Pelatihan Pembuatan Ecoprint Sebagai Upaya Memberikan Bekal Kewirausahaan Siswa Tata Busana
Abstract
Ecoprint merupakan teknik pencetakan pada kain atau kertas yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan kayu untuk menghasilkan pola dan warna yang indah. Pelatihan ecoprint sangat penting untuk fesyen berkelanjutan karena fesyen merupakan industri yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat ecoprint sebagai upaya memberikan bekal kewirausahaan sekaligus menuju fesyen yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah ceramah untuk menyampaikan teori ecoprint, metode demonstrasi untuk memberikