PENINGKATAN HASIL BELAJAR DESAIN BATIK KELAS VII C SMPN 7 ROBOLINGGO MELALUI TEKNIK TRACING DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Dwi Lutfi Sumiati

Abstract


Siswa senang menggambar atau melukis, tapi kesulitan ketika diarahkan pada desain batik. Dokumentasi belajar desain batik tahun sebelumnya menunjukkan siswa membuat desain batik dengan langsung mencontoh kain batik yang sudah jadi. Penelitian ini bertujuan membelajarkan tahap-tahap teknik tracing yang memudahkan siswa dalam membuat desain batik. Permasalahan penelitian: (1) Bagaimana keterlaksanaan peningkatan hasil belajar desain batik melalui teknik tracing dalam pembelajaran kontekstual? (2) Bagaimanakah peningkatan hasil belajar desain batik melalui teknik tracing dalam pembelajaran kontekstual? Berdasar pembahasan penelitian dengan rancangan penelitian tindakan kelas dua siklus, yang menggunakan subjek penelitian kelas VIIC SMPN 7 Probolinggo tahun 2019/2020 ini, didapat temuan penelitian. Keterlaksanaan pembelajaran siklus I 89% (baik) dan siklus II 94% (baik sekali), Terjadi penurunan rata-rata pengetahuan. Siklus I nilai 80 (tuntas) dengan tuntas secara klasikal 88% menjadi nilai 78 (tuntas) dengan tunas secara klasikal 94% pada siklus II. Tindakan pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan, siklus I (83) dan siklus II (92).

 Kata Kunci: Hasil belajar, desain batik, teknik tracing, pembelajaran kontekstual.

  

IMPROVEMENT OF CLASS VII C BATIK DESIGN LEARNING RESULTS

IN SMPN 7 PROBOLINGGO THROUGH TRACING TECHNIQUES

IN CONTEXTUAL LEARNING

 

Abstract: Students like drawing or painting, but they find difficultly when doing batik designs. Last year’s learning batik designs, the students made batik designs by imitating the ready-made batik cloth. This research is aimed to teach students through the stages of the tracing technique which makes it easier for students to make batik designs. The problems of research: (1) How is the implementation of the improvement of learning outcomes of batik design through tracing techniques in contextual learning? (2) How to increase learning outcomes of batik design through tracing techniques through contextual learning? Based on the research analysis with two-cycle class action research design, which used the research subjects of class VII-C at SMPN 7 Probolinggo in 2019/2020, the research is concluded that implementation of learning in cycle I 89% (good) and cycle II 94% (very good), there was a decrease in the average knowledge. In the first cycle, the value of 80 (mastery) was classically 88% to a value of 78 (mastery) with classical shoots of 94% in the second cycle. Learning action can improve skills, cycle I (83) and cycle II (92).

 

Keywords: Learning outcomes, batik design, tracing technique, contextual learning.


Keywords


Hasil belajar, desain batik, teknik tracing, pembelajaran kontekstual.

Full Text:

PDF

References


Atmojo, Wahyu Tri. 2010. Ornamen Tradisional Batak dalam Teknik Batik. Jurnal Panggung. 20 (No. 2) 159-168.

Depdiknas, 2007. Standar Penilaian Pendidikan. Peraturan Menteri pendidikan Nasioanal Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007. Jakarta

Mundilarto, R. (2004). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Siregar, Ratih Fatma., Wahyu tri Atmojo. 2013. Meningkatkan Hasil Belajar Seni Budaya Pokok Bahasan Desain Batik dengan Strategi Pembelajaran Kontekstual Di Kelas X SMA Negeri 1 Rantau Utara Labuhan Batu Tahun Ajaran 2012/ 2013. Artikel jurnal online.

Soewolo. 2007. Penerapan Siklus Belajar Sains Kooperatif untuk Meningkatkan Kerja Ilmiah dan Prestasi Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMPN 4 Malang. Malang: Universitas Negeri Malang.

Suwandi. 2014. Peningkatan Kemampuan Membuat Desain Batik Menggunakan Teknik Tracing Peserta Didik Kelas VIII B SMP Negeri1 Tegowanu Kabupaten Grobogan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014. Media Penelitian Pendidikan

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-progresif. Jakarta: Kenanga Prenada Media Group.

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas. Yogyakarta : Aditya Pustaka.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.