Abstract
Tujuan dari penelitian pengembangan ini untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk video agar partisipasi aktif peserta didik dapat meningkat dalam proses pembelajaran yang berorientasi pada kecakapan abad 21 dan keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana untuk pembuatan media pembelajaran sesuai dengan literasi dasar (Literasi Bahasa, Literasi Sains, dan Literasi Digital). Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode penelitian pengembangan sesuai sistematika dalam panduan Inobel 2019. Media yang dikembangkan adalah video pembelajaran yang berjudul Sania The Explorer the series merupakan seri video pembelajaran yang terdiri dari 3 episode yakni 1) Mengenal Bencana Alam, 2) Sejarah Bangsaku, dan 3) Flora dan Fauna di Indonesia. Ketiga video pembelajaran tersebut dibuat untuk menunjang proses pembelajaran yang interakatif dan menyenangkan. Dimana proses pembelajaran tersebut dapat dilakukan tidak hanya di dalam kelas, namun bisa diakses dimanapun berada melalui ponsel pintar. Sania The Explorer adalah media pembelajaran yang berprinsip “dari dan untuk peserta didik”. Hal tersebut dikarenakan peserta didik menjadi pemeran dalam video tersebut, serta video pembelajaran tersebut diperuntukkan peserta didik juga. Video pembelajaran telah dikembangkan melalui partisipasi peserta didik yang tergabung dalam komunitas Sahabat Dunia (Sania). Video pembelajaran didukung alat peraga (Peta, atlas, globe, dan media batuan) di sekolah serta teknologi informasi dan komunikasi. Hasil kesimpulan angket responden terhadap video pembelajaran secara keseluruhan sudah baik dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Keywords
Media, Partisipasi, Sahabat Dunia (Sania), The Explorer
References
Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan. (2010). Pembinaan dan Pengem-bangan Profes. Guru Buku 4. Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Angka Kreditnya. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional
Hamalik, Oemar. (2013). Media Pendidikan. Bandung: Alumni
John. M. Echols. (2003). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: Gramedia
KBBI. kemdikbud.go.id. Diakses pada Senin, 19/08/2019, pukul 08.29.
Kemp, J. E. & Dayton, D. K. (2003). Planning and producing instructional media. New York: Harper and Row Publisher.
Nana Sudjana. (2010). Dasar-Dasar Proses Belajar. Bandung: Sinar Baru
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
Sanjaya, Wina. (2014). Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Thiagarajan and Semmel & Semmel, (1974). Instructional Development for Training Teacher of Exeptional Children. Bloomington Indiana: Indiana University.
Tim Penyusun. (2010). Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Angka Kreditnya, Pembinaan Dan Pengembangan Profesi Guru Buku 4. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional
Yoki Ariyana. (2019). Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi Pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.