Perkembangan Mode Pakaian Wanita Sebagai Identitas Diri Di Kota Surabaya Tahun 1960-1990

Talitha Jasmine Puteri Trisakti, Dewa Agung Gede Agung

Abstract


The writing of this article reviews the development of women's clothing fashion in the city of Surabaya from the 1960-1990 in showing self-identity. This is motivated by the rapid development of fashion accompanied by the emergence of government policies regarding the use of clothing modes. The development of fashion was supported by mass media such as the publication of women's magazines such as Varia, Dunia Wanita, Liberty, Gadis, Mode, and the organization of fashion shows broadcast on television. The method used is the historical research method which includes four stages, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The use of this method is combined with Sheldon Stryker's identity theory. This paper found the fact that the development of women's clothing fashion affects the creation of an identity and the existence of kebaya in the image of Indonesian women has been inherent and cannot be replaced.


Penulisan artikel ini mengulas terkait perkembangan mode pakaian wanita di kota Surabaya tahun 1960-1990 dalam menunjukkan identitas diri. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh perkembangan mode yang pesat disertai munculnya kebijakan pemerintah mengenai penggunaan mode pakaian. Perkembangan mode didukung oleh media massa seperti terbitnya majalah wanita seperti Varia, Dunia Wanita, Liberty, Gadis, Mode, serta penyelenggaraan fashion show yang disiarkan di televisi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penggunaan metode tersebut dipadukan dengan teori identitas oleh Sheldon Stryker. penelitian ini menemukan fakta bahwa perkembangan mode pakaian wanita berpengaruh pada terciptanya suatu identitas dan eksistensi kebaya pada citra wanita Indonesia telah melekat tidak dapat digantikan.

Keywords


Fashion Development; Clothing; Women; Identity

Full Text:

PDF

References


Afif, A. (2015). Teori Identitas Sosial. Yogyakarta: UII Press

Anwar, Rosihan. (2006). Sukarno, Tentara, PKI: Segitiga Kekuasaan Sebelum Prahara Politik 1961-1965. Jakarta: Yayasan Obor.

Arviana, Veronica. (2016).Sejarah Fashion Tahun 1940-1960. Herper’s Bazzar.

Aulia, F. A.& Afiyanto, H. (2023). Pengaruh Mode Paris di Indonesia Tahun 1920’an-1970’an. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 3(1), 43-51.

Azizah, Kiki Nur. (2020). Mode Pakaian Kuliah Mahasiswa IKIP Malang tahun 1963-1999. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: FIS UM.

Barnard, M. (2013). Fashion as Communication (2nd ed.). Taylor and Francis.

Baskoro, S. (2017). Surabaya sebagai Kota Kolonial Modern pada Akhir Abad ke-19:Industri,Transportasi,Permukiman,danKemajemukan Masyarakat. Mozaik Humaniora, 17(1), 157-180.

Bauman, Z. (2009). Identity. In aglobalitizing world. In a. Elliot and P. Du.Gay,eds, Identity in Question, London: Sage.

Bleeker,P.(1850).Fragmenten Eener Reis Over Java, Hoofdstuk VIII: “Soerabaija.”Dalam Tijdschriff Nederlandsch Indie, eerste deel, 12e Jaargang. Groningen.

Danesi, M. (2010). Pesan, Tanda, dan Makna: Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra.

Dunia Wanita No.3 Tahun 1960

Dunia Wanita No.10 Tahun 1960

Dunia Wanita No.30 Tahun 1963

Film Review, Tahun 1952

Gadis No.18 Tahun 1972

Gadis No.1 Tahun 1975

Gadis No.2 Tahun 1978

Gadis No.3 Tahun 1980

Gadis No.5 Tahun 1982

Handayani, S. A., & Salindri, D. (2021). Budaya Wanita di Indonesia: Suatu Penelusuran ke Arah Rekonstruksi. Historia, 4(2), 109-124. doi:10.19184/jhist.v4i1.28477

Heatley, Michael. (2020). 60z Fashion: Essenstial History. Swindon: Character-19.

Ibrahim, I.S., & Suranto, H. (1998). Wanita dan media : konstruksi ideologi gender dalam ruang publik Orde Baru. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Ibrahim, I. S. (2007). Budaya populer sebagai komunikasi: dinamika popscape dan mediascape di Indonesia kontemporer. Yogyakarta: Jalasutra.

Ika, Y. (2006). Mode Pakaian Wanita di Surabaya Tahun 1945-1966. Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: FS UNAIR.

Ismalia, N., & Nasionalita, K. (2017). Representasi Perempuan Indonesia Era 70-an Dalam Sampul Majalah Femina. DIALEKTIKA, 4(1) http://journal.unla.ac.id/index.php/dialektika/article/view/310

Katam, S. (2017). Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 (Cetakan Pe). PT Dunia Pustaka Jaya.Kepentingan”. Yogyakarya: LkiS

Keluarga No. 3 Tahun 1955

Koentjaraningrat. (2013). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta

Kuntowijoyo, Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003.

Laver, J. (1988). The Concise History of Costume and Fashion. Thames and Hudson, London.

Lestariningsih, A. D. (2011). Gerwani: Kisah tapol wanita di Kamp Plantungan. Indonesia: Penerbit Buku Kompas.

