Traditional Indonesian carved ornaments in Rancakan contemporary gamelan to support fine arts learning
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Agus Ngurah, A. P. (2019). Estetika Visual Gamelan Gong Kebyar Lelengisan Di UPT. Pusat Dokumentasi Lata Mahosadhi Instut Seni Indonesia Denpasar. SEGARA WIDYA Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 7(02), 126–133.
Amalia, N. A., & Agustin, D. (2022). Peranan Pusat Seni dan Budaya sebagai bentuk upaya pelestarian budaya lokal. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 19(1), 34–40.
Darmawan, I. P. A., & Krishna, I. B. W. (2020). Konsep Ketuhanan Dalam Suara Gamelan Menurut Lontar Aji Ghurnnita. Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 3(1).
Desyandri, D. (2014). Peran seni musik dalam pendidikan multikultural. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1).
Ellefsen, L. W., & Karlsen, S. (2020). Discourses of diversity in music education: The curricu-lum framework of the Norwegian Schools of Music and Performing Arts as a case. Research Studies in Music Education, 42(2), 270–290.
Gusliati, P. (2019). Bentuk kegiatan pembelajaran seni rupa di taman kanak-kanak mutiara ananda padang. Jurnal Pelita PAUD, 4(1), 81–88.
Hall, J. (2010). Making art, teaching art, learning art: Exploring the concept of the artist teacher. International Journal of Art & Design Education, 29(2), 103–110.
Hananto, R. A., Suastika, M., & Pramesti, L. (2021). Penerapan arsitektur neo vernakular pada sentra industri gamelan desa wirun sebagai destinasi wisata budaya di kab. Sukorharjo. Senthong:Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur, 4(1).
Iswantoro, G. (2018). Kesenian musik tradisional gamelan Jawa sebagai kekayaan budaya bangsa Indonesia. Journal of Applied Science Tourism, 3(1), 129–143.
Kovalchuk, V., Prylepa, I., Chubrei, O., Marynchenko, I., Opanasenko, V., & Marynchenko, Y. (2022). Development of emotional intelligence of future teachers of professional training. In-ternational Journal of Early Childhood Special Education, 14(1).
Krishnaveni, R., & Anitha, J. (2007). Educators’ professional characteristics. Quality Assurance in Education, 15(2), 149–161.
Kuncoroputri, S. A., Pandanwangi, A., & Suryana, W. (2023). Ekspresi Visual Human Emotion Dalam Karya Seni Lukis. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(3), 1511–1518.
Magdalena, I., Fatharani, J., Oktavia, S. A., & Amini, Q. (2020). Peran guru dalam mengembangkan bakat siswa. Pandawa, 2(1), 61–69.
Mesías-Lema, J. M. (2018). Art teacher training: A photo essay. International Journal of Edu-cation through Art, 13(3), 395–404.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2003). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Narmoatmojo, W. (2010). Ekstrakurikuler di sekolah: dasar kebijakan dan aktualisasinya. PT Grafindo Media Pratama.
Nofianti, A. (2018). Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 2(2), 120–129.
Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31–39.
Peursen, C. A. V. (1993). Strategi Kebudayaan, cetakan keempat. Kanisius.
Rahman, M. T. (2020). Strategi Kebudayaan.(Dissertation : UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Rondhi, M. (2017). Apresiasi seni dalam konteks pendidikan seni. Imajinasi: Jurnal Seni, 11(1), 9–18.
Sappaile, B. I. (2007). Konsep instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(66), 1–7.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill building approach. John Wiley & Sons.
Sina, I., Wijaksana, B., & Hendri, Y. (2023). The role of music arts in multicultural education. Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET), 2(2).
Soehardjo, A. J. (2012). Pendidikan seni dari konsep sampai program. Malang: Universitas Negeri Malang Fakultas Sastra Jurusan Seni Dan Desain.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Suneki, S. (2012). Dampak globalisasi terhadap eksistensi budaya daerah. CIVIS: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Pendidikan Kewarganegaraan, 2(1).
Tarsa, A. (2016). Apresiasi seni: Imajinasi dan kontemplasi dalam karya seni. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 1(1).
Triemstra, J. D., Iyer, M. S., Hurtubise, L., Poeppelman, R. S., Turner, T. L., Dewey, C., Karani, R., & Fromme, H. B. (2021). Influences on and characteristics of the professional identity formation of clinician educators: a qualitative analysis. Academic Medicine, 96(4), 585–591.
Velthuis, O. (2014). The impact of globalisation on the contemporary art market: The tradi-tional gallery model at risk. Risk and Uncertainty in the Art World, 4, 87.
Wadiyo, W., Haryono, S., Wiyoso, J., & Shabrina, G. S. (2021). Aesthetic features and ethnic music style in social and cultural life of the modern era. International Review of the Aes-thetics and Sociology of Music, 52(1), 83–100.
Wulan, N., Wakhyudin, H., & Rahmawati, I. (2019). Ekstrakurikuler Seni Tari Dalam Membentuk Nilai Karakter Bersahabat Siswa. Indonesian Values and Character Education Journal, 2(1), 28–35.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um015v52i22024p235
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dear Sir/Madam
We appreciate your continued confidence and trust in Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya (JBS). In order to enhance the service, readability, and quality of JBS publications, we will be transitioning to a new website, https://citeus.um.ac.id/jbs, in collaboration with Digital Commons (Elsevier) starting in July 2024.
Sincerely
Yusuf Hanafi
(Editor in chief)













2.png)