Peningkatan Daya Saing Pelaku UMKM Melalui Pelatihan Digitalisasi Akuntansi
Abstract
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bentuk usaha yang menjadi penopang dalam kegiatan perekonomian suatu daerah dan menjadi barometer keberhasilan dan keberlanjutan tingkat perekonomian suatu daerah. Namun, tidak sedikit UMKM yang menutup kegiatan usaha mereka karena tidak dapat bertahan terhadap kondisi kesulitan keuangan yang dihadapi. Sebagian besar Pelaku UMKM menghadapi kondisi permasalahan yang sama yakni kurangnya pengetahuan yang memadai perihal akuntansi digital dalam mengelola kegiatan usahanya. Berdasarkan permasalahan yang dialami, alternatif solusi yang ditawarkan adalah melalui kegiatan pelatihan akuntansi digital bagi pelaku UMKM Desa Suradiata, Kabupaten Tangerang. Pelatihan yang dilakukan ini bertujuan untuk mempersiapkan para pelaku UMKM agar mampu bertahan menghadapi kondisi yang susah akibat kesulitan keuangan dalam kegiatan usahanya. Adapun metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yakni meliputi: tahap persiapan yang terdiri dari observasi, wawancara dengan kepala desa, penyampaian materi, dan penyuluhan materi; tahap pelaksanaan terdiri dari pelaksanaan kegiatan seminar diawali dengan pendekatan dan pendampingan kepada pelaku usaha; tahap evaluasi evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan. Dari hasil kegiatan pelatihan akuntansi digital yang telah dilakukan, para peserta kegiatan memiliki wawasan dan pandangan baru dan melek digitalisasi akuntansi dalam mengelola pembukuan kegiatan usaha dan memaksimalkan pendapatan yang diterima.
Kata kunci— Digitalisasi Akuntansi, UMKM, Pelatihan, Peningkatan Kapasitas
Abstract
Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a form of business that supports the economic activities of a region and is a barometer of the success and sustainability of a region's economic level. However, a number of MSMEs have stopped their operations because they cannot survive the financial difficulties they are facing. Most MSMEs players face the same problem, namely a lack of sufficient knowledge of digital accounting when managing their business activities. Based on the issues encountered, the alternative solution offered is digital accounting training activities for MSMEs in Suradiata Village, Tangerang Regency. The aim of this training is to prepare MSMEs stakeholders to overcome difficult conditions due to financial difficulties in their operations. Community service methods include: Preparatory phase, consisting of observation, interviews with village leaders, delivery of materials and advice on materials; The implementation phase consists of conducting seminar activities, starting with addressing and supporting economic actors. Evaluation phase Assessment of the activities carried out. Based on the results of the digital accounting training conducted, the participants of the activity have gained new insights and views and are familiar with the digitalization of accounting to manage the accounting of business activities and maximize the revenue generated.
Keywords— Digitization of Accounting, MSMEs, Training, Capacity Improvement
Full Text:
PDFReferences
Agus, S. (2011). Model-model pembelajaran. Jakarta: Gramedia Pustaka Jaya.Agus Suprijono (2011, p.4-5).
Anggraeni, W. C., Ningtiyas, W. P., & Nurdiyah, N. (2021). Kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan UMKM di masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Journal of Government and Politics (JGOP), 3(1), 47-65.
Bambang, S. (2018). Desa Dang Dang dan Mekarwangi sedang melaksanakan program P2WKSS.
Brajannoto, D., Amelia, S., Safitri, S., & Pratama, R. R. A. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Perubahan Struktur Ekonomi Terhadap Kemiskinan. Salam (Islamic Economics Journal), 2(2), 1-16.
Effendi, B. (2018). Penguatan kemampuan bendahara dan guru SD melalui pembelajaran Akuntansi dasar di SDN Mekarwangi, Ds. Mekarwangi, Kec. Cisauk, Tangerang-Banten. Jurnal Terapan Abdimas, 3(2), 188-191. http://doi.org/10.25273/jta.v3i2.2812
Effendi, B. (2019). Peningkatan kesadaran pelajar dengan edukasi konservasi lingkungan hidup di Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Kharisma. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, 3(2), 309-330. https://doi.org/10.14421/jpm.2019.032-04
Effendi, B. (2020). Edukasi dan pendampingan akuntansi kader Posyandu Rambutan dan Posyandu Nusa Indah Desa Mekarwangi Kabupaten Tangerang. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(1), 25-36. https://doi.org/10.37680/amalee.v1i01.206
Effendi, B. (2021). Penguatan kemampuan kader posyandu melalui edukasi dan pendampingan akuntansi di Desa Mekarwangi Provinsi Banten. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(4), 1724-1733. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i4.5088
Effendi, B. (2022). Community service of strengthening financial management of micro small medium enterprises (UMKM) in pandemic Covid-19. Bulletin of Community Engagement, 2(1), 127-134. http://dx.doi.org/10.51278/bce.v2i1.242
Effendi, B. (2023). Literasi keuangan guna mewujudkan UMKM berkelanjutan di era endemi Covid-19. Jurnal Karinov, 6(2), 84-88, http://dx.doi.org/10.17977/um045v6i2p84-88
Suharto, E. (2009). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Suryani, E. (2021). Analisis dampak Covid-19 terhadap UMKM (studi kasus home industri klepon di Kota Baru Driyorejo). Jurnal Inovasi Penelitian, 1(8), 1591-1596.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
Yogantara, K. K., Prayogi, P. A., Ariesta, I. P. A. S., Jokosaharjo, S., Wibisono, G., Wartana, M. H., & Aristana, I. N. (2023). Optimalisasi pemberdayaan pelaku usaha Tenun Cag-Cag melalui edukasi literasi keuangan. Synergy and Society Service, 3(1), 20-26.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um045v7i2p087
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Find Jurnal Karinov at:









