Uji Daya Antibakteri Ekstrak Biji Pala Myristica fragans Houtt Varietas Tidore 1 Terhadap Bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli Secara In Vitro Serta Analisis Kandungan Beberapa Senyawa Aktif Antibakteri
Abstract
Diare merupakan salah satu penyakit saluran pencernaan makanan yang sering menimbulkan masalah yang terjadi di masyarakat Tidore. Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri Bacillus subtilis dan Escherchia coli. Biji pala dapat digunakan untuk mengobati penyakit diare. Senyawa antibakteri yang terkandung dalam biji pala adalah: flavonoid, tanin, alkaloid, fenolat, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ekstrak biji pala Tidore 1 dalam beberapa macam konsentrasi terhadap penghambatan pertumbuhan Bacillus subtilis dan Escherchia coli, menentukan konsentrasi ekstrak biji pala yang paling efektif terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Escherchia coli, serta Menganalisis kandungan beberapa senyawa antibakteri dalam biji pala Tidore 1. dengan konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu: 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9% dengan pelarut aquades steril. Hasil penelitian menunjukkan Konsentrasi ekstrak biji pala 7% merupakan konsentrasi yang paling efektif menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan konsentrasi ekstrak biji pala 5% merupakan konsentrasi yang paling efektif menghambat bakteri Escherchia coli
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adisasmito, W., dkk 2007. Faktor resiko diare pada bayi dan balita di indonesia,systematic review penelitian akademik bidang kesehatan masyarakat.vol 11. No, 1 : 1-10.
Gueerent dkk., 2001. Practice Guidelines for the Management of Infectious Diarrhea. 2001:32
Jawetz., Melnick., dan Adelberg. 2005. Mikrobiologi KedokteranPenerjemah dan editor Bagian Mikrobiologi Kedokteran Universitas Airlangga, Penerbit Salemba Medika, Jakarta
Kaawoan, P., dkk 2016. Uji daya hambat ekstrak buah pala (Myristica fragans Houtt) terhadap bakteri penyebab periodontitis Porphyromonas gingivalis secara in vitro. Volume 4 nomor 2.
Muttaqin, E., dkk 2006. Gambaran isolat bakteri aerob diare pada anak yang dirawat di RSUD ulin banjarmasin tahun 2015. Vol. 12, No. 1: 87-93
Pelczar, M.J dan E.C.S, Chan. 2006, “Dasar–Dasar Mikrobiologi”. UI Press. Jakarta
Rianto Setiabudy, Loecke Kunardi. 1995. Golongan Tetrasiklin dan Kloramfenikol. Dalam Farmakologi dan Terapi edisi 4. Jakarta : Gaya Baru. Hal 657-658.
Rumapa dkk., 2016. Uji daya hambat ekstrak biji pala (myristicae fragrans)terhadap pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus dan streptococcus pyogenes. Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 4, Nomor 2
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um061v3i12019p13-21
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Hayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.