PENGEMBANGAN TAMAN WISATA EMBUNG EMPAKA DESA SUMBERPASIR KECAMATAN PAKIS MALANG

Solichin Solichin, Arif Rahman Abdillah, Yunior Yusron Nur Pamungkas, Krista Nia, Muthmainnah Al-Qolbi, M. Insan Kamil, Ahmad Irfanda, Lusi Rukmana Dewi

Abstract


Tujuan utama pengembangan lingkungan Embung Cempaka dengan kerjasama pengelola adalah untuk meningkatkan kualitas agar layak memasuki pangsa pasar wisata dengan menambah beberapa fasilitas yang dibutuhkan dalam sebuah wisata. Permasalahan yang ada dalam Embung ini adalah kurangnya spot foto yang menarik atau biasa disebut kurang instagramable, selain itu fasilitas kamar mandi yang belum ada pemisahan antara laki-laki dan perempuan, penunjuk arah menuju tempat Embung dan lain-lain. Beberapa permasalahan yang ada tersebut menjadi inspirasi untuk mengembangkan Embung dengan cara melengkapi hal-hal yang perlu, pendampingan manajemen Embung, dan pemasaran agar menarik lebih banyak pengunjung, oleh karena itu metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan spot foto, memberikan tanda pemisah kamar mandi laki-laki dan perempuan, promosi melalui media sosial, serta mengajarkan manajemen Embung. Hasil dari kegiatan ini adalah mempersiapkan agar Embung Cempaka siap memasuki pangsa pasar wisata, meningkatkan jumlah pengunjung, menjadi wisata berbasis Ecotourism, dan adanya media sosial yang dapat mendukung dalam memasarkan potensi secara luas.

Full Text:

PDF

References


Ferdinan, Y., Makmur, M., & Ribawanto, H. 2013. Pengembangan Wisata ALam Berbasis Ekowisata Dalam Perspektif Pelayanan Publik (Studi pada Disparbud Kabupaten Nganjuk). Jurnal Administrasi Publik (JAP), (Online), 3 (12): 2123–2127, (http://administrasipublik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jap/article/download/1106/445), diakses 2 Juli 2019.

Joehastanti, J. 2012. Strategi Pemasaran Wisata Alam Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di Kawasan Wisata Kabupaten Kediri. Jurnal Revitalisasi, (Online), 1 (2): 61–73, (https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/52208364/110363.pdf), diakses 2 Juli 2019.

Poedjioetami, E. 2008. Penataan Ulang Kawasan Bantaran Sungai dengan Menghadirkan Sentra Ekonomi dan Rekreasi Kota: Studi Kasus Kawasan Dinoyo Tenun, Surabaya. Jurnal Rekayasa Perencanaan, (Online) 4 (3), (https://core.ac.uk/download/pdf/12216744.pdf), diakses 2 Juni 2019.

Rizki, M. A., & Pangestuti, E. 2017. Pengaruh Terpaan Media Sosial Instagram Terhadap Citra Destinasi dan Dampaknya Pada Keputusan Berkunjung. Jurnal Administrasi Bisnis, (Online) 49 (2): 157–164, (http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/viewFile/1933/2319), diakses 2 Juli 2019.

Sintong, M. 2011. Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Untuk Tempat Rekreasi dengan Reklame di Sungai Bingkai Kecamatan Binjai Selatan Kodya Binjai. Jurnal Geografi, (Online), 3 (2): 11–18, (https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/geo/article/viewFile/7355/6250), diakses 2 Juli 2019.

Soebiyantoro, U. 2010. Pengaruh Ketersediaan Sarana Prasarana, Sarana Transportasi Terhadap Kepuasan Wisatawan. Jurnal Manajemen Pemasaran, (Online), 4 (1): 16–22, (https://doi.org/10.9744/pemasaran.4.1.pp. 16-22), diakses 2 Juli 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v1i12019p18-25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ipiii.pnggoogle.png

View My Stats