Perubahan ekologi pantai paciran-brondong di lamongan tahun 1930-2010

Ahmad Sholehuddin Suryanullah, Dewa Agung Gede Agung, Ronal Ridhoi

Abstract


Ecological changes on the coast of Lamongan Beach are an interesting discussion to discuss. Since 1930,  the coast of Lamongan Beach has played an important role in the transportation of spices from the interior to the port. The study is focused on the processes and factors that cause changes in the coastal ecology of Lamongan Beach. This study uses the historical method by reading in depth in the form of archives, newspapers, articles, books, and maps. This study shows that ecological changes can be carried out by human activities and natural activities, the existence of this connection which causes a change of function, from rice fields to settlements, tourist attractions, ports, this which causes ecological changes in 1930-2010 on the coast of Lamongan Beach.

Perubahan ekologi di pesisir Pantai Lamongan menjadi pembahasan yang menarik untuk dibahas. Sejak tahun 1930, pesisir Pantai Lamongan sudah berperan penting dalam jalur pengangkutan rempah-rempah dari pedalaman ke pelabuhan. Studi ini memfokuskan pada proses serta faktor yang menyebabkan perubahan ekologi pesisir Pantai Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan melakukan pembacaan secara mendalam sumber-sumber berupa arsip, berita koran, artikel, buku, dan peta. Studi ini menunjukkan bahwa perubahan ekologi bisa dipengaruhi oleh aktifitas manusi dan aktifitas alam, adanya keterkaitan itu yang menyebabkan alih fungsi lahan, dari persawahan menjadi pemukiman, tempat wisata, pelabuhan, hal itu yang menyebabkan perubahan ekologi pada tahun 1930-2010 di pesisir Pantai Lamongan.

 


Keywords


Ecological History; Beach; Paciran District; Brondong District

Full Text:

PDF

References


Aflah, M. (2018). Peningkatan layanan fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) agar kesejahteraan masyarakat nelayan meningkat (Studi Kasus TPI Brondong). Universitas Negeri Malang.

Ahmady Irhash dkk. (2010). Java Collapse : dari kerja paksa hingga lumpur lapindo.

Insistpress. Yogyakarta.

Akbar, A. A., Sartohadi, J., Djohan, T. S., & Ritohardoyo, S. (2017). Erosi pantai, ekosistem hutan bakau dan adaptasi masyarakat terhadap bencana kerusakan pantai di negara tropis. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(1), 1.

Azizah, D. (2009). pengaruh pengetahuan mangrove dan pendapatan terhadap sikap masyarakat petambak dalam pelestarian hutan mangrove di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Universitan Negeri Malang.

Bangsa. (2004). Lamongan memiliki wisata bahari. 7 April.

Bhirawa. (2004). Pagi ini, pembangunan wisata bahari dimulai. 8 April.

Bhirawa. (2005). Pemprop bangun SORBIS di Lamongan. 4 Januari.

Bisnis Indonesia. (2003). Pemerintah Kabupaten Lamongan aktif jemput investor. 01 Mei, p. 5.

Bronfenbrenner, U. (2013). Ecology of the family as a context for human development: Research perspectives. In Adolescents and their Families: Structure, Function, and Parent-Youth Relations: Vol. Vol 22(6) (pp. 1–20). https://doi.org/10.1037//0012-1649.22.6.723

Djunaedi, A., & Basuki, M. N. (2002). Perencanaan pengembangan kawasan pesisir. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(3), 225–231. https://doi.org/10.29122/JTL.V3I3.259

Fajar Januar Tri Hendarwan; Retno Mustika Dewi. (2016). Analisis dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan terhadap pendapatan petani Dusun Puncel Desa Deket Wetan Lamongan. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 4(3), 1–10.

Hayatus, N. (2015). Pengembangan Kawasan Minipolitan dan Dampaknya Dalam Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Pelabuhan Perikanan Nusamba Brondong Kabupaten Lamongan 2010-2014. Universitas Negeri Malang. Malang.

