Perbedaan rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan Student Team Achievement Divisions (STAD) pada Siswa Kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung
Abstract
Berdasarkan hasil observasi di SMK Sore Tulungagung, proses pembelajaran di kelas tidak semua siswa aktif dalam kegiatan diskusi karena ada siswa yang mengandalkan teman sekelompoknya, sehingga siswa yang aktif akan semakin aktif dalam kelompok dan siswa yang pasif akan semakin pasif. Oleh kerana itu, sebagian nilai siswa dalam suatu kelas mengalami ketidak tuntasan dalam mencapai kriteria kelulusan minimal (KKM) yang diterapkan sekolah tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mata pelajaran Perakitan PC melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada materi tata letak komponen komputer di kelas X program keahlian TKJ SMK Sore Tulungagung. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Quasi Experimental Design. Bentuk desain quasi experiment yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design.Pada penelitian ini, kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran Think Pair Share (TPS), sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD). Pada saat pemberian perlakuan, dilakukan juga observasi di kedua kelas untuk mengetahui aktifitas siswa yang terjadi selama proses pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah memberikan posttest pada kelompok eksperimen dan kontrol untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang nampak pada kedua kelompok tersebut. Berdasarkan semua hasil penelitian dan analisis datayangdilakukan makadapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 85,98, ranah pengetahuan dengan rata-rata nilai 82,36 dan ranah keterampilan nilai rata-rata nilai 86,59; (2) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 82,24, ranahpengetahuan dengan rata-rata nilai 80,61 dan kontrol ranah rata-rata nilai 80,92; (3) Terdapat perbedaan signifikan efektifitas dan efisiensi rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebagai kelas experimen dan Student Team Achievement Divisions (STAD)sebagai kelas kontrol padakelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung; (4) Efektifitas dari nilai rata-rata dari kelas kontrol adalah 79,3218 lebih rendah dari kelas eksperimen yang mendapat rata-rata 81,076. Efisiensi dapat diketahui setelah dilakukan perlakuan nilai rata-rata dari kelas eksperimen meningkat. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata dari pretest sebesar 52,0322 lalu pada posttest meningkat menjadi 81,4154.
Berdasarkan hasil observasi di SMK Sore Tulungagung, proses pembelajaran di kelas tidak semua siswa aktif dalam kegiatan diskusi karena ada siswa yang mengandalkan teman sekelompoknya, sehingga siswa yang aktif akan semakin aktif dalam kelompok dan siswa yang pasif akan semakin pasif. Oleh kerana itu, sebagian nilai siswa dalam suatu kelas mengalami ketidak tuntasan dalam mencapai kriteria kelulusan minimal (KKM) yang diterapkan sekolah tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mata pelajaran Perakitan PC melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada materi tata letak komponen komputer di kelas X program keahlian TKJ SMK Sore Tulungagung. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Quasi Experimental Design. Bentuk desain quasi experiment yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design.Pada penelitian ini, kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran Think Pair Share (TPS), sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD). Pada saat pemberian perlakuan, dilakukan juga observasi di kedua kelas untuk mengetahui aktifitas siswa yang terjadi selama proses pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah memberikan posttest pada kelompok eksperimen dan kontrol untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang nampak pada kedua kelompok tersebut. Berdasarkan semua hasil penelitian dan analisis datayangdilakukan makadapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 85,98, ranah pengetahuan dengan rata-rata nilai 82,36 dan ranah keterampilan nilai rata-rata nilai 86,59; (2) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 82,24, ranahpengetahuan dengan rata-rata nilai 80,61 dan kontrol ranah rata-rata nilai 80,92; (3) Terdapat perbedaan signifikan efektifitas dan efisiensi rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebagai kelas experimen dan Student Team Achievement Divisions (STAD)sebagai kelas kontrol padakelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung; (4) Efektifitas dari nilai rata-rata dari kelas kontrol adalah 79,3218 lebih rendah dari kelas eksperimen yang mendapat rata-rata 81,076. Efisiensi dapat diketahui setelah dilakukan perlakuan nilai rata-rata dari kelas eksperimen meningkat. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata dari pretest sebesar 52,0322 lalu pada posttest meningkat menjadi 81,4154.
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, Suharsimi. 2013. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Dami, Suwarto, & Djaelani. 2013. Perbedaan Pengaruh antara Model Kooperatif Tipe TPS dan STAD terhadap Hasil Belajar IPS. (Online), (http://eprints.uns.ac.id/14095/1/2167-4912-1-PB.pdf), diakases pada 22 Desember 2015
Dimyati. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Joyce, B. 2009. Models of Teaching Model-model Pengajaran. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Majid, Abdul. 2015. Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Prasetyo, Teguh. 2012. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar, Kreativitas, Minat dan Motivasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMAN 2 Bojonegoro.Tesis. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
Rohani, Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Shirran, Alex. 2008. Evaluating Students. Jakarta: Grasindo.
Sriwedari, Tatik. 2011. Pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif STAD dan TPS terhadap kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan hasil belajar kognitif biologi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Malang.Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya offset
Sudjana, Nana. 2013. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Slavin, Robert E. 2005. Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik.Bandung: Penerbit Nusa Media.
Syah, Muhibbin. 2006. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Trianto. 2007. Model-model Pembelajaran Berorentasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Vidia & Riwayati. 2016. Perbedaan Hasil Belajar Siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dengan Tipe Student Teams Achievement Division pada Materi Pokok Ekosistem. (Online), (http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/pelita/article/viewFile/4056/3609), diakases pada 12 Juli 2016
Winanda, Ari. 2009. Penerapan pembelajaran think pair share (TPS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi segitiga di kelas VII-C SMP Negeri 2 Besuk tahun ajaran 2009/2010.Tesis. Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um034v27i1p1-14
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 TEKNO
Gedung B11, Lantai 2
Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Fakultas Teknik
Universitas Negeri Malang
Jln. Semarang No.5 Malang, Jawa Timur
TEKNO : Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License



