PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN INSTRUMEN PENILAIAN MELALUI WORKSHOP BERKALA DI SMP NEGERI 2 BELITANG
Abstract
: Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dua siklus ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 2 Belitang, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru menyusun Instrumen Penilaian melalui Workshhop Berkala. Subjek penelitian berjumlah 16 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan. Kemampuan guru menyusun kisi–kisis soal; pada pra siklus kategori kurang dan cukup ada 8 orang (50%), siklus I yang dikategorikan baik dan cukup ada 8 orang (50%), siklus II yang dikategorikan baik ada 13 orang (81,25%), kategori cukup ada 3 orang (18,75%). Kemampuan menyusun kartus soal; pada pra siklus kategori kurang ada 9 orang (58,25%) dan kategori cukup ada 7 orang (43,75%), siklus I kategori baik ada 7 orang (43,75%) dan kategori cukup ada 9 orang (58,25%), pada siklus II kategori baik ada 12 orang (75%) dan kategori cukup ada 4 orang (25%). Kemampuan menyusun naskah soal; pada pra siklus dalam kategori kurang ada 11 orang (75%) dan kategori cukup ada 4 orang (25%), pada siklus I kategori baik ada 4 orang (25%) dan kategori cukup ada 11 orang (37 ,5%), pada siklus II yang dikategorikan baik ada 10 orang (62,5%) dan kategori cukup ada 6 orang (37 ,5%).
Kata Kunci: Instrumen penilaian dan workshop berkala.
IMPROVING TEACHERS 'ABILITIES TO DEVELOP ASSESSMENT INSTRUMENTS
PERIODICALLY WORKSHOP IN SMP NEGERI 2 BELITANG
Abstract: This two-cycle School Action Research (PTS) was conducted in the 2019/2020 school year at SMP Negeri 2 Belitang, Sekadau Regency, West Kalimantan Province with the aim of increasing the ability of teachers to compile Assessment Instruments through Periodic Workshops. The research subjects were 16 people. The results showed an increase. The teacher's ability to arrange question lattices; In the pre-cycle there were 8 people (50%) in poor and sufficient categories, 8 people in the first cycle were categorized as good and enough (50%), 13 people in the good category (81.25%), 3 people in the moderate category (18.75%). Ability to arrange question cards; In the pre-cycle, there were 9 people in the poor category (58.25%) and 7 people in the adequate category (43.75%), 7 people in the good category in the first cycle (43.75%) and 9 people in sufficient category (58.25 %), in the second cycle there were 12 people (75%) in good category and 4 people in adequate category (25%). Ability to compile a question script; in the pre cycle there were 11 people in the poor category (75%) and 4 people in the adequate category (25%), in the first cycle there were 4 people in good category (25%) and 11 people in sufficient category (37, 5%). In cycle II, there were 10 people (62.5%) categorized as good and 6 people (37.5%) in the moderate category.
Keywords: Assessment instruments and periodic workshops.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Admoko, Setyo dan Supriyono. (2016). Workshop Peningkatan Kemampuan Merancang Kegiatan Laboratorium Berorentasi Pada Pendekatan Saintifik Bagi Guru Fisika Sidoarjo. Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA). Vol. 6(1). Halaman: 34 – 42.
Arikunto, Suharsimi. (2009). Dasar–Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Ghani, Abd. Rahman A. (204). Metodologi Penelitian Tindakan Sekolah. Depok: Rajagrafindo Persada.
Haryati, Mimin. (2007). Model dan Teknik Penilaian pada Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press.
Kristiawan, Muhammad., dkk. (2019). Supervisi Pendidikan. Bnadung: Alfabeta.
Marimin. (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Tes Hasil Belajar Akhir Semester I melalui Supervisi Akademik Pada Kelas V Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Ilmiah Mitra Swara Ganesha, Vol. 4(1). Halaman: 37–57.
Muslihuddin. (2016). Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Melalui Kegiatan Workshop. Jurnal Ilmiah UPT P2M STKIP Siliwangi. Vol.3(2). Halaman: 51 – 58.
Osnal, dkk. (2016). Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Tes Hasil Belajar Akhir Semester Melalui Workshop di KKG Gugus 02 Kecamatan Sumbermalang Tahun 2014/2015. Jurnal Pancara, Vol. 5(1). Halaman 67-82.
Safari. (2003). Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Tenaga kependidikan.
Sofyatiningrum, Etty. (2001). Pengaruh Umpan Balik Guru Terhadap Siswa dalam Meningkatkan Prestasi Belajar di SLTP Muhammadiyah 22 Pamulang (studi kasus). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No.030 – Juli 2001. Jakarta: Depdikbud.
Refbacks
- There are currently no refbacks.