Pengaruh Pembiasaan Membaca Hadits Pilihan terhadap Perkembangan Moral Anak

Divvy Aulia Dwi Julian Permata Sari, Reski Yulina Widiastuti, Ahmad Afandi

Abstract


AbstractEarly Childhood Education is education that is built specifically for children from the age of 0-6 years carried out by providing stimulation of an education, as an effort for the growth and development that children have. There are several developments that children have, such as physical, motor, language, social, emotional, cognitive, artistic, and moral and religious aspects. The aspect of basic development in children is the moral aspect. The moral aspect is manners, customs, rules, values or rules of life. In developing aspects of moral development, it is necessary to have a stimulus that is carried out, one of which is by habituation. The habit of reading hadiths is habituation which is done repeatedly and continuously with the aim that children can learn, understand, believe, practice the values contained in the hadiths. The purpose of this research is to examine more deeply whether reading the hadith habitually can develop moral aspects in children. The method in this study is the ex post facto quantitative method. The conclusion obtained in this study is that there is an influence of the habit of reading hadith on moral development in group A children at Darus Shalah Kindergarten Jember. By producing an R Square value of 0.119. These results show that reading Hadith (X) has an influence of 11.9% on the moral development of group A children in Darus Sholah Kindergarten (Y).Keywords: Habituation; Hadith; Moral Development; Early ChildhoodAbstrakPendidikan Anak Usia Dini adalah pendidikan yang dibangun dengan ditujukan khusus untuk anak sejak umur 0-6 tahun dilaksanakan dengan pemberian stimulasi suatu pendidikan, sebagai upaya bagi tumbuh dan kembang yang anak miliki. Terdapat beberapa perkembangan yang anak miliki seperti aspek fisik motorik, bahasa, sosial emosional, kognitif, seni, serta moral dan agama. Aspek perkembangan dasar dalam diri anak yaitu aspek moral. Aspek moral merupakan tata krama, adat istiadat, aturan, nilai atau aturan hidup. Dalam mengembangkan aspek pekembangan moral perlu adanya stimulus yang dilakukan, salah satunya dengan dilakukannya pembiasaan. Pembiasaan membaca hadits yaitu pembiasaan dimana dilakukan secara berulang dan continue dengan tujuan anak dapat mempelajari, memahami, meyakini, mengamalkan nilai-nilai yang tercantum dalam hadist. Tujuan penelitian yaitu hendak menelaah lebih mendalam apakah dengan pembiasaan membaca hadits dapat mengembangkan aspek moral pada anak. Metode pada penelitian ini yaitu metode ex post facto kuantitatif. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pembiasaan membaca hadits terhadap perkembangan moral pada anak kelompok A di TK Darus Shalah Jember. Dengan menghasilkan nilai R Square sebesar 0,119 atau jika di persentasekan 11,9%. Hasil tersebut menunjukkan membaca Hadits (X) memberikan pengaruh sebesar 11,9% terhadap perkembangan moral anak kelompok A di TK Darus Sholah (Y). 

Keywords


Pembiasaan; Hadits; Perkembangan Moral;Anak Usia Dini; Habituation; Hadith; Moral Development; Early Childhood

Full Text:

PDF

References


AW, R. (2017). Implementasi Konsep Kebersihan Sebagian Dari Iman Di Iain Raden Fatah Palembang. Tadrib, 1(1), 66–81.

Gunawan, H. (2014). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Alfabeta.

Kemenag. (2017). Pengertian, Kedudukan, dan Fungsi Hadits. https://sumbar.kemenag.go.id/v2/post/1952/pengertian-kedudukan-dan-fungsi-hadits.html

Kemenag. (2020). Terpuji. 129–149.

Kemenag Provinsi Jawa Barat. (2020). Khutbah Jum’at :Menahan Amarah. Kemenag Provinsi Jawa Barat. https://jabar.kemenag.go.id/portal/read/khutbah-jumat-menahan-amarah#:~:text=“Barangsiapa yang meninggalkan amarahnya%2C niscaya,Ibnu Asakir).

Kementrian Pendidikan Nasional RI. (2014). Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini No 137 Tahun 2014. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 1–76. https://portaldik.id/assets/upload/peraturan/PERMEN KEMENDIKBUD Nomor 137 Tahun 2014 Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.pdf

MA Republik Indonesia. (2022). Malu adalah sebagian dari Iman. PA Samarinda. https://www.pa-samarinda.go.id/publikasi-publikasi/arsip-artikel/754-malu-adalah-sebagian-dari-iman-oleh-drs-h-taufikurrahman-m-ag

Masyhud. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Jember. LPMPK.

Riqqoh, S., Syaiku, A., & Mappapoleonro, A. M. (2020). Penerapan Pembelajaran Hafalan Hadits pada Usia 5-6 Tahun. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara I, 022(1), 142–154.

Santrock. (2007). Perkembangan anak (Jilid 2). Erlangga.

Sohrah. (2016). Etika Makan dan Minum dalam Pandangan Syariah. Al-Daulah, 5(1), 21.

Susanto, A. (2012). Perkembangan Anak Usia Dini (Kencana Prenamedia Group (ed.)).

Tolu, S., & Chiar, M. (2019). Pembiasaan Membaca Hadis dan Artinya dalam Pengembangan Nilai Agama Islam di TK. Islam Al-Kautsar. Pendidikan Daan Pembelajaran Khatulistiwa, 8 No 9, 1–8.

Tuasikal, M. A. (2020). Jangan Marah ! 4777.

Universitas Islam Lampung. (2023). Maksud dari Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu. https://an-nur.ac.id/blog/maksud-dari-surga-di-bawah-telapak-kaki-ibu.html




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um053v7i1p1-9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editor's Address: Jln. Ki Ageng Gribig No.45 Malang 65138, Telp. (0341) 712192 Kampus PP2 PAUD FIP State University of Malang Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.