Analisis Sistem Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru sebagai Pemerataan Pendidikan
Abstract
Abstract: The purpose of this research described the implementation of zoning system that effect on the equalition of education on Sintang Regency. This research used qualitative approach with the method of Case Study. The subject of this research was the head section of middle school, education supervisor (Key Informant), Headmaster and Teacher (Supportive Informat). The technique was used document and interview. The analysis of data used Spradley model to analyze implementation of zoning system at Sintang Regency. The research found some of the result, they are: First, the implementation of the zoning system has had an impact so as to provide an opportunity for the implementation of educational equity in Sintang Regency, Secondly the zoning system was still constrained due to geographical conditions and lack of infrastructure. Third, there were still a number of subdistricts that were not ready for the zoning system to take effect. Fourth, education participation in Sintang Regency has not been implemented optimally because the compulsory education program only reaches 6 years.
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan sistem zonasi yang berdampak pada perwujudan pemerataan pendidikan di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat Penelitian ini menggunakan pendekataan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah Kepala Seksi Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Pengawas SMP, Kepala Sekolah, dan Guru. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis Spradley . Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, yaitu: (1) pelaksanaan sistem zonasi telah memberikan dampak sehingga memberikan kesempatan pada pelaksanaan pemerataan pendidikan di Kabupaten Sintang; (2) sistem zonasi masih terkendala akibat keadaan geografis dan sarana prasarana yang kurang; (3) masih ada beberapa kecamatan yang belum siap dengan diberlakukannya sistem zonasi; dan (4) partisipasi pendidikan di Kabupaten Sintang belum terlaksana maksimal karena program wajib belajar hanya mencapai 6 tahun.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aristo, T. J. V. 2019. Analisis Permasalahan Pemerataan Pendidikan di Kabupaten Sintang. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, (online), Jilid 7 No. 1 (https://journal.uny.ac.id, diakses 20 Januari 2020)
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2014. Prioritas pembangunan, serta kerangka ekonomi makro dan pembiayaan pembangunan. Jakarta: Bappenas
Badan Pusat Statistik. 2018. Kabupaten sintang dalam angka. Sintang: BPS
--------------------------. 2019. Kabupaten Sintang dalam angka. Sintang: BPS
Braathe, H. J., & Otterstad, A. M. 2014. Education for all in norway: Unpacking quality and equity. Laborda, J. G, Ozdamli, F, & Maasoglu, Y (Eds). Procedia-Social and Behavioral Science. Paper presented at the 5th World Conference on Educational Sciences, Italy 06-08 February (pp.1193-1200)
Castelli, L., Ragazzi, S., & Crescentini, A. 2012. Equity in education: A general overview. Bekirogullari, Z (Eds). Procedia-Social and Behavioral Science. Paper Presented at International Conference on Education % Educational Psychology (ICEEPSY 2012), Turkey 10-13 October 2012 (pp. 2244-2250)
“Disdikbud Evaluasi PPDB Sistem Zonasi” https://www.suarapemredkalbar.com/berita/sintang/2019/07/23/disdikbud-evaluasi-ppdb-sistem-zonasi, diakses 13 Agustus 2019
“Ihkwal Sistem Zonasi sekolah DPRD Akan Panggil Disdikbud Sintang” https://www.pontianakpost.co.id/ihwal-sistem-zonasi-sekolah-dprd-akan-panggil-disdikbud-sintang, diakses 13 Agustus 2019
Kabupaten Sintang. 2015. Rencana pembangunan jangka menengah kabupaten sintang. Sintang
“Kadisdik Kota Tangerang Disandera Warga, Orangtua Siswa Segel SMPN 23 Kota Tangerang”, https://www.kabar-banten.com/kadisdik-kota-tangerang-disanderawarga-orangtua-siswa-segel-smpn23-kota-tangerang/, diakses 12 Agustus 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Peraturan Menteri Pendidikan No. 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Neraca Pendidikan Kabupaten Sintang.
McMillan, J. H. 2012. Educational research: Fundamentals for the consumers (6 ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson.
“Sistem Zonasi PPDB Dinilai Hambat Pendidikan Anak", https://regional.kompas.com/ read/2018/07/11/17362241/ sistem-zonasi-ppdb-dinilai-hambat-pendidikan-anak, diakses 12 Agustus 2019.
Sugiyono. 2015. Metode penelitian pendidikan:Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Yin, R. K. 2014. Studi kasus: Desain & metode. Terjemahan oleh M. Djauzi Mudzakir. California, US:Sage.(Buku asli diterbitkan tahun 1984)
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um025v4i32020p249
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