Jawa Pos Radar. (2004). Besok, peletakan batu pertama WBL. 7 April.

Khosyik, A. (2017). Perkembangan industri perikanan dan pengaruhnya di bidang sosial ekonomi Masyarakat Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan 2003-2014:Studi Kasus PT. Hatni. Universitas Negeri Malang. Malang.

KITLV, D. C. (1947a). Luchtopname van de kust tussen Lamongan en Djangkar Lor.

KITLV, D. C. (1947b). Luchtopname van de kust tussen Lamongan en Tandjoeng Djangkar.

Kompas. (2008). Lamongan sukses memanfaatkan pantai. 24 08, p. 2.

Lailah, E. T. (2021). Pembangunan ekonomi daerah di Kabupaten Lamongan (Studi Pemerintahan Bupati Chasinoe Tahun 1969-1979). Universitas Negeri Malang. Malang.

Nawiyanto. (2017). Sejarah Lingkungan Sebagai Historiografi Alternatif. Malang.

Padmo, S. (2004). Bunga rampai sejarah sosial-ekonomi Indonesia. In Aditya Media dan Jurusan Sejarah FIB UGM.

Penyusun, T. (1994). Lamongan Memayu Raharjaning Praja. CV. Perintis Graphic Art. Surabaya.

Radar Bojonegoro. (2008, October). Kawasan Industri Lamongan Digarap.

Radar Jawa Pos. (2005). Melihat peluang kerja dan usaha dari pembangunan LIS. 9 Februari.

Radar Jawa Pos. (2006). Lamongan ditunjuk jadi kawasan ekonomi khusus. 17 Mei.

Radar Jawa Pos. (2007). LIS Siap Beroprasi. 28 Maret.

Ridho’i, R. (2019). Antara pemerataan dan eksploitasi lahan: Sidoarjo dalam Swp Gerbang Kertosusila, 1996-2011. Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 2(1). https://doi.org/10.33652/handep.v2i1.37

Rositasari, R. (2001). Indonesia Menuju Manajemen Wilayah Pesisir Terintegrasi. Jurnal Oseana, 26(2), 25–34.

Sajogyo. (1982). Ekologi Pedesaan Sebagai Bunga Rampai. CV. Rajawali. Jakarta.

Soemarwoto, O. (1994). Ekologi, lingkungan hidup, dan pembangunan. Djambatan. Jakarta.

Supardi, I. (2003). Lingkungan Hidup dan Pelestraiannya. Penerbit Alumni. Bandung.

Surabaya Pagi. (2008). WBL Sumbang PAD Terbesar. 8 Januari.

Surjono, S., Effendy, S. O., & Kurniawan, E. B. (2016). Zonasi pemanfaatan lahan kecamatan paciran terkait rencana kawasan ekonomi khusus (kek) industri maritim. Tataloka, 13(4), 248–259. https://doi.org/10.14710/tataloka.13.4.248-259

Surya. (2004). Lamongan Bangun Wisata Laut Rp 55M. 7 April.

Syamsiaji, D. (2016). Analisis Dampak Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Desa Tunggul Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Universitas Negeri Malang. Malang.

Tim Peneliti dkk. (1993). Lamongan Memayu Raharja Ning Praja. Makalah Tidak Diterbitkan.

Utojo dkk. (2012). Kesesuaian Lahan Budidaya Tambak Berkelanjutan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur Dengan pertimbangan Karakteristik dan Pengelolaan Lahan. Sulawesi Selatan: Prosiding Indoaqua.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um081v1i32021p361-377

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Historiography: Journal of Indonesian History and Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Historiography: Journal of Indonesian History and Education is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

JOIN Indexed By:

        Akreditasi Sinta Jurnal Fluida | Fluida

Flag Counter

Web Analytics Made Easy - Statcounter View My Stats