MISKONSEPSI SIFAT KEASAMAN LARUTAN GARAM PARA GURU KIMIA DAN REKONSTRUKSI KONSEPTUALNYA

Sutrisno Sutrisno, M Muchson, Hayuni Retno Widarti, Oktavia Sulistina

Abstract


Telah terjadi miskonsepi untuk konsep hidrolisis atau konsep sifat keasaman larutan garam pada sebagian besar guru kimia di sekolah menengah, baik SMA maupun SMK di Jawa Timur. Dari sejumlah 49 orang guru, hanya 10 orang (20%) guru yang mampu dengan baik dan benar menjelaskan sifat keasaman larutan garam (NaCl, KBr, NH4Cl, dan HCOOK). Sebagai langkah memperbaiki konsep hidrolisis dan untuk mencegah terjadinya miskonsepsi yang dialami dilakukan melalui rekonstruksi miskonsepsi (konsep-salah). Setelah memperoleh rekonstruksi konsep ini, menyadari bahwa Pengetahuan/ Ilmu Kimia merupakan ilmu yang sistematik, menarik, mudah untuk dipelajari dan dibelajarkan. Sebanyak 95% menyatakan ya/yakin, dan yang menyatakan biasa saja/ragu, dan tidak yakin masing-masing 2,5%. Demikian juga, setelah memperoleh kegiatan rekonstruksi konsep ini, peserta (para guru) sadar bahwa terjadi miskonsepsi pada dirinya.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um026v3i22018p010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Sutrisno Sutrisno, M Muchson, Hayuni Retno Widarti, Oktavia Sulistina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia)
Issued by Chemistry Department, Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang.

INDEXING:

                 

Flag Counter 

<

View My Stats

J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Creative Commons License