Dari tegalan hingga pusat perekonomian industri: desa seduri, 1975-2019

Ananda Surya Salsabila

Abstract


Seduri Village itself was recorded in colonial government reports since the early 20th century as a village area dominated by moor areas, until 2018 it was noted that Seduri Village had 5 major industries and had the highest tax contribution out of 19 villages in Mojosari District. This paper attempts to narrate the development of one of the villages in Mojosari District, Mojokerto Regency, namely Seduri Village in the 1975-2019 period. The method used is the historical method by collecting literature from sources in the form of books, articles, archives of government reports and newspapers. This study shows that geographical conditions with sufficient land availability, strategic village location, population growth and the determination of Mojosari as the capital of Mojokerto Regency are the main factors in village development. These four things encouraged the development of the village, which was originally a moor area that developed into the economic center of Mojosari City.

Desa Seduri sendiri tercatat dalam laporan-laporan pemerintah kolonial sejak awal abad ke-20 sebagai wilayah desa yang didominasi oleh kawasan tegalan, hingga tahun 2018 tercatat Desa Seduri memiliki 5 industri besar dan memiliki kontribusi pajak paling tinggi dari 19 desa di Kecamatan Mojosari. Tulisan ini berusaha menarasikan perkembangan salah satu desa di Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto yaitu Desa Seduri pada periode 1975-2019. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan melakukan pengumpulan dan literatur pada sumber-sumber berupa buku, artikel, arsip laporan pemerintahan dan koran. Penelitian ini menunjukkan bahwa keadaan geografis dengan ketersediaan lahan yang cukup, lokasi desa yang strategis, pertumbuhan penduduk dan penentuan Mojosari sebagai ibukota Kabupaten Mojokerto menjadi faktor utama dalam perkembangan desa. Keempat hal tersebut mendorong perkembangan desa yang awalnya berupa wilayah tegalan berkembanag menjadi pusat perekonomian Kota Mojosari.


Keywords


Sejarah Desa; Tegalan, Pusat Perekonomian; Desa Seduri

Full Text:

PDF

References


Alfiyanti, D. (2023, February). Wawancara Pribadi.

Alphabetisch register van de administratieve(bestuurs-) en adatrechtelijke indeeling van Nederlandsch-Indie. (1931).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1992). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 1991-1992.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (1996). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 1996.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2008). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2008.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2009). Kecamata Mojosari Dalam Angka 2009.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2012). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2012.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2013). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2013.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2014). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2014.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2015). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2015.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2016). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2016.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2017). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2017.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2018). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2018.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2019). Kecamatan Mojosari Dalam Angka 2019.

Bijblad op het Staatsblad van Nederlandsch-Indie. (1910).

Bintaro, P. D. R. (1969). Geografi Desa. U.P. SPRING.

Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta. (2009). Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP).

Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. (2022). Pemkab Mojokerto Bahas Capaian Indeks Desa Membangun.

Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto. (1994). Rancangan Pembangunan Kawasan Sepanjang Jalan Arteri Primer Mojokerto-Jombang Tahun 1993/1994-2003.

Google Earth. (2012). Peta Desa Seduri 2012.

Kementerian Desa. (2019). Status IDM Provinsi Kabupaten Kecamatan Tahun 2019. In Kemendes PDTT.

Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia. (2017, April). Melalui Nawacita, Pemerintah Berkomitmen Bangun Desa.

Kimin. (2020, November). Wawancara Pribadi.

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah.

maps.library.leiden.edu. (1910). Peta Toppgrafi Mojosari 1910.

maps.library.leiden.edu. (1938). Peta Topografi Mojosari 1938.

Munandar, A. A. (2016). Toponimi Dalam Kajian Arkeologi. Seminar Nasional Toponimi: Toponimi Dalam Perspektif Ilmu Budaya, November, 1–26.

Odojijin, M. (2021). Sejarah Desa Salama Di Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai Tahun 1967. Universitas Nusa Cendana.

Prasetyo, A. B. (2018). Mengenal Karateristik Pengaturan Tanah Bengkok Di Indonesia. Law, Development and Justice Review, 1(1), 97–104. https://doi.org/10.14710/ldjr.v1i1.3821

Rancangan Pembangunan Menengah Desa Seduri 2015-2020. (2015).

Ridhoi, R. (2021). MOJOSARI 1884-2020: Perubahan Ekologi sebuah Kota Kecil di Jawa Timur (Issue December).

Sadya, S. (2022). Jumlah Desa/Kelurahan di Indonesia menurut Provinsi. https://dataindonesia.id/varia/detail/ada-83794-desakelurahan-di-indonesia-pada-2022-ini-sebarannya

Sartika, G. (2017). SEJARAH SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJUBANG TAHUN 1971-2011. Universitas Jambi.

Suarti, N. G. A. P. (2016). Sejarah Desa Kamiwangi Tahun 1976-2003. Universitas Negeri Gorontalo.

Surabaya Post. (1980, September). Bupati Memperingatkan Pengusah di Mojokerto.

Tahir, M. I. (2012). Sejrah Perkembangan Desa Di Indonesia: Desa Di Masa Lalu, Masa Kini Dan Bagaimana Masa Depannya. 1–17.

Wibisono, Y. (2023, February). Wawancara Pribadi.

Zid, M., & Sjaf, S. (2009). Sejarah Perkembangan Desa Bugis - Makassar Sulawesi Selatan. Jurnal Sejarah Lontar, 6(2), 38–53.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um081v3i42023p411-425

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Historiography: Journal of Indonesian History and Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Historiography: Journal of Indonesian History and Education is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


JOIN Indexed By:

        

Flag Counter

Web Analytics Made Easy - Statcounter View My Stats