INTERVENSI PSIKOEDUKASI UNTUK WALI MURID MENGENAI RISIKO DAN PENANGANAN SCREEN TIME BERLEBIH ANAK USIA DINI

Miftahuljannah Syahrir, Maulidia Yusmi Wulandari, Mufidah Amalia Zulfa, Muhammad Qamar Arshad

Abstract


Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong meningkatnya penggunaan perangkat berbasis layar pada anak usia dini, terutama dalam keluarga dengan orang tua yang memiliki keterbatasan waktu. Penggunaan layar yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mempengaruhi kondisi psikologis serta berbagai aspek perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada orang tua mengenai dampak penggunaan screen time berlebih, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi anak saat menggunakan media digital. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk psikoedukasi secara daring pada 22 November 2025 melalui Google Meet dengan melibatkan 30 orang tua dan wali murid PAUD Lovely Bee Montessori School di Kota Malang. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode penyampaian materi secara daring yang dipadukan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Tingkat pengetahuan peserta diukur melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan setelah mengikuti psikoedukasi, yang didukung oleh hasil analisis statistik yang menunjukkan perbedaan skor yang signifikan. Meskipun pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa kendala teknis dan keterbatasan dalam pengumpulan data, psikoedukasi daring ini tetap memberikan manfaat edukatif dan dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi yang efektif dalam mendukung pengelolaan penggunaan screen time secara lebih sehat pada anak usia dini.

Keywords


Anak usia dini; Orang tua; Perkembangan anak; Psikoedukasi; Screen time.

Full Text:

PDF

References


Amilia, R., Andaruni, N. Q. R., Harahap, A. P., & Makmun, I. (2021). Edukasi pencegahan screen dependency disorder (SDD) dan tantangan pola asuh efektif anak usia dini era digital di desa Taman Sari Gunung Sari Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 3(1), 25–29.

Bhattacharjee, D., Rai, A.K., Singh, N.K., Kumar, P., Munda, S.M., & Das, B. (2011). Psychoeducation: a measure to strengthenpsychiatric treatment. Delhi Psychiatry Journal, Vol. 14 No1.

Muna, Z., Julista, R., Iramadhani, D., Arhami, Z., & Farah, C. M. (2022). Psikoedukasi untuk menumbuhkan pengetahuan pada orangtua terkait deteksi dini tumbuh kembang anak. Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat, 2(1), 16–21.

Pratiwi H. 2020. Screen Time dalam Perilaku Pengasuhan Gererasi Alpha pada Masa Tanggap Darurat Covid-19. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 5(1), 265.

Rahmawati, M., & Latifah, M. (2020). Penggunaan gawai, interaksi perkembangan ibu-anak, sosial-emosional dan anak prasekolah. Jur. Ilm Kel & Kons, 13(10), 75 8.

Syilvani, S., Suakesih, N. S., & Ningrum, D. (2024). Durasi screen time dengan gangguan tidur remaja. KEPO Jurnal Keperawatan Profesional, 5(1), 70–77.

Ulfiyana, M., & Purnamasari, A. (2024). Psikoedukasi : upaya mengoptimalkan screen time gadget pada anak melalui pola asuh positif. Abdimas Universal, 6(2), 346–351.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v7i42025p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ipiii.pnggoogle.png

View My Stats