PENGEMBANGAN E-MODUL MODEL EKSPERIENTAL JELAJAH ALAM SEKITAR (EJAS) PADA MATERI PLANTAE

Anisah Suroya Basaroh, Mimien Henie Irawati Al Muhdhar, Triastono Imam Prasetyo, I Wayan Sumberartha, Lely Mardiyanti, Zainal Fanani

Abstract


Abstrak. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menguji kevalidan dan kepraktisan E-modul model Eksperiental Jelajah Alam Sekitar (EJAS) pada materi plantae. Produk yang dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pembelajaran yang digunakan yaitu Model Eksperiental Jelajah Alam Sekitar (EJAS). Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas X IPA B SMAN 01 Singosari. Hasil implementasi berupa data hasil validasi validator ahli dan data angket respon siswa sebagai pengguna E-modul. Hasil validasi e-modul oleh ahli media sebesar 99%, hasil validasi oleh ahli materi berupa hasil validasi komponen materi e-modul sebesar 100%. Hasil validasi oleh ahli perangkat pembelajaran dan praktisi lapangan berturut-turut menunjukkan persentase sebesar 98% dan 97 %. Data kepraktisan setelah implementasi e-modul yakni sebesar 88%. Hasil analisis dari masing-masing uji menunjukkan bahwa produk pengembangan telah dinyatakan sangat valid dan sangat praktis. E-modul model Eksperiental Jelajah Alam Sekitar (EJAS) materi plantae yang dikembangkan telah memenuhi syarat kevalidan dan kepraktisan untuk digunakan dalam pembelajaran matei plantae.

Abstract. The development research aims to test the validity and practicality of the E-module model of Experiential Exploration of Natural Exploration (EJAS) on plantae material. Products developed using the ADDIE development model. The learning model used is the Experimental Model of Natural Exploration (EJAS). The research subjects were 30 students of class X IPA B SMAN 01 Singosari. Implementation result showed from the validation results of expert validators and questionnaire data on student responses as E-module users. The results of the validation of e-module by media experts are 99%, the results of validation by material experts are in the form of validation results of the e-module material components by 100%. The results of the validation by instructional equipment experts and field practitioners showed a percentage of 98% and 97%, respectively. Practicality data after the implementation of e-module is 88%. The results of the analysis of each test indicate that the development product has been declared very valid and very practical. The E-module model of Experiential Exploration of Natural Exploration (EJAS) on plantae has met the validity and practicality requirements for use in learning plantae material.


Keywords


E-modul; Model Jas; Materi Plantae

Full Text:

PDF

References


Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Alimah, S., Marianti, A., 2016. Jelajah Alam Sekitar : Pendekatan, Strategi, Model. Dan Metode Pembelajaran Biologi Berkarakter untuk konservasi. FMIPA Universitas Negeri Semarang. Semarang. ISBN 978-602-10-3421-7

Arifin, Zainal. 2014. Evaluasi Pembelajaran. Prinsip, Teknik dan Prosedur. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. ISBN. 979-692-956-2.

Branch, R. M. 2009. Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer.

Eggen, P. dan Kauchak, D. 2012. Strategi dan Model Pembelajaran Mengajarkan Konten dan Keterampilan Berpikir. Jakarta: Indeks.

Eriawati. 2016. Pemanfaatan Tumbuhan di Lingkungan Sekolah Sebagai Media Alami pada Materi Keanekaragaman Tumbuhan di SMA dan MA Kecamatan Monstasik. Jurnal Biotik. ISSN: 2337-9812, Vol. 4, No. 1, Ed. Hal. 47-59.

Damarsasi, G., D., Soeprodjo & Saptorini. 2013. Penerapan Metode Inkuiri Berbantuan E-modul. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia. Vol 7, No. 2, hl,. 1201-1209.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. (2017). Panduan Pengembangan E-modul. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Kernel, D. and Naglic, S. 2009. Environmental Literacy Comparison between Eco School and Ordinary School in Slovenia. International Council of Association for Science Education, 2 (½), p 5-24

Kose, S. 2011. Investigation of undergraduate students’ environmental attitudes. International Electronic Journal of environmental education. 1 (2). p 85-96

Kostova, K. and Vladimirova, E. 2010. Development of Environmental Literacy by Didactic Strategies. Chemistry. 19 (3), p 50-70

Kusumastuti, S. R. & Soemardiono, B. 2016. Malang Urban Space, Eksplorasi Desain Ruang Terbuka Hijau dengan Kebutuhan Komersil. Jurnal Sains dan Seni ITS. Vol. 5, No. 2

Kusumastuti, S. R. & Soemardiono, B. Ruang Terbuka Hijau Kota Malang (Online). Available Http:/geodesiitn.weebly.com/kondisi-rth-kota-malang.html. Diakses pada tanggal 20 September 2015.

Lengyel, L. (2003). Technologies for students with disabilities. Chapter 10 in Challenges of teaching with technology across the curriculum: Issues and solutions. Hershey PA: Idea Group, Inc.

Littledyke. 2006. Science education for environmental awareness: approaches to integrating cognitive and affective domains in: Evangelos I Manolas (editor). Proceedings of the 2006 Naxos International Conference on Sustainable Management and Development of Mountanious and Island Areas. (Thace: Media University of Crete) p 254-268

Mumpuni, K. E. 2013. Potensi Pendidikan Keunggulan Lokal Berbasis Karakter dalam Pembelajaran Biologi di Indonesia.Prosiding Seminar Nasional IX Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajarannya dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Bangsa. Surakarta: Pendidikan Biologi UNS

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 tentang Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan.

Suarsana, I M. dan Mahayukti, G.A. 2013. Pengembangan E-Modul Berorientasi Pemecahan Masalah Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Pendidikan Ganesha. Diakses pada 7 April 2019.

Sugiono. 2016. Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/ R&D). Bandung: Alfabeta CV. ISBN. 978-602-289-158-1.

Widjaja, E. A. 2006. Pelajaran Terpetik dari mendalami Bambu Indonesia untuk pengembangannya di Masa Depan. Orasi Pengukuhan Ahli Peneliti Utama Bidang Botani. Bogor: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Yusnaeni, Susilo, H., A.D. Corebimma, & Zubaidah, S. 2016. Hubungan Kemampuan Bepikir Kreatif dan Hasil Belajar Kognitif pada Pembelajaran Search Solve Create and Solve di SMA. Prodiding Seminar Nasional Biologi 2016. ISBN: 978-602-0951-11-9.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um052v12i1p30-39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Malang,Building O-5 Jl. Cakrawala No.2 Malang 65145 Tel / Fax. (0341) 588077 (direct), (0341) 551312 line 262

E-mail: jpb.journal@um.ac.id

Web: s.id/JPB

 

View My Stats