ORIENTASI PEMILIHAN PEMUKIMAN ELIT BELANDA DI KAWASAN ARGO KELURAHAN LAWANG TAHUN 1879- 1942

Aisyah Salsabila, Hannah Amirah Utomo, Mohammad Davit Efendi Putra, Wisnu Luhung Pambudi, Ronal Ridhoi

Abstract


Sejak awal abad ke-19, bangsa Belanda mulai berdatangan ke Lawang yang merupakan pintu gerbang Afdeeling Malang untuk mengembangkan sektor perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis orientasi pemilihan kawasan Argo di dataran tinggi Lawang sebagai pemukiman elit Belanda pada periode tahun 1879–1942. Penelitian ini menggunakan metode sejarah (historis) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemukiman elit Belanda dibangun di kawasan Argo karena didukung oleh kondisi lingkungan sekitar yang memiliki udara sejuk dan pemandangan pegunungan yang indah. Selain itu, kawasan ini sangat strategis untuk mobilisasi penduduk dan hasil perkebunan karena letaknya yang berada tepat di depan Stasiun Lawang. Keberadaan pemukiman elit ini pada perkembangannya turut membentuk stratifikasi sosial di Lawang, di mana kawasan Argo didominasi oleh golongan atas Eropa, sementara kaum Timur Asing dan pribumi menempati wilayah di sekitarnya berdasarkan kedekatan akses terhadap transportasi.

Keywords


Pemukiman elit Belanda, kawasan Argo, Lawang, Malang.

References


Buku dan Jurnal

Budiyono, D., Nurlaelih, E. E., & Djoko, R. (2012). Lanskap Kota Malang Sebagai Obyek Wisata Sejarah Kolonial. Jurnal Lanskap Indonesia, 4.

Fitroh, N. (2015). Peranan Kereta Api di Jawa Timur dalam Pengangkutan Hasil Perkebunan ke Surabaya Tahun 1878-1930. Avatara.

Handinoto. (1996). Perkembangan Kota Malang pada Jaman Kolonial. Unversitas Kristen Petra. Radite Kurniawan. (2018). Lawang Kota Kenangan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Rahma, P. D., & Antariksa, T. (2008). Pelestarian Kawasan Pusat Kota Lawang. Arsitektur E-Journal, 1.

Saffanah, W. M. (2018). Industrialisasi Dan Berkembangnya Kota Malang Pada Awal Abad ke- 20. AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA, 8(2), 167–180.

Yuliati, Y. (2016). SISTEM PEMERINTAHAN WILAYAH MALANG PADA MASA KOLONIAL. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 25(1).

Narasumber

Wawancara dengan Karman, 31 Oktober 2019

Wawancara dengan Luqman Widhiyanto, 7 November 2019




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um081v5i22025p175-188

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Historiography: Journal of Indonesian History and Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Historiography: Journal of Indonesian History and Education is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

JOIN Indexed By:

        Akreditasi Sinta Jurnal Fluida | Fluida

Flag Counter

Web Analytics Made Easy - Statcounter View My Stats