SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYEBARAN HOAX DALAM PEMBELAJARAN IPS DENGAN APLIKASI HBT V2

Bintang Muhammad Sahara Efendi, Nadia Mustikarani, Setyawan Triaditama, Tsamrotul Muqtashida, Agung Wiradimadja

Abstract


Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Masyarakat mengalami berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka, salah satunya semakin maraknya penyebaran hoax. Pembelajaran IPS di tingkat SMP memanfaatkan berbagai sumber informasi seperti berita di media massa elektronik. Jika sumber pembelajaran yang digunakan terindikasi berita hoax akan berakibat pada pemberian informasi yang keliru terhadap para siswa. Berdasarkan hal tersebut, dapat dilakukannya pencegahan berita hoax menggunakan aplikasi HBT (Hoax Buster Tools) V2 yang dapat memberikan kemudahan dalam memverifikasi berita yang ada fakta atau malah sebaliknya. Tim Pengabdian kepada masyarakat melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran hoax melalui media sosial WhatsApp Group. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan berita hoax melalui aplikasi HBT V2. Setelah kegiatan sosialisasi berakhir, tim pengabdian melakukan wawancara kepada para peserta berkaitan dengan kegiatan yang telah dilaksanakan. Data pendapat yang diperoleh dari peserta sosialisasi pencegahan penyebaran hoax melalui aplikasi HBT V2 sebanyak 43 orang yang terdiri dari kalangan mahasiswa, dosen, guru IPS, dan masyarakat umum. Adapun data diperoleh melalui wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 46,8 persen peserta berpendapat bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dinilai sangat baik. Sebanyak 59,6 persen peserta menyatakan bahwa sosialisasi ini bermanfaat untuk mencegah penyebaran hoax dalam diri sendiri. Sebanyak 46,8 persen peserta menyatakan aplikasi HBT V2 telah efektif dalam mencegah penyebaran hoax. Sebanyak 89,4 persen peserta memilih akan terus memanfaatkan aplikasi HBT V2 dalam pencegahan penyebaran hoax.


Keywords


Pencegahan Hoax, HBT V2, Pembelajaran IPS

Full Text:

PDF

References


APJII. 2018. Survei APJII yang Ditunggu-tunggu, Penetrasi Internet Indonesia 2018. (Online) (https://apjii.or.id/content/read/104/418/BULETIN-APJII-EDISI-40---Mei-2019). Diakses pada 21 November 2020.

Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Universitas Indonesia. 1985. Kamus Istilah Jurnalistik. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Dulkiah, M., & Setia, P. 2020. Pola Penyebaran Hoaks pada Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam di Kota Bandung. Jurnal SMART (Studi Masyarakat,Religi, dan Tradisi), 6(2), 1-15.

KBBI Daring. 2016. (Online). (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/hoaks) Diakses pada 21 November 2020

KBBI Daring. 2016. (Online). (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/sosialisasi) Diakses pada 21 November 2020

Latupeirissa, J. E., Pasalbessy, J. D., Leasa, E. Z., & Tuhumury, C. 2021. Penyebaran Berita Bohong (HOAX) Pada Masa Pandemi Covid-19 dan Upaya Penanggulangannya di Provinsi Maluku. JURNAL BELO, 6(2), 179-194.

Marwan, M. R., & Ahyad, A. 2016. Analisis Penyebaran Berita Hoax di Indonesia. Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma.

Mustika, R. 2018. ETIKA BERKOMUNIKASI DI MEDIA ONLINE DALAM MENANGKAL HOAX. Diakom : Jurnal Media dan Komunikasi, 1(2), 43–50. https://doi.org/10.17933/diakom.v1i2.30

Monica, D. R. 2018. Upaya Kepolisian dalam Penanggulangan Tindak Pidana Penyebaran Hoax. Jurnal Poenale, 5(2), 13.

Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Rahadi, D. R. 2017. Perilaku Pengguna dan Informasi Hoax di Media Sosial. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 5(1), 58-70.

Respati, S. 2017. Mengapa Banyak Orang Mudah Percaya Berita Hoax?. (Online) (http://nasional.kompas.com/read/2017/01/23/18181951/mengapa.banyak.orang.mudah.percaya.berita.hoax) Diakses pada 21 November 2020

Sasmita, R. S. 2020. Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 2(1), 117-121.

Septanto, H. 2018. Pengaruh Hoax dan Ujaran Kebencian Sebuah Cyber Crime dengan Teknologi Sederhana di Kehidupan Sosial Masyarakat. Jurnal Kalbiscientia: Jurnal Sains dan Teknologi, 5(2), 157-162.

Shiddiq, S. 2020. Pengaruh Media Sosial Facebook Dalam Penyebaran Hoax Dan Dampaknya Terhadap Kecemasan Masyarakat (Studi Terhadap Masyarakat Di Kota Yogyakarta) (Doctoral dissertation, Universitas Mercu Buana Yogyakarta).

Sutantohadi, A. 2018. Bahaya Berita Hoax dan Ujaran Kebencian pada Media Sosial Terhadap Toleransi Bermasyarakat. DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(1).

Yuliani, A. 2017. Ada 800.000 Situs Penyebar Hoax di Indonesia. (Online). Diakses pada 21 November 2020.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um032v4i1p9-18

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Editorial and Administration Office:
This Journal is published by Universitas Negeri Malang, under the management of Faculty of Social Science.
Semarang St. No. 5 Building I3, Pos Code: 65145.
Phone. (0341) 551312.
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jpds/index

JPDS Indexed By:

           

E-ISSN 2655-2469


Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License,

View JPDS Stats