44.

Nu’man, A., & Noorhayati, S. M. (2026). KONSEP PEMBIASAAN (RIYADHAH) DALAM PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT AL GHAZALI. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 3(5), 84-95.

Pardede, E. H., & Sihotang, H. (2026). Devosi Harian sebagai Strategi Pembiasaan dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 7(1), 17-23.

Patimah, S., Hasibuan, AF, & Neni, N. (2025). (2025). Peran Strategi Hybrid learning: Solusi Atas Krisis Efektivitas Pembelajaran Fiqih Tradisional di Pesantren Era Digital. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam , 2 (4), 247-257.

Paturohman, P., Aprilia, NH, & Insani, S. (2025). (2025). Analisis Penerapan Model Blended Learning dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa. Jurnal Literasi Digital , 5 (3), 264-273.

Putri, G. A. M., Maharani, S. P., & Nisrina, G. (2022). Literature view pengorganisasian: SDM, tujuan organisasi dan struktur organisasi. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 3(3), 286-299.

Ramadhani, HT, Salsabila, AD, Marwah, T., & Wahyuningsih, Y. (2025). (2025). Analisis Dampak Penggunaan Gawai terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Sekolah Dasar. CaXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar , 5 (2), 896-907.

Rantauwati, H. S. (2020). Kolaborasi orang tua dan guru melalui kubungortu dalam pembentukan karakter siswa SD. Jurnal Ilmiah WUNY, 2(1).

Rasi’in, R. I., Az-Zahra, N. Z., Wulandari, H., Aqilah, F. S., Salsabila, D., & Hikmah, N. (2025a). Pembiasaan Akhlak Baik pada Anak Usia Dini Langkah Awal Menjadi Pribadi Terpuji. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2).

Rasi’in, R. I., Az-Zahra, N. Z., Wulandari, H., Aqilah, F. S., Salsabila, D., & Hikmah, N. (2025). (2025b). Pembiasaan Akhlak Baik pada Anak Usia Dini Langkah Awal Menjadi Pribadi Terpuji. . . Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2).

Reffandi, K. S., Sarfita, D., Silfina, I., Hakim, L., Ranu, M. E., Sudarwanto, T., & Dewi, R. M. (2025). Reffandi, K. S., Sarfita, D., Silfina, I., Hakim, L., Ranu, M. E., Sudarwanto, T., & Dewi, R. M. (2025). Evaluasi Penguatan Pendidikan Karakter Di Sma Annuqayah Dalam Kurikulum Sekolah. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Ekonomi, 22(2), 235-246.

Roy, R. C. R. R. I., Tanjung, H. A., Syam, A., Syarweny, N., & Sundari, R. (2024). Pengantar Manajemen. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Safitri, A., & Prasinta, D. J. (2026). Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Adaptif terhadap Pembelajaran Hybrid dan Blanded Learning. IIDARA: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 1-21.

Saidah, I. S. (2025). Implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti berbasis media digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Islam Khalifah Palu. (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu).

Sebayang, C. M., & Putra, W. S. (2025). Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Metode Pembelajaran Hybrid learning di Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(3), 180-190.

Tang, S., Syahrir, L., Kasman, R., & Istiqomah, N. (2026). (2026). Implementasi Model Pembelajaran Hybrid Dalam Penguatan Karakter Siswa Di SMP Negeri 3 Baranti. BUDIMAS: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT , 8 (1).

Terry, G. (2021). (2021). Dasar-Dasar Manajemen Edisi Revisi . Bumi Aksara.

Timpal, C. (2024). Manajemen berbasis sekolah. Mega Press Nusantara.

Wahyuni, T., Shakila, Z., Almatasya, SAP, Halim, A., & Subhan, M. (2025). (2025). Model Pembelajaran Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran| E-ISSN : 3026-6629 , 3 (1), 41-45.

Yusuf, S., & Halimah, A. (2021). Efektivitas Hybrid learning dalam Adaptasi Strategi Pembelajaran PAI pada Masa Transisi di SMPN 7 Blitar. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 1(1), 43-53.


Refbacks



Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

 

  

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.