Psikoedukasi Keterampilan Motorik Halus pada Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus
Abstract
Peran orang tua sangat penting dalam mendukung, mendidik, dan memberikan pengasuhan yang sesuai yang juga akan berpengaruh pada setiap proses tumbuh kembang anak. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit orang tua yang masih minim pemahaman akan pentingnya pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya terkait dengan kemampuan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut menjadikan kurangnya dukungan orang tua dalam memberikan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan motorik halus yang nantinya akan dibutuhkan dalam kehidupan anak. Untuk itu Psikoedukasi ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman orang tua dalam menstimulasi kemampuan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus. Adapun metode yang digunakan berupa penyuluhan terkait pentingnya keterampilan motorik halus serta pemberian video demontrasi kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan guna menstimulasi keterampilan motorik halus. Hasilnya, adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait keterampilan motorik halus setelah diberikan psikoedukasi.
Kata kunci— Psikoedukasi, Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus, Keterampilan Motorik Halus
Abstract
The role of parents is very important in supporting, educating, and providing appropriate care, which will also influence every child's growth and development process. However, in reality, quite a few parents still have a minimal understanding of the importance of children's growth and development, especially in relation to fine motor skills in children with special needs. This results in a lack of parental support in providing stimulation to develop fine motor skills that will later be needed in the child's life. For this reason, psychoeducation is carried out to increase parents' understanding of stimulating fine motor skills in children with special needs. The method used is in the form of counseling regarding the importance of fine motor skills as well as providing video demonstrations of activities that can be carried out to stimulate fine motor skills. As a result, there was an increase in parents' understanding regarding fine motor skills after being given psychoeducation.
Keywords— Psychoeducation, Parents of Children with Special Needs, Fine Motor Skills
Full Text:
PDFReferences
Aini, M., Sarmila, Rahmah, N., Ulfiah, Z., Hairina, Y., & Mulyani. (2022). Psikoedukasi Peran orang tua dalam proses tumbuh kembang anak di PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal. Jurnal Pasopati, 4(4), 216–220.
Aktifah, N., Nurseptiani, D., & Prasojo, S. (2022). Edukasi metode ceramah dan audiovosual untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dengan anak berkebutuhan khusus. Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian Dan Bakti), 3(1), 44. https://doi.org/10.26753/empati.v3i1.781
Aktifah, N., Sabita, R., Nurseptiani, D., & Pratiwi, C. A. (2021). Peningkatan keterampilan dengan latihan dasar motorik halus (aktivitas menulis) pada guru SLB Negeri Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Community Empowerment, 6(3), 438–443. https://doi.org/10.31603/ce.4490
Amelasasih, P. (2018). Resiliensi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Psikosains: Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Psikologi, 11(2), 72–81. http://dx.doi.org/10.30587/psikosains.v11i2.638
Badriyah, A. U., & Fidesrinur, F. (2023). Strategi guru dalam menstimulasi motorik halus melalui kegiatan practical life anak 4-5 Tahun. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 5(2), 96. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v5i2.1816
IDAI. (2013). Mengenal keterlambatan perkembangan umum pada anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-keterlambatan-perkembangan-umum-pada-anak
Purwandari, E., Chamidah, A. N., & Suparno, S. (2022). Parents contribution in fine motor skills of children with intellectual disability. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4266–4275. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2575
Puspita, S. D., Fitriana, W., Fitriyah, D., Ayu, D., Ratri, P., & Jannah, M. (2023). Optimalisasi edukasi gizi balita melalui kegiatan kelompok diskusi kepada ibu balita di Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 21–26.
Putri, A. M., Lutfianawati, D., Nurjanah, D. A., Rahmawati, I., & Julianita. (2022). Psikoedukasi Perkembangan Motorik Anak Usia dini di Posyandu Mekar Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Prodi Akuntansi, 2(2), 132–140. https://doi.org/10.33024/pkmakt.v2i2.7546
Santrock, J. W. (2012). Perkembangan masa hidup (13th ed.). Penerbit Erlangga.
Suhartanti, I., Rufaida, Z., Setyowati, W., & Ariyanti, F. W. (2019). Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Anak Pra Sekolah. STIKes Majapahit Mojokerto.
Sunarya, P. B., Irvan, M., & Dewi, D. P. (2018). Kajian penanganan terhadap anak berkebutuhan khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 11–19. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.a1617
Yulianto, T. (2018). Efektivitas media pembelajaran busy book terhadap kemampuan motorik halus anak dengan hambatan majemuk kelas X di SLB Negeri 1 Bantul. Jurnal Widia Ortodidaktika, 1(7), 748–763.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um045v7i1p068
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Find Jurnal Karinov at:









