PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR BAHASA JEPANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DI SMA NEGERI 1 KOTA PROBOLINGGO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah: 1)peningkatan keaktifan belajar bahasa Jepang melalui model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI); 2)peningkatan hasil belajar bahasa Jepang melalui model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMAN 1 Probolinggo, melalui dua siklus. Kegiatan pembelajaran dilakukan dalam bentuk kelompok. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X IIS B tahun pelajaran 2015/2016, dengan jumlah 33 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan belajar sebesar 19,19%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan sebesar 24%. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II adalaha 83,66. Ada 31 siswa mencapai nilai ≥ 75. Angket respon siswa terhadap model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) TAI meningkat sebesar 11%. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan) keaktifan dan hasil belajar bahasa Jepang melalui model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) di kelas X IIS B SMAN 1 Probolinggo serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative dalam pembelajaran bahasa Jepang.
Keywords
Full Text:
UntitledReferences
Arikunto, Suarsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta.
Badruzaman. 2011. Implementasi Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Kerjasama dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Fiqih. Diakses 1 April 2016 dari https://www.google.co.id/search?q=Tesis+TAI+ Badruzaman&oq=t&aqs=chrome.2.69i57j69i60j69i59j69i60j69i61.5743j0j1&sourceid=chrome&es_sm=93&ie=UTF-8
Depdiknas. 2005. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Depdiknas.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2010. Strategi Belajar Mengaja. Jakarta: Rineka Cipta.
Gagne, R.M. Briggs, L.J. 1979. Principles of Instructional Design. Holt: Rinehart and Winston.
Kamulyan, Mulyadi Sri, dan Risminawati. 2012. Model Model Pembelajaran Inovatif. Surakarta: UMS.
Kemmis, S. and R.Mc Taggart. 1998. Action Research-some ideas from The Action Research Planner, Third edition. Deakin University.
Margono. 2004. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Oja, S.N and Smulyan, L. 1989. Collaborative Actions Research: A Developmental Approach. London: The Falmer Press.
Slavin, Robert E. 2005. Cooperative Learning: theory, research and practice. Alih bahasa oleh Narulita Yusron. 2015. Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.
Sudjana, Nana. (2002). Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya..
Sudikin, dkk. (2002). Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Surabaya: Insan Cendekia.
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2004). Kurikulum Pembelajaran Kompetensi. Bandung: Kesuma Karya.
Suyitno, Amin. (2007). Pemilihan Model-Model Pembelajaran dan Penerapannya di Sekolah. Jakarta: Pusdiklat Tenaga Teknis Keagamaan-Depag.
Refbacks
- There are currently no refbacks.