KE-BHINEKA TUNGGAL IKA-AN: IDEOLOGI PENDIDIKAN SENI BERBASIS MULTIKULTURAL DI INDONESIA
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Banks,J.A.(2010).Anintroductiontomulticulturaleducation. (4nd).Boston: Pearson EducationInc.
Chapman, Laura H. 1978. Approaches to Art in Education. New York: Harcourt Brace Jovanovich, Publishers (hlm. 80-90).
Freedman, Kerry & Sturh, Patricia. 2004. “Curriculum Change for 21st Century: Visual Culture in Art Education” dalam Eisner, E.W. & Day, M. 2004. Hanbook of Research and Policy in Art Education, Mahwah: Lawrence Erbaum Asscociatis.
Gustami, SP. 2002. Seni Kriya Indonesia Akar Seni Rupa Indonesia. Seminar Internasional Seni Rupa, Sabtu dan Minggu 21-22 September 2002. Yogyakarta: PPs ISI
Hartoko, Dick. 1984. Manusia dan Seni. Yogyakarta: Kanisius.
Hernandez, Hilda. 1989. Multicultural Education: A teacherGuide tolinking Context,Process,andContent,NewJersy &Ohio:PrenticeHall.
Holt, Claire. 1967. Art in Indonesia. Continuities and Change. Ithaca, New York, Cornell University Press.
Iriaji. 2012. Pengembangan Model dan Perangkat Pembelajaran Apresiasi Seni Berbasis Pengalaman Kognitif pada Mata Pelajaran Seni Budaya di SMP. Jurnal Penelitian Kependidikan. Tahun 22, no. 1, April 2012.
Koentjoroningrat. 1985 (cetakan ke 12). Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Koentjaraningrat. 1994. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Letsiou, Maria. 2012. Art InterventionAndSocialReconstructionInEducation.Art,educationandculture.Contributionsfrom the periphery.COLBAA:Jaén
Lombard, Denys. 1996. NusaJawa: Silang Budaya Warisan-Warisan Kerajaan Konsentris. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lombard, Denys. 2005. Nusa Jawa: Silang Budaya Batas-Batas Pembaratan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Salam, Sofyan, 2001. “Pendekatan Ekspresi Diri, Disiplin, dan Multikultural dalam Pendidikan Seni Rupa” Wacana Seni Rupa. Vo;. 1 No. 3. hal 12 - 22.
Salam, S. 2006. Pendidikan Seni Multukultural (Suatu Pengantar untuk Mengeksplorasi Pelaksanaannya di Kampus). Jurnal Pendidikan Seni Kagunan, I (01) 1-7.
Soedarso Sp. 1988. Tinjauan Seni sebuah Pengantar untuk Apresiasi Seni. Yogyakarta: Saku Dayar Sana Yogyakarta.
Soehardjo, A.J. (2012). Pendidikan Seni. Malang: bayumedia Publishing
Suanda, Endo. 2006. “Kesenian dan Pluralitas Kultur”. Jurnal Pendidikan Seni Kagunan. Tahun I, No. 1. hal 15-24.
Suru, I Made. 1983. Sejarah Seni Rupa Indonesia. Malang: PSRK FPBS IKIP MALANG.
Sutopo, H. 1987. A Model of Art Criricism for Teaching Appreciation of Javanese Traditional Art in Indonesia. Disertasi tidak diterbitkan. Florida: The Florida Atate University.
Tilaar, H.A.R. 2004. Multikulturalisme, Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.
Utama, Edy. 2004. Pluralisme Budaya Nusantara dari Perspektif Budaya Lokal dalam Pendidikan Apresiasi Seni (Wacana dan Praktek untuk Toleransi Pluralisme Budaya). Surakarta: PSBPS Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Wilson, J. 1984. Art, Culture and Identity. Journal of Aesthetic Education. 18 (2), 89 - 102.
Yudoseputro, Wiyoso. 1986. Seni Kerajinan Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikdasmen Depdikbud.
Zoemulder, P.J. 1983. Kalangwan Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan.
Zoemulder, P.J. 1995. Kamus Jawa Kuno - Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um037v2i12017p1-11
Refbacks
- There are currently no refbacks.

















