UPAYA PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATA AIR MELALUI LOKAL BRANDING DESA SENGGRENG KABUPATEN MALANG

Siti Sendari, Dicky Setiawan, Irsa Mayori, Muchamad Ali Ma’ruf

Abstract


Abstrak: Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menggambarkan potensi wisata sekaligus perkembangannya di Desa Senggreng. Potensi wisata ini mulai dirintis oleh warga desa bersama pemerintah desa sebagai “Desa Wisata Air” agar dapat dikenal oleh masyarakat luas guna menambah referensi wisata air serta kaitannya dengan pengembangan wilayah dan objek wisata di area Malang Raya. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini terdiri atas tiga tahap meliputi; survei lokasi, pelaksanaan kegiatan pengabdian, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah diperolehnya “Local Branding Video” sebagai video pengenalan Desa Senggreng sebagai desa wisata air dan “Peta Potensi Wisata” sebagai peta petunjuk menuju lokasi wisata air. Hasil pengabdian ini merupakan bentuk visualisasi melalui media online berupa Web desa, Youtube, dan Instagram serta media cetak untuk menunjukkan dan mempromosikan bahwa Desa Senggreng, bahwa desa tersebut mempunyai potensi alam dan buatan yang dapat dikembangkan, utamanya berfokus dalam sektor pariwisata antara lain Cafe Apung Rowoklampok, Sumber Duren, dan Rajut Indah.

 

Abstract: The purpose of this service activity is to describe the tourism potential as well as its development in Senggreng Village. This tourism potential was initiated by the villagers together with the village government as a "Water Tourism Village" so that it can be known by the wider community in order to add references to water tourism and its relation to regional development and tourism objects in the Greater Malang area. The method performed inThis service consists of three stages including; location survey, implementation of service activities, and evaluation. The result of this service activity is that “Local Branding Video” as an introduction video for Senggreng Village as a water tourism village and “Tourism Potential Map” as a guide map to water tourism locations. The results of this service are a form of visualization through online media in the form of village websites, Youtube, and Instagram as well as print media to show and promote that Senggreng Village, that the village has natural and artificial potential that can be developed, mainly focusing on the tourism sector, including the Floating Cafe Rowoklampok , Sumber Duren, and Rajut Indah.


Keywords


Desa Senggreng, Media Promosi, Pengembangan Desa Wisata Air, Potensi Desa

Full Text:

PDF

References


Ahmar, A., Nurlinda, N., & Muhani, M. (2016). Peranan sektor pariwisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota Palopo. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 2(1).

Alfiah, S., Andriani, J., Lesmana, R., Sunardi, N., & Furyanah, A. (2019). Manajemen Pengelolaan Desa Wisata Pada Desa Cimanggu, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Privinsi Jawa Barat (Studi Kasus pada Curug Paok dan Bukit Pasir Jaka). Jurnal Abdi Masyarakat Humanis, 1(1).

Astuti, W & Kusumawati, A. (2018). Upaya Pemasaran Pariwisata Ponorogo Melalui City Branding Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan (Studi Kasus Pada City Branding Kabupaten Ponorogo Dengan Tagline “Ethnic Art Of Java”). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 55(1), 48-58. http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/issue/view/108

Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang. (2019). Kecamatan Sumberpucung dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Malang.

Botting, N., Dipper, L., & Hilari, K. (2017). The effect of social media promotion on academic article uptake. Journal of the Association for Information Science and Technology, 68(3), 795–800.

Cholik, M. A., & SE, M. M. (2017). The development of tourism industry in Indonesia: Current problems and challenges. European Journal of Research and Reflection in Management Sciences Vol, 5(1).

Domínguez, T., Fraiz, J. A., & Alén, E. (2013). Economic profitability of accessible tourism for the tourism sector in Spain. Tourism Economics, 19(6), 1385–1399.

Hasudungan, A., Raeskyesa, D. G. S., Lukas, E. N., & Ramadhanti, F. (2021). Analysis of The Tourism Sector in Indonesia Using The Input-Output and Error-Correction Model Approach. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, 10(1), 73–90.

Holik, A. (2016). Relationship of economic growth with tourism sector. JEJAK: Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan, 9(1), 16–33.

Komariah, N., Saepudin, E., & Rodiah, S. (2018). Development of tourist village based on local wisdom. Journal of Environmental Management & Tourism, 9(6 (30), 1172–1177.

Lucchetti, V. G., & Font, X. (2013). Community based tourism: critical success factors. ICRT Occasional Paper, OP27.

Manap, K. A., & Adzharudin, N. A. (2013). The role of user generated content (UGC) in social media for tourism sector. The 2013 WEI International Academic Conference Proceedings, 52–58.

Pemerintah Kabupaten Malang. (2010). Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Malang.

Pitana, I., & Gayatri. (2005). Sosiologi pariwisata. Andi.

Putri, M & Rahman, A. (2019). Efektivitas Branding Pasar Semarangan Di Wilayah Tinjomoyo Dalam Upaya Peningkatan Jumlah Kunjungan Wisatawan. Publikisme: Conference on Public Administration and Society., 1(1), 306-330. http://proceedings.undip.ac.id/index.php/copas/article/viewFile/36/19

Sutiyono, S., & Seni, U. N. Y. (2012). Pemberdayaan masyarakat desa dalam pelaksanaan program desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kepatihan.

Wastutiningsih, S. P. (2004). Pemberdayaan Petani dan Kemandirian Desa. Dinamika Pedesaan Dan Kawasan, 4(4), 12–18.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v3i12021p38-46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ipiii.pnggoogle.png

View My Stats