UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SD NEGERI 01 SUNGAI RINGIN DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT)
Abstract
Abstrak: Tujuan penelitian Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dua siklus ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 1 Sungai Ringin, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat dalam menerapkan pembelajaran pendekatan saintifik melalui In House Training (IHT). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dampat dari In House Training (IHT) selama dua siklus, bahwa kategori guru yang berpredikat baik terjadi peningkatan dan sebaliknya guru yang yang kategori cukup dan kurang terjadi penurunan yang signifikan. Guru dalam kategori baik pada pra siklus hanya 3 orang atau 33,33%; pada siklus I sebanyak 5 orang atau 55,56%; dan pada siklus II mencapai 8 orang atau 88,89%. Guru yang dalam kategori cukup pada pra siklus dan siklus I sebanyak 4 orang atau 44,45%; dan pada siklus II hanya 1 orang atau 11,11,89%. Guru yang dalam kategori kurang pada pra siklus ada 2 orang atau 22,22%; pada siklus I dan siklus II tidak ada.
Kata Kunci: In House Training (IHT) dan pembelajaran pendekatan saintifik.
THE INCREASED ELEMENTARY SCHOOL TEACHER’S ABILITY OF SDN. 01
SUNGAI RINGIN IN APPLYING A SCIENTIFIC APPROACH LEARNING
THROUGH IN HOUSE TRAINING (IHT)
Abstract: The objective of this two-cycle School Action Research (SAR) study was increased the teachers' abilities of SDN 01 Sungai Ringin, Sungai Ringin Village, Sekadau Hilir District, Sekadau Regency, West Kalimantan in applying the scientific approach to learning through In House Training (IHT). The results showed that the impact of In House Training (IHT) for two cycles was that there was an increase in the category of teachers with good grades and on the other hand, teachers who were in sufficient and less categories had a significant decrease. Teachers in the good category in the pre-cycle only 3 people or 33.33%; in the first cycle as many as 5 people or 55.56%; and in the second cycle reached 8 people or 88.89%. Teachers who were in the sufficient category in the pre-cycle and first cycle were 4 people or 44.45%; and in cycle II only 1 person or 11,11,89%. There were 2 teachers in the poor category in the pre-cycle or 22.22%; in cycle I and cycle II do not exist.
Keywords: In House Training (IHT) and scientific approach learning.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alfaris, Sujoko. 2012. Peningkatan Kemampuan Guru Mata Pelajaran Melalui In House Training. Jurnal Pendidikan Penabur. Vol. 11(18). Halaman: 27-39.
Ayuningtyas, Aih Ervanti., dkk. (2017). Evaluasi Program Pelatihan In House Training (IHT) di Sekolah Dasar Swasta. Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol. 4(2). Halaman: 171–183.
Basri, Hasan dan Rusdiana, A. (2015). Manajemen Pendidikan dan Pelatihan. Bandung: Pustaka Setia.
Danim, Sudarwan. (2012). Motivasi Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. Jakarta: Rineka Cipta.
Daryanto dan Tasrial. (2015). Pengembangan Karir Profesi Guru. Yogjakarta: Gava Media.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Kemendikbud. (2013). Konsep Pendekatan Scientific. Bahan Pelatihan, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Majid, Abdul. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mawansyah. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.
Meldona. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Malang: UIN Malang Press.
Musfah, Jejen. (2011). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007, Tentang Standar Kompetensi Guru.
Peraturan Pemerintah No. 65 Tahun 2013, Tentang Standar Proses.
Rivai, Veithzal dan Murni, Sylviana. (2012). Education Management: Analisis Teori dan Praktik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer Mengembangkan Profesionalisme Guru Abad 21. Bandung: Alfabeta.
----------. (2015). Pemebelajaran Tematik Terpadu. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sanjaya, Wina. (2013). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung: Kencana Prenadamedia Grup.
Undang-Undang RI No. 19Th. 2005, Tentang Standar Nasional Pendidikan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.