Liberty No. 797 Tahun 1970

Liberty No. 1290Tahun 1978

Liberty No. 1445 Tahun 1989

Library UWM. (1970). Kehidupan di Perkotaan Surabaya. https://collections.lib.uwm.edu/digital/search/collection/actup!af!afam_police!agsafrica!agsphoto!agseurope!agsnorth!agsoceania!ags_south!agsmap!arcw!agdm!leenh!agsny!forman!uwmphoto

Lisdiantini, N., & Afandi, Y. (2019). Peranan Fashion Dan Pakaian Sebagai Komunikasi Identitas Sosial. Epicheirisi: Jurnal Manajemen, Administrasi, Pemasaran dan Kesekretariatan, 3(1), 9-15.

Lombard, D., Nusa Jawa: Silang Budaya, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005.

Manifesto Politik Republik Indonesia 17 Agustus 1959 (1961). Indonesia: Departemen Penerangan.

Miftah, wawancara pribadi, 3 Desember, 2023.

Midiani, T.D,dkk.(2015). Rencana Pengembangan Industri Mode Nasional 2015-2019. Jakarta: PT. Republik Solusi

Miller, Timothy. (1991). The Hippies and the American Values. United States of America: University of Tenesse Press/Knoxville

Mode No.22 Tahun 1987

Mohammad, N., & Mohamad Yasin, R. (2022). Kreativiti Dalam Rekaan Fesyen Dan Pakaian: Tinjauan Sistematik. Jurnal Dunia Pendidikan, 4(3), 316-327.

Morin, A. (2018). The Fashion of the 1960s. A New Power Shaping the American Image. USAbroad – Journal of American History and Politics, 1(1). https://doi.org/10.6092/issn.2611-2752/7162

Naomi Wolf. (2004). The Beauty Myth; How Images of Beauty are Used Against Women Perennial (Mitos Kecantikan Kala Kecantikan Menindas Perempuan).Terj. Alia Swastika. Yogyakarta: Niagara.

Nordholt, Henk Schulte. (1997). Outweard Appearances: Trend, Identitas Kepentingan Yogyakarta: LKIS,2005. Cetakan 1

Pertiwi, A. (2014). Larangan Soekarno Terhadap Musik Barat Tahun 1959-1967. Avatara, e-journal Pendidikan Sejarah 2(3).

Putri, I.F., & Moordiati, M. (2021). Celana dan Jeans: Trend Mode Androgini Anak Muda Surabaya Tahun 1970-1998. MOZAIK: Jurnal Kajian Sejarah ,12 (2).

Retnowati, Endang. (2018).Tatanan Orde Baru: distorsi ideologi pancasila. Indonesia, LIPI Press

Sachari, A. (2007). Budaya visual Indonesia: membaca makna perkembangan gaya visual karya desain di Indonesia abad ke-20. Indonesia: Erlangga.

Santi, S. (2006). Kecantikan dan Mode: Representasi Tubuh dan Identitas Perempuan dalam Media. Jurnal Forum Ilmiah Indonesia (Vol. 1, No. 3, pp. 7-17).

Sarmini. (2008). Pakaian Batik: Kulturasi Negara dan Politik Identitas. Jurnal Jantra Sejarah dan Budaya. Vol. 4 (8)

Sholehuddin, A. (2015). Jargon Politik Masa Demokrasi Terpimpin Tahun 1959-1965. Avatara, e-Journal pendidikan Sejarah,3(1).

Sidik, J. (2010). Genk Remaja, Anak Haram Sejarah ataukah Korban Globalisasi. Yogyakarta: Kanisius

Sistem Sosial Budaya Indonesia. (2021). Indonesia: Bumi Aksara.

Sobur, A. (2016). Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya

Soleh Haghia, Raisye. 2022. Pakaian dan Identitas Nasional: Peran Wanita Muslim dalam Mempengaruhi Cara Berpakaian Wanita Di Indonesia 1930-1942. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 4(02), 27-40.

Sri, wawancara pribadi,17 Februari,2024

Stryker, S. (2007). Identity theory and personality theory: Mutual relevance. Journal of Personality, 75(6),1083-1102

Sunaryo, A.Y. (2016). Trend Fashion: Mode Pakaian Mini & Backless Sebagai Identitas Remaja Putri Di Surabaya Tahun 1966-1976. Tesis. Universitas Airlangga, Surabaya.

Susilo, M.E & Hendaningrum, R. (2008). Fashion Dan Gaya Hidup: Identitas dan Komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi , 6(1), 25-32. doi:https://doi.org/10.31315/jik.v6i1.38

Svedsen,L. (2006). Fashion: A Philosophy. London: Reaction Book.

Trismaya, N. (2018). Kebaya Dan Perempuan: Sebuah Narasi Tentang Identitas. JSRW (Jurnal Senirupa Warna), 6(2), 151-159. https://doi.org/10.36806/.v6i2.95

Varia No 791 Tahun 1973.

Varia No. 33 Tahun 1964

Varia No. 528 Tahun 1968

Vitriyana, K. (2014). Perempuan Masa Orde Baru (Studi Kebijakan PKK dan KB Tahun 1968-1983). Verleden: Jurnal Kesejarahan, Bol.4, No.2, Juni 2014.

Zaman, M. A. (2002). 100 Tahun Mode di Indonesia 1901-2000. Meutia Cipta Sarana. DPP Ikatan Penata Busana Indonesia “Kartini”




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um081v5i22025p153-175

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Historiography: Journal of Indonesian History and Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Historiography: Journal of Indonesian History and Education is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

JOIN Indexed By:

        Akreditasi Sinta Jurnal Fluida | Fluida

Flag Counter

Web Analytics Made Easy - Statcounter View My Stats