Model Pendekatan Kompetensi Pembelajaran Kesetaraan Program Paket C Di PKBM Ash-Shoddiq Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat

Oong Komar, Cucu Sukmana

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar, materi, metode, media, sumber belajar dan analisis kebutuhan pembelajaran di PKBM paket C Ash-Shoddiq untuk melaksanakan diklat yang relevan. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam desain penelitian. Pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data sebagai model interaktif. Kajian dilakukan di PKBM Ash-Shoddiq. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi hasil belajar lebih erat kaitannya dengan keterampilan atau kemampuan. Unsur-unsur proses belajar mengajar sangat besar pengaruhnya terhadap jalannya proses belajar mengajar, unsur-unsur tersebut adalah objek yang akan dikuasai (siswa), pelatih (pelatih/pengajar), interaksi antara siswa dan guru. , tujuan pembelajaran, alat dan metode serta lokasi kejadian (lingkungan pendidikan). Metode, media dan materi pembelajaran juga dibangun dalam satu kesatuan sistem yang lebih banyak memanfaatkan kondisi lingkungan. Program paket C satuan pendidikan nonformal memenuhi kebutuhan masyarakat akan makna pendidikan

Keywords


Model Pendekatan, Kompetensi, Kesetaraan Program Paket C

Full Text:

PDF

References


Bungin, B. (2011). Metodologi penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, dan kebijakan publik serta ilmu-ilmu sosial lainnya. Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. (2012). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Boston: Phoenix Color Corp.

Elihami. (2020). DEVELOPING THE NONFORMAL EDUCATION OF LEARNING IN MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF ENREKANG 1 Program Studi Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Enrekang  Corresponding email : [email protected] ARTICLE INFO Article History PENDAHULUAN Indonesia is. EdukasiNonformal, 1(2), 32–40

Gadotti, M. (2011). Adult education as a human right: The Latin American context and the ecopedagogic perspective. International Review of Education, 57(1), 9–25. https://doi.org/10.1007/s11159-011-9205-0

Komar, O. (2017). Correlation between the Qualification of Non-formal Education Program with the Graduates Competence. Journal of Nonformal Education, 3(2), 110–116.

Manurung, P., Karimaliana, K., Ansi, R. Y., Harahap, D. A., Ginting, D., & Subagiharti, H. (2021). The involvement of non-formal education in students’ learning needs during the covid-19 epidemic. International Journal for Educational and Vocational Studies, 3(4), 287. https://doi.org/10.29103/ijevs.v3i4.5901

Mayombe, C., & Lombard, A. (2016). The importance of material resources and qualified trainers in adult non-formal education and training centres in South Africa. International Review of Education, 62(2), 187–204. https://doi.org/10.1007/s11159-016-9548-7

Mustafa, Z. (2009). Mengurai variabel hingga instrumentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Muthe, Bermawy. 2014. Desain Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Purwanto, E., Aunnurahman, A., & Wahyudi, W. (2018). Management of Equality Program Development in Non-Formal Education Unit (SPNF) SKB of Kubu Raya District. JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning), 3(2), 260. https://doi.org/10.26737/jetl.v3i2.760

Raharjo. Tri Joko. 2005. Proses Interaksi Belajar Pendidikan Luar Sekolah. Semarang: UNNES Press.

Raharjo, Tri Joko. 2005. Model Pengembangan Tenaga Kependidikan Tutor Kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C. Semarang: UNNES Press.

Raharjo, Tri Joko. 2005. Pengembangan Model Pembelajaran Kesetaraan SLTP bagi Kaum Miskin/Gelandangan. Semarang: UNNES Press.

Rifai, Achmad. 2009. Desain Pembelajaran Orang Dewasa. Semarang: UNNES Press. Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Saepudin, A., Sadikin, A., & Saripah, I. (2022). The Development of Community Learning Center (CLC) Management Model to Improve Non-Formal Education Service Quality. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 196–202. https://doi.org/10.21831/jppm.v8i2.41784

Sukmadinata, N. S. (2012). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sutarto, Joko. 2008. Identifikasi Kebutuhan dan Sumber Belajar Pendidikan Nonformal. Semarang: UNNES Press.

Miles, M.B. & Huberman, A.M. 1985. Qualitatif Data Analysis: A Sosurcebook of New Methods. London: Sge Publications.

Moleong, Lexy. 2007.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda.

Syukri, M. 2008. Pendidikan Keaksaraan Fungsional: Konsep dan Strategi Pengembangan Program. Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol.6, No.2, September 2008: 212-207.

Usman, O., & Tasya, S. (2020). The Effect of E-Learning, Learning Style, and Learning Interest on Student’s Learning Motivation. SSRN Electronic Journal, 7(1), 103–111. https://doi.org/10.2139/ssrn.3647301

Widodo, W., Darmawanti, I., & Kharisma, N. N. (2021). Strategy of Non-Formal Education Development Through En- trepreneurial Skills at CLC Budi Utama Surabaya. 7(1), 23–31.

Widodo, W., & Nusantara, W. (2020). Analysis of Non-formal Education (NFE) Needs in Schools. Journal of Nonformal Education, 6(1), 69–76. https://doi.org/10.15294/jne.v6i1.21568




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um041v18i22023p109-115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Pendidikan Nonformal

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licenseweb
stats View My Stats

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

timezone55

minionslot88

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

barbartoto

minionslot88

msot88