PENGEMBANGAN GREEN HOUSE KOPI SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI DAN BRANDING DESA

Kukuh Miroso Raharjo, Sucipto Sucipto, Zulkarnain Zulkarnain, Umu Da’watul Choiro

Abstract


Terdapat beberapa permasalahan yang dihaadapi petani kopi di Desa Benjor Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang dalam mengolah produk pasca panen meliputi: Permasalahan utama yang terjadi saat ini adalah dalam pengolahan dan produksi adalah kemampuan masing-masing kelompok tani yang berbeda, sehingga masih terjadi kesenjangan dalam pemerolehan hasil produksi kopi, Keterbatasan alat yang belum memadai, yang menjadikan proses produksi sedikit terhambat, hal ini juga dipengaruhi oleh belum tumbuhnya iklim pengelolaan dan pengolahan yang diakomodasi oleh kelompok dan BUMDES; Belum adanya branding kopi benjor sebagai produk unggulan lokal, sehingga proses pemasaran masih dalam skala lokal. Permasalahan ini dapat teratasi dengan proses produksi dan branding desa yang menjadi fokus dalam kegiatan program pengabdian pada masyarakait ini. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah solusi dari produksi dan branding, desa yang mempunyai produk unggulan lokal yang terbagi dalam empat kegiatan, yakni: Pelatihan peningkatan kemampuan produksi dan pemasaran berbasis teknologi, branding logo dan packaging, serta perbaikan tata kelola BUMDES.

Full Text:

PDF

References


Ahwan, Z., Hasyim, M., & Sunarno, H. (2019). Pendampingan Pemuda Suku Tengger dalam Pengembangan Wisata Kawasan Hinterland Gunung Bromo Sebagai Wisata Alam Dan Budaya Suku Tengger di Kabupaten Pasuruan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.29062/engage ment.v3i2.67.

Andayani, A. A. I., Martono, E., & Muhamad, M. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Sosial Budaya Wilayah (Studi Di Desa Wisata Penglipuran Bali). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(1), 1. https://doi.org/10.22146/jkn.180 06.

Ariefianto, L., & Hilmi, M. I. (2019). The Contribution Nonformal Education in Tourism Development Through Empowerment and Training of Street Vendors. In Journal of Nonformal Education (Vol. 5, Issue 1, pp. 15–24). Universitas Negeri Semarang. https://doi.org/10.15294/jne.v5i1.18332.

Latifa Mirzatika Al-Rosyid, S. K. (2021). Teknologi Wet Process Sebagai Upaya Mereduksi Kadar Air dalam Proses Produksi Kopi (Studi kasus: Dusun Sumbercandik, Desa Panduman, Kec. Jelbuk, Kab. Jember). Jurnal Teknik Lingkungan, 27(2), 23–35.

Mardi, M. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Posdaya Pada Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 2(2), 355–371. https://doi.org/10.21009/jpmm.0 02.2.12.

Mayrowani, H. (2013). Kebijakan penyediaan teknologi pascapanen kopi dan masalah pengembangannya. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 31(1), 31–49.

Nugroho, R. (2017). Keberdayaan perempuan pasca pelatihan mengolah sampah bagi kelompok pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. In JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) (Vol. 4, Issue 2, pp. 146–156). Universitas Negeri Yogyakarta. https://doi.org/10.21831/jppm.v 4i2.16225.

Rofiq, A. (2017). Perubahan masyarakat Desa Wisata Bejiharjo pada tahun 2010- 2015. In Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (Vol. 4, Issue 1, p. 1). Universitas Negeri Yogyakarta. https://doi.org/10.21831/jppm.v 4i1.10035.

Sembiring, N.B., I.K. Satriawan, I.A. M. (2015). Nilai tambah proses pengolahan kopi arabika secara basah (west indischee bereding) dan kering (ost indischee bereding) di Kecamatan Kintamani, Bangli. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 3(1), 61–72.

Zulkarnain, Z. (2016). DESAIN PROGRAM PENGUATAN DESA LABSITE PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL MELALUI KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN. Journal of Nonformal Education, 2(1), 1–12. http://journal.unnes.ac.id/nju/in dex.php/jne




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v7i42025p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ipiii.pnggoogle.png

View My Stats