PELATIHAN PENGOLAHAN BAHAN PANGAN BERNUTRISI UNTUK MENCEGAH STUNTING BAGI IBU-IBU PKK DAN KADER KESEHATAN

Siti Mas'ula, Putri Djamilah Wahidah, Eric Dwi Ilham

Abstract


Abstrak: Program “Pelatihan Pengolahan Bahan Pangan Bernutrisi Untuk Mencegah Stunting” merupakan salah satu program kerja Kegiatan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang di Desa Jambuwer. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh angka Stunting yang tinggi, yang mana disamping itu diketahui ternyata banyak potensi desa yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya Stunting. Potensi tersebut diantaranya yaitu sumber daya alam baik nabati ataupun hewani yang melimpah yang dapat digunakan sebagai sumber bahan pangan bergizi, serta sumber daya manusia yang mencukupi yaitu adanya ibu-ibu penggerak PKK dan juga Kader Kesehatan Posyandu Balita yang aktif. Kedua potensi tersebut dapat dikelola dan dikembangkan untuk mencapai tujuan program yaitu mencegah dan mengendalikan angka Stunting di Desa Jambuwer. Pengembangan dari sumber daya alam tersebut kami rangkai dalam kegiatan pengolahan ikan lele dan daun kelor menjadi nugget sebagai olahan yang bernutrisi dengan metode Cooking Show, sedangkan untuk pengembangan dari segi sumber daya manusia terutama jika dikaitkan dengan kejadian Stunting di Desa Jambuwer yang berkenaan dengan kapasitas Kader Kesehatan Posyandu Balita adalah dengan memberikan demo pengukuran berat dan tinggi badan pada balita dengan benar. Lalu target khusus dari program ini, yaitu harapannya ilmu yang telah diberikan dapat disebarkanluaskan kepada masyarakat Desa Jambuwer melalui sambung lidah antar masyarakat.

 

Abstract: The “Training for Processing Nutritious Foods to Prevent Stunting” is one of the program activities of the Universitas Negeri in Jambuwer Village. This activity is motivated by a high Stunting rate, which in addition turns out to be a lot of village potential that can be utilized to prevent Stunting. These potentials include abundant natural resources, both vegetable and animal, that can be used as a source of nutritious food, as well as sufficient human resources, namely the presence of mothers who move PKK and also active Toddler Posyandu Health Cadres. Both of these potentials can be managed and developed to achieve the program objectives, namely preventing and controlling Stunting in Jambuwer Village. The development of these natural resources is arranged in the activity of Catfish and Moringa leaves into nuggets as nutritious preparations with the Cooking Show, while for the development in terms of human resources, especially if there is a Stunting incident in Jambuwer Village, which is because the low capacity of Posyandu Cadre for Toddler Health demonstration of measuring weight and height in toddlers correctly. Then the specific target of this program, namely the hope that the knowledge that has been given can be spread to the people of Jambuwer Village through mouth to mouth between communities.


Keywords


Bahan Pangan, Bernutrisi, Pelatihan, Pengolahan, Stunting

Full Text:

PDF

References


Adriansyah, A. A., Firdausi, N. J., Yuliani, K., & Sa’adah, N. (2020). Edukasi Cara Pengukuran Berat Badan Dan Tinggi Badan Dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi Dan Balita. Journal of Community Engagement and Employment, 2(1), 1–8. https://core.ac.uk/download/pdf/322576805.pdf

Endah, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Lokal Desa. MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–143.

Fitriani, A., & Purwaningtyas, D. R. (2020). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri di Kelurahan Cilandak Barat Jakarta Selatan. Jurnal SOLMA, 9(2), 367–378. https://doi.org/10.22236/solma.v9i2.4087

Fitriani, F., Imaniska, U., Faustiar, I. L., & Mudjihartik, E. (2019). Pelatihan Pengolahan Nugget Lele Bagi Masyarakat Desa Gelang Sidoarjo. Jurnal Abadimas Adi Buana, 3(1), 17–20. https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i1.a1922

Lantemona, G. H., Mantiri, M., & Kasenda, V. (2017). Fungsi Koordinasi Camat Dalam Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Di Kecamatan Modayag. EKSEKUTIF: Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan, 2(2).

Mediani, H. S., Nurhidayah, I., & Lukman, M. (2020). Pemberdayaan Kader Kesehatan tentang Pencegahan Stunting pada Balita. Media Karya Kesehatan, 3(1), 82–90.

Restuastuti, T., Zahtamal, Chandra, F., & Restila, R. (2017). Analisis Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan. Jurnal Kesehatan Melayu, 1(1), 14–19. https://doi.org/https://doi.org/10.26891/jkm.v1i1.2017.14-19

Sihombing, VolvoGomal, Yanris, & Juni. (2020). Penerapan Aplikasi Dalam Mengolah Aset Desa (Studi Kasus : Kepenghuluan Sri Kayangan). Menatik Penusa, 4(1), 12–15. http://e-jurnal.pelitanusantara.ac.id/index.php/mantik/article/view/712

Suhaemi, Z., Husmaini, Yerizal, E., & Yessirita, N. (2021). Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Fortifikasi Pembuatan Nugget. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 9(1), 49–54. https://doi.org/10.29244/jipthp.9.1.49-54

Zakaria, F., & Suprihardjo, D. (2014). Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisata di Desa Bandungan Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. TEKNIK POMITS, 3(2), C245–C249. https://doi.org/2337-3520




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v3i32021p261-269

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ipiii.pnggoogle.png

View My Stats