PERAN GURU BK DALAM MENGATASI HAMBATAN PEMBELAJARAN DARING PADA SISWA KELAS IX SMPN 7 PROBOLINGGO DI MASA PANDEMI COVID–19

Susi Irmayanti

Abstract


Tinjauan ilmiah ini dilaksanakan pada siswa kelas 9 di SMP Negeri 7 Probolinggo, dengan cara melakukan survey terkait hambatan pembelajaran daring. Hasilnya ada beberapa siswa belum memiliki gadget pribadi, masih meminjam pada orang tua/kerabat terdekat. Masalah yang sering dihadapi adalah: sulit memahami materi dan terbatasnya kuota internet. Kesulitan lainnya adalah sulit mengatur waktu, sinyal yang sulit, kehilangan semangat belajar karena ketiadaan teman, referensi kurang dan waktu habis karena bermain gadget. Hasilpelayanan Bimbingan dan Konseling yang terintegrasi dalam layanan BK yaitu: pertama, mengatasi hambatan pembelajaran online dapat diminimalisir dengan menjalin komunikasi yang aktif dan intens antara guru dengan siswa serta orang tua untuk mencari pemecahan masalah. Guru BK juga berperan sebagai mediator antara siswa dan guru mata pelajaran. Apabila antara keduanya terdapat misscomunikasi ataupun misunderstanding, guru BK mempertemukan dan memfasilitasi permasalahan kedua pihak untuk berkomunikasi, serta mencari solusi bagi masalah yang dihadapi.  


This scientific review was conducted on ninth grade students at SMP Negeri 7 Probolinggo by conducting survey related to the obstacles during online learning. The result is that some students do not have personal gadget, they still rely on theor parents/relatives. The problem that are often faced are: difficult to understand material and the limited interned quota. Other difficulties are difficult to find signals and time management, loss of enthusiasm of learning, lack of references and time runs out because of playing gadget. The result of Guidance and Counseling services in overcoming barriers to online learning can be minimized by establishing active and intense communication between teachers, students, and parents to solve the problem. Guidance and Counseling teachers also acts as mediator between students and subject teachers. If there is a miscommunication or misunderstanding, the Guidance and Counseling teacher facilitates the problem of both to communicate, and find the solution.

 



Keywords


Obstacles of online learning, guidance dan conseling teacher.

Full Text:

PDF

References


Amaluddin, D, dkk. (2020). Pembelajaran Daring Masa Pandemik Covid-19 pada Calon Guru: Hambatan, Solusi, dan Proyeksi. Jurnal Pendidikan. Vol. x(1).

Firdaus. (2020). Implementasi Dan Hambatan Pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid–19. Jurnal Utile. Vol. VI(2).

Gikas, J., & Grant, M. M. (2013). Mobile computing devices in higher education: Student perspectives on learning with cellphones, smartphones & social media. Internet and Higher Education. Vol. 19. Pages 18–26.

Hasanah, dkk. (2020). Analisis Aktivitas Belajar Daring Mahasiswa Pada Pandemi COVID-19. Jurnal Internet and Higher Education. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2010.10.001. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.

Keputusan Bersama 4 Menteri; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri. Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid–19).

Korucu, A. T., & Alkan, A. (2011). Differences between m-learning (mobile learning) and e-learning, basic terminology and usage of m-learning in education. Procedia - Social and Behavioral Sciences. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.04.029

Moore, J. L., Dickson-Deane, C., & Galyen, K. (2011). E-Learning, online learning, and distance learning environments: Are they the same?


Refbacks

  • There are currently no refbacks.