PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PPKn MATERI SISTEM PERPOLITIKAN INDONESIA MELALUI GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS X IPA-5 SMA NEGERI 11 SURABAYA

Elistiowati Elistiowati

Abstract


Penelitian yang didesain sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus ini bertujuan untuk mendeskripsikan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas X IPA-5 SMA Negeri 11 Surabaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kegiatan berupa (a)observasi keaktifan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung; (b)wawancara kepada siswa; (c)ulangan harian. Prosedur pelaksanaan tindakan meliputi: (a)perencanaan tindakan; (b)pelaksanaan tindakan; (c)observasi; (d)refleksi. Hasil penelitian mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan sebelum penerapan metode GI, yaitu pada aspek semangat dalam KBM pada siklus I, yaitu indikator BS= 5%; B= 70%; C= 22,5%; K= 2,5% dan pada siklus II indikator BS= 17,5%; B= 67,5%; C= 15%. Pada pengukuran aspek kerjasama antar siswa mengalami peningkatan yaitu pada siklus I indikator B= 22,5%; C= 70%; K= 7,5% dan pada siklus II indikator BS= 2,5%; B= 32,5%; C= 60%; K= 5%. Pengukuran aspek mengeluarkan pendapat untuk memecahkan masalah mengalami peningkatan yaitu pada siklus I indikator B= 20%; C= 47,5%; K= 32,5% dan pada siklus II indikator BS= 7,5%; B= 22,5%; C= 57,5%; K= 12,5%. Pengukuran aspek memberikan pertanyaan juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I indikator BS= 2,5%; B= 5%; C= 67,5%; K= 15% dan pada siklus II indikator BS= 7,5%; B= 22,5%; C= 57,5%; K= 12,5%. Rata-rata ulangan harian siswa siklus II juga mengalami peningkatan sebesar 1,05 (siklus I= 6,31; siklus II= 7,36). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif Group Investigation dapat meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Untuk itu, disarankan kepada guru-guru, terutama guru mata pelajaran PPKn untuk menggunakan model pembelajaran GI.


Keywords


Efektivitas, prestasi, aktivitas, dan group investigation

Full Text:

PDF

References


Arends, R.I. 1997. Classroom Instruction and Management. New Jersey: The Mc.Graw Hill Companies, Inc. Arifin, Zainal. 1990. Evaluasi Instruksional. Bandung: Remaja Rosdakarya. Joyce, Bruce.R. 2000. Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon. Kadir, Suhaida Abdul. 2002. Perbandingan Pembelajaran Kooperatif dan Tradisional Terhadap Prestasi, Atribusi Pencapaian, Konsep Kondisi Akademik dan hubungan Sosial Dalam Pendidikan Perakaunan. Malaysia: Universiti Putra Malaysia. Kagan, Spencer. 1985. “Dimension of Cooperative Classroom Structure” dalam Slavin, R.E. Learning to Cooperate, Cooperate to Learn. 7273. London: Plenum Press. Kasbolah, Kasihani E.S. dan Sukarmyana, I Wayan. 2001. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Universitas Negeri Malang. Suparno, A. Suhaenah. 2001. Membangun Kompetensi Belajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.