PENGEMASAN PRODUK SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PEMASARAN INDUSTRI KERUPUK IMPALA
Abstract
Industri Kerupuk Impala Desa Jatisari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang memiliki peluang usaha yang dapat dikembangkan. Namun perlu dilakukan pendampingan dalam hal pengemasan produk agar dapat meningkatkan nilai ekonomisnya. Pendampingan yang dilakukan melalui pelatihan kewirausahaan pada produk khas Desa Jatisari, Kecamatan Tajinan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan produksi yang dilakukan masih tergolong sangat sederhana begitu juga dengan aspek pemasarannya. Produk dikemas dengan cara kuno yaitu hanya menggunakan kemasan plastik yang direkatkan dengan lilin dan ada beberapa yang belum menggunakan label. Melalui kegiatan pendampingan pengemasan ini, para produsen Kerupuk Impala dapat menuangkan kreatifitasnya melalui pemberian label pada masing-masing produk yang dapat menjadi ciri khas tersendiri. Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara berkesinambungan guna menghasilkan produk dengan kemasan yang optimal, selain itu dapat juga sebagai forum kelompok produsen kerupuk impala dalam memasarkan produknya.
Full Text:
PDFReferences
Alma, B. 2002. Manajemen Pemasaran dan pemasaran Jasa, Bandung: Alfabeta.
Cakera, I. K. 2012. Bangun Wirausaha Idealnya Rp. 5 Miliar per Tiap Tahun, Suara Pembaharuan, Selasa 3 April 2012.
Hasan, S. 2011. Jumlah Wirausaha Indonesia Masih rendah. Kompas.com, Minggu 27 Februari 2011.
Kotler, Philip dan Susanto. 2001. Dasar-Dasar Pemasaran. Jilid 2. Jakarta: Salemba Empat.
Poerwanto. 2006. New Business Administration. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Stanton, W. J. 2001. Prinsip Pemasaran. Erlangga. Jakarta.
Wijayanti, T. 2012. Marketing Plan! Perlukah?. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um078v1i12019p71-77
Refbacks
- There are currently no refbacks.
View My Stats
Jurnal Graha Pengabdian



