PENUMBUHAN SIKAP JUJUR PADA SISWASMP NEGERI 5 PROBOLINGGO MELALUI KANTIN KEJUJURAN
Abstract
Fokus tulisan ini adalah upaya sekolah dalam menjalankan kantin kejujuran sebagai strategi dalam mengajarkan sikap jujur pada siswa di SMP Negeri 5 Probolinggo dan respon siswa dengan adanya kantin kejujuran di SMP Negeri 5 Probolinggo. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan upaya SMP Negeri 5 Probolinggo menjalankan kejujuran sebagai strategi dalam mengajarkan sikap jujur pada siswa di SMP Negeri 5 Probolinggo dan mendeskripsikan respon siswa dengan adanya kantin kejujuran di SMP Negeri 5 Probolinggo. Lokasi penelitian di SMP Negeri 5 Probolinggo dengan metode deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan subjek 6 orang. Hasil dari penelitian ini adalah pertama upaya sekolah dalam menjalankan kantin kejujuran sebagai strategi mengajarkan sikap jujur pada siswa di SMP Negeri 5 Probolinggo dikembangkan melalui (1)penempatan lokasi kantin kejujuran yang strategis dengan tujuan untuk mencegah perbuatan curang yang akan dilakukan siswa ketika membeli di kantin kejujuran, (2)adanya pamflet berisi kata-kata himbauan untuk bertindak jujur, (3)adanya pengawasan dalam mengoperasikan kantin kejujuran melalui CCTV, (4)sosialisasi kepada siswa akan pentingnya keberadaan kantin kejujuran. Kedua, upaya yang telah dilakukan oleh sekolah dalam menjalankan kantin kejujuran mendapatkan respon siswa dan mampu mendorong siswa untuk bersikap jujur ketika bertransaksi di kantin kejujuran.
Abstract: This writing is focused on the effort of SMPN 5 Probolinggo to manage Kantin Kejujuran (honesty canteen) as a strategy to teach an honesty to SMPN 5 students and describe the students’ responses to Kantin Kejujuran. This writing is aimed to describe the effort of SMP N 5 Probolinggo to manage Kantin Kejujuran (honesty canteen) as a strategy to teach an honesty to SMPN 5 graders and describe the students’ responses to Kantin Kejujuran. The setting of this study was in SMP N 5 Probolinggo using descriptive qualitative method. The data were collected through an observation and doing interview with 6 informants. The result of this study is firstly, the effort of SMPN 5 Probolinggo to manage Kantin Kejujuran (honesty canteen) as a strategy to teach an honesty to SMPN 5 students through some ways: (1) designing the location of Kantin Kejujuran in a proper place to prevent dishonesty done by students, (2) providing signs or notices containing wise words to be honest, (3) monitoring through CCTV, (4) socializing to students about the importance of Kantin Kejujuran. Secondly, the effort to manage Kantin Kejuuran in SMP N 5 Probolinggo got warmly responses and this is able to motivate he students to be honest when they have activities in Kantin Kejujuran.
Keywords : The effort of improving, honesty, honesty canteen
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Hasan, Fuad. 2004. Pendidikan Adalah Pembudayaan: Dalam Pendidikan Manusia Indonesia. Jakarta: Kompas
Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.
Paul, Doyle. 1986.Teori Sosiologi Klasik dan Modern.Terjemahan Robert M.Z. Lawang. Jakarta: Gramedia.
Seno, Dwi Haryono. 2010. Hubungan Antara Persaingan Meraih Nilai Tinggi Dengan Intensitas Perilaku Menyontek Pada Siswa Menengah Kejuruan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Taufik.2008.Pendidikan dan Gerakan Anti Korupsi(online) http://taufik79.wordpress.com/ diakses pada 2 November 2016)
Ulfatin, Nurul. 2013. Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan: Teori dan Aplikasinnya. Malang: Media Nusa Creative.
Refbacks
- There are currently no refbacks.