PENDAMPINGAN BELAJAR LUAR KELAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SISWA DI DESA JAJAR
Abstract
Abstrak : Kegiatan belajar di luar kelas merupakan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk pelaksanaan program kerja KKN UM Desa Jajar. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan motivasi dan minat siswa dalam kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar di luar kelas menggunakan metode belajar study club. Pendampingan belajar ini dilakukan di Desa Jajar dengan menggandeng instansi tingkat sekolah dasar dan PAUD se-Desa Jajar yang meliputi SD Negeri 1 Jajar, SD Negeri 2 Jajar, MI Jajar, TK Dharma Wanita 1 Jajar, TK Dharma Wanita 2 Jajar, dan RA Karang. Kegiatan yang dilaksanakan untuk tingkat sekolah dasar meliputi belajar bersama materi olahraga, budaya dan seni, outbound. Sedangkan untuk tingkat PAUD mengikuti kegiatan mewarnai sambil bermain, permainan yang dilaksanakan seperti estafet bendera, lompat katak dan balap lari. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan pendampingan belajar di luar kelas menunjukkan perubahan sikap siswa yang pada awalnya kurang tertarik dan mudah jenuh mengikuti pembelajaran menjadi lebih termotivasi untuk belajar serta minat belajar siswa meningkat.
Kata Kunci: Belajar luar kelas, minat belajar siswa, pembelajaran
Abstract : Learning activities outside the classroom are community service as a form of implementing the Jajar Village KKN UM work program. This activity was carried out as an effort to increase student motivation and interest in learning activities. Implementation of learning assistance activities outside the classroom using the study club learning method. This learning assistance was carried out in Jajar Village by collaborating with elementary school and pre-elementary level institutions throughout Jajar Village which included SD Negeri 1 Jajar, SD Negeri 2 Jajar, MI Jajar, TK Dharma Wanita 1 Jajar, TK Dharma Wanita 2 Jajar, and RA Karang. Activities carried out for the elementary school level include learning together on sports, culture and arts, outbound materials. As for the pre-elementary level, they participate in coloring activities while playing, games that are carried out such as flag relay, frog jump and running races. The results obtained from the implementation of learning assistance activities outside the classroom showed changes in the attitude of students who were initially less interested and easily bored participating in learning to become more motivated to learn and increased student interest in learning.
Keywords: Learning outside the classroom, student learning interest, learning
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, Susanto. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Aunurrahman. (2016). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta
Dimyati & Mudjiono. (1994). Belajar dan Mengajar. Jakarta; Rineka Cipta.
Djaali. (2013). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Djamarah, Syaiful Bahri & Zain, Aswan. (2014). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Ihsana. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mardiasmo ( 2017). Perpajakan, Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.
Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-faktor yang Memengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
Taqwan, B., & Haji, S. (2019). Pengaruh Pembelajaran Luar Kelas (Outdoor Learning) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII SMP Negeri 05 Seluma. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 4(1), 10–18. https://doi.org/10.33449/jpmr.v4i1.7524
Widada. (2018). Peranan Guru Sekolah Dasar dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling. Wahana Sekolah Dasar. 26(1), 29-35.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v6i22024p%25p
Refbacks
- There are currently no refbacks.
View My Stats
Jurnal Graha Pengabdian



