Pengembangan Model Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pancasila Bermedia Wayang Suket Puspa Salira
Abstract
This study aimed to produce a feasible, attractive, and effective model for cultivating Pancasila character values with the media of Wayang Suket Puspa Salira. The research and development model used in this study referred to the steps of Borg & Gall. The test subjects in this study were seventh-grade students of SMP Diponegoro. The validity test results of material experts obtained an average of 91.6 percent, media experts at 95.8 percent, and lesson planning experts at 88.8 percent. The results of the small group trial obtained a pretest score of 62.67 and a post-test of 83.26, while the average score obtained from the large group trial was 65.76 pretest and 85.83 on the post-test. The test results showed increased student learning outcomes from the low to medium categories. This result indicated a significant change between learning outcomes before and after implementing the developed learning model.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aizid, R. (2012). Atlas Tokoh-Tokoh Wayang. Yogyakarta: Diva Press.
Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Anugraheni, I. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Pendidikan Karakter Kreatif di Sekolah Dasar. Jurnal Refleksi Edukatika, 8(2), 132-138.
Asmaroini, A. P. (2016). Implementasi Nila-Nilai Pancasila bagi Siswa di Era Globalisasi. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 440-450.
Asyhar. H. R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi Jakarta.
Azis, A., Komalasari, K., & Masyitoh, I. S. (2017). Semiotics of Wayang Golek Lingkung Seni Giriharja’s Show As A Learning Source of Civic Education. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 91-97.
Basit, A., & Wardana, L. A. (2016). Pengembangan Perangkat Asesmen Autentik dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(2), 73-78.
Dianti, P. (2014). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Indonesia, 23(1), 58-68.
Fatmawati, A. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Konsep Pencemaran Lingkungan Menggunakan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah untuk SMA Kelas X. Edusains, 4(2), 94-103.
Hobri. (2010). Metodologi Penelitian Pengembangan (Aplikasi pada Penelitian Pendidikan Matematika). Jember: Pena Salsabila.
Kaelan, & Zubaidi, A. (2007). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Paradigma.
Kamarudin, S. (2012). Character Education and Students Social Behavior. Journal of Education and Learning, 6(4), 223-230.
Liu, E. Z. F., & Chen, P. (2013). The Effect of Game-Based Learning on Students’ Learning Performance in Science Learning: A Case of "Conveyance Go”. Social and Behavioral Sciences, 103(13), 1044-1051.
Manullang, B. (2013). Grand Desain Pendidikan Karakter Generasi Emas 2045. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1), 1-14.
Megawangi, R. (2004). Pendidikan Karakter Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa. Bogor: Indonesia Heritage Foundation.
Nur, H. (2013). Membangun Karakter Anak melalui Permainan Anak Tradisional. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1), 87-94.
Nurgiyantoro, B. (2011). Wayang dan Perkembangan Karakter Bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 18-34.
Oktavianti, R., & Wiyanto, A. (2014). Pengembangan Media Gayanghetum (Gambar Wayang Hewan dan Tumbuhan) dalam Pembelajaran Tematik Terintegrasi Kelas IV SD. Mimbar Sekolah Dasar, 1(1), 65-70.
Panjaitan, A. P. (2014). Korelasi Kebudayaan dan Pendidikan: Membangun Pendidikan Berbasis Budaya Lokal. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Pratama, D. (2011). Wayang Kreasi: Akulturasi Seni Rupa dalam Penciptaan Wayang Kreasi Berbasis Realitas Kehidupan Masyarakat. Deiksis, 3(4), 379-376.
Purwanti, R. (2014). Pengembangan Media Komputer Pembelajaran (CAI) pada Mata Pelajaran Fisika Kompetensi Dasar Konsep Bunyi Kelas VIII SMP Negeri 2 Taman Sidoarjo. Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan, 5(2), 1-10.
Puspitasari, M. (2008). Wayang Kulit sebagai Media Penyebaran Agama Islam. Surakarta: Universitas Negeri Surakarta.
Rachman, M., & Wahono, M. (2018). Bursa Nilai: Model Penumbuhan Nilai-Nilai Karakter Bangsa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 89-99.
Ramadhan, R. A. (2017). Peran Gubuk Baca Lentera Negeri (GBLN) dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila melalui Permainan Tradisional Wayang Suket. Malang: Universitas Negeri Malang.
Rifa’i, M., Suciati, S., & Fatimah, S. (2018). Wayang Kardus sebagai Media Pembelajaran Mengonversi Naskah Drama untuk SMP. Jurnal Penelitian, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1), 34-44.
Ruminiati. (2010). Pembelajaran PKn. Yogyakarta: Cipta Media.
Sharon, E. S., Deborah, L. L., & James, D. R. (2011). Instructional Technology and Media For Learning. Jakarta: Kencana.
Supriyanto, A. (2020). Model Pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter dan Literasi Lingkungan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 17-23.
Supriyono. (2014). Membangun Karakter Mahasiswa Berbasis Nilai-nilai Pancasila sebagai Resolusi Konflik. Jurnal Educational Technology, 13(1), 325-342.
Yaumi, M. (2018). Media Dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Group.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um019v7i2p542-551
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
View My Stats










