PSIKOEDUKASI SEKSUAL PADA SISWI DI SMP 01 PGRI KOTA BATU

Mauhibatus Syifa', Maura Twicynta Ardianti, Meita Syifanda Khansa Salsabila, Mohamad Farid Rizal

Abstract


Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai edukasi seksual, khususnya terkait perilaku seksual berisiko, pernikahan dini dan upaya perlindungan diri dari perilaku pelecehan seksual. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko perilaku seks bebas dan pernikahan dini pada remaja. Metode pelaksanaan diawali dengan observasi data mengenai tingginya pernikahan dini di Kota Batu, dilanjutkan dengan observasi dan wawancara di sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan edukasi seksual. Psikoedukasi dilakukan di SMP PGRI 01 Kota Batu dengan melibatkan 23 siswi sebagai peserta, menggunakan metode pemaparan materi interaktif, pemutaran film pendek, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa sebelum psikoedukasi 82,61% peserta memiliki pemahaman baik dan 17,39% berada pada kategori cukup. Sedangkan setelah diberikan psikoedukasi seluruh peserta berada pada kategori pemahaman yang baik. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian psikoedukasi (p= 0,048). Dengan demikian, psikoedukasi seksual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pencegahan perilaku seksual berisiko melalui kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan tenaga profesional.

Keywords


Psikoedukasi seksual; remaja; perilaku seksual berisiko; pernikahan dini; perlindungan diri

Full Text:

PDF

References


Branje, S., de Moor, E. L., Spitzer, J., & Becht, A. I. (2021). Dynamics of identity development in adolescence: A decade in review. Journal of Research on Adolescence, 31, 908–927. https://doi.org/10.1111/jora.12678

Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (2023, 16 Januari). 80% diskan di sebabkan hamil duluan. https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/80-diskan-di-sebabkan-hamil-duluan

Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed., illustrated). McGraw-Hill.

Setiawan, F. A. (2025, October 8). 35 anak-anak di Kota Batu ajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama. Radar Batu (Jawa Pos). https://radarbatu.jawapos.com/kota-batu/2326673857/35-anak-anak-di-kota-batu-ajukan-dispensasi-nikah-ke-pengadilan-agama

Singh, P. L., & Dua, H. J. (2025). Examining brain development and its impact on decision-making, risk-taking behaviors, and emotional regulation among adolescents: A questionnaire-based cross-sectional study. Annals of Medicine and Medical Sciences, 4, 58–64. https://ammspub.com/index.php/amms/article/view/90

Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA). (2025). Ringkasan data kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan

Supit, E., Pantow, A., Karamoy, P., Aditama, M. H. Y., & Kasenda, R. (2023). Kurangnya Sex Education Karena Persepsi-Persepsi Negatif Di Lingkup Masyarakat. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(1), 101. http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JJUPE/index




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v7i42025p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ipiii.pnggoogle.png

View My Stats