TIGA FASE SEJARAH BERDASARKAN PEMIKIRAN IBNU KHALDUN DALAM SEJARAH INDONESIA

Bethari Widiya Hardanti

Abstract


Ibn Khaldun is a philosopher with the title of the father of sociology as well as the foundation stone of history. During his life, Ibn Khaldun has produced many works. One of his world-famous works his Muqaddimah. In the Muqaddimah book, Ibn Khaldun talks a lot about historical philosophy. In addition, in the book, Muqaddimah Ibn Khaldun also describes the three phases of history, of which the three phases include the primitive phase, the village civilization phase, and the splendor phase. In Indonesia, the three phases correspond to the historical period. In Indonesian history, the primitive phase corresponds to the conditions of society during the Pleistocene and Post-Pleistocene periods, while the phase of village civilization is under the conditions of the community during the cultivation and negotiation period, as well as the splendor phase under the conditions of the community during the Hindu-Buddhist kingdom and the Islamic Sultanate. In every phase, Indonesian society has undergone many changes and developments. Both in the economic and socio-cultural fields.

Ibnu Khaldun merupakan seorang filsuf dengan gelar sebagai bapak sosiologis sekaligus sebagai peletak dasar ilmu sejarah. Selama hidupnya Ibnu Khaldun telah banyak menelurkan hasil karya. Salah satu karyanya yang terkenal di dunia yaitu Muqaddimah. Didalam kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun banyak membicarakan mengenai filsafat sejarah. Selain itu didalam kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun juga memaparkan mengenai tiga fase sejarah, yang mana tiga fase tersebut meliputi fase primitif, fase peradaban desa dan fase kemegahan. Di Indonesia tiga fase terssebut sesuai dengan periode sejarahnya. Dalam sejarah Indonesia fase primitif sesuai dengan kondisi masyarakat pada masa Plestosen dan Pasca Plestosen, sedangkan fase peradaban desa sesuai dengan kondisi masyarakat pada masa bercocok tanam dan masa perundagian, serta fase kemegahan sesuai dengan kondisi masyarakat masa kerajaan Hindu-Budha dan Kesultanan Islam. Dalam setiap fase masyarakat Indonesia banyak sekali mengalami perubahan dan perkembangan. Baik dalam bidang ekonomi maupun sosial budaya.

Keywords


Ibnu Khaldun; History; Indonesia; Ibnu Khaldun; Sejarah; Indonesia

Full Text:

PDF

References


Jati, S. (2013). Prasejarah Indonesia: Tinjauan Kronologi Dan Morfologi. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 7(2), 20-30.

Juju, S. (2015). Model Pembelajaran Dalam Perspektif Ibnu Khaldun: Resepsi Terhadap Kitab Muqaddimah. Jurnal Edukasi, 13(2), 222-230.

Kariim, A. (2016). Ibnu Khaldun Dan Gagasannya Tentang Sosiologi. Jurnal Citra Ilmu, 7, 137-145.

Khairiah, J. &. (2018). Sejarah Nusantara Perspektif Geologi, Zoologis dan Etnografis. NUSANTARA: Journal for Southeast Asian Islamic Studies, 14(2), 126-135.

Martha, E. (2015). Biografi Dan Karya-Karya Ibnu Khaldun. Dipetik Desember 14, 2020, dari http://repository.uin-suska.ac.id/5825/3/BAB%20II.pdf

Mustajib. 2016. Filsafat Pendidikan Hasan Langgulung. Jurnal El-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam. Vol 9(2). 83-98.

Nastiti, T. S. (2014). Jejak-Jejak Peradaban Hindu-Budha di Nusantara. Jurnal Kalpataru, 23(1), 35-49.

Parakkssi, I. (2018). Perkembangan Ekonomi Islam berdasarkan Sejarah, Budaya, Sosial, Dan Keragaman Di Indonesia. Jurnal Tekstual, 16(31), 1-16.

Poesponegoro, M.D & Notosusanto. N, (2010). Sejarah Nasional Indonesia Zaman Prasejarah Di Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Prasetyo, B. (2014). Perkembangan Budaya Akhir Plestosen-Awal Holosen Nusantara. Jurnal Kalpataru, 23(1), 1-15.

Samsinas. (2009). Ibnu Khaldun: Kajian Tokoh Sejarah Dan Ilmu-Ilmu Sosial. Jurnal Hunafa, 6(3), 329-346.

Sarah, Y. 2015. Pandangan Ibnu Khaldun Mengenai Filsafat Sejarah. (Daring) dari https://www.academia.edu/10399959/Pandangan Ibnu_Khaldun_Mengenai _Filsaf at_Sejarah_Tugas_Filsafat_Sejarah diakses pada 25 September 202o

Sari, M. &. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA, 6(1), 41- 53.

Sejarah Menurut Ibnu Khaldun. Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 6(2).

Sujati, B. 2018. Konsepsi Pemikiran Filsafat Sejarah Dan

Thohir, A & Sahidin, A, (2019). Filsafat Sejarah: Profetik, Spekulatif, Dan Kritis. Jakarta: Kencana.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um081v1i22021p178-192

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Historiography: Journal of Indonesian History and Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Historiography: Journal of Indonesian History and Education is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

JOIN Indexed By:

        Akreditasi Sinta Jurnal Fluida | Fluida

Flag Counter

Web Analytics Made Easy - Statcounter View My Stats