SUPERVISI AKADEMIK MELALUI BIMBINGAN INTENSIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TUNTAS

Sulastri Sulastri

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan perilaku dan peningkatan kemampuan guru kelas I-VI dalam menerapkan pembelajaran tuntas melalui supervisi akademik dengan bimbingan intensif di SD Negeri 1 Purbasari pada semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan sekolah (PTS), masing-masing siklus meliputi 4 tahapan yaitu: (1) tahap perencanaan tindakan (planning); (2) tahap pelaksanaan tindakan (action); (3) tahap observasi (observing); dan (4) tahap refleksi (Reflecting). Hasil penelitian ini adalah: 1) melalui supervisi akademik dengan bimbingan intensif secara kelompok dan individu  dapat meningkatkan kompetensi guru dari kondisi awal tarap serap 67% ke siklus II tarap serapnya 93%  meningkat 26%. 2) melalui supervisi akademik dengan bimbingan intensif secara kelompok dan individu dapat meningkatkan kemampuan menyusun RPP berbasis tuntas dari kondisi awal tarap serap 68% ke siklus II tarap serapnya 93%  meningkat  25%. 3) melalui supervisi akademik dengan bimbingan intensif secara kelompok dan individu dapat meningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran  berbasis tuntas dari kondisi awal tarap serap 56% ke siklus II tarap serapnya 91%  meningkat  35%.

 

Kata Kunci: Supervisi Akademik, Bimbingan Intensif, Kemampuan Guru, Pembelajaran Tuntas

 

Abstract: The objective of this study is to describe the behavior changes and teachers’ competence in implementing mastery learning through academic supervision with intensive guidance at SD Negeri 1 Purbasari in semester 1 of the year of academic 2019/2020. This study was conducted by using school action research through 4 steps in each cycle; (1) planning, (2) the action stage; (3) the observing; and (4) the Reflecting. The results of this study are: 1) through academic supervision with intensive guidanceboth in group and individual is able to improve teachers’ competence from 67% to 93% increasing 26%. 2) through academic supervision with intensive guidance both in group and individual, it can improve the ability to design lesson plan from the pre conditions of 68% to 93%, increasing 25%. 3) through academic supervision with intensive guidance both in group and individual is able to improve the ability to carry out mastery learning from pre conditions of 56% to 91%, an increasing 35%.

 

Keywords:  Academic Supervision, Intensive Guidance, Teacher Ability, Mastery Learning

 


Keywords


Academic Supervision, Intensive Guidance, Teacher Ability, Mastery Learning

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta

Arikunto, Suharsimi. (2002). Teori Belajar Tuntas. Jakarta : Rineka Cipta

Daresh. (1989). Supervison as Approactive Process. New Jersey: Longman

Glickman, C. D, et al. (2007). Supervision of Instruction: A Developmental Approach. Needhal Heights, MA: Allyn and Bacon.

Mugiarso, Heru. (2004). Bimbingan dan Konseling. Semarang: UPT MKK UNNES

Purwanto, M. Ngalim. (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sergiovanni. (1987). Educational Governance and Administration. New Jersey: Prentice Hall Inc.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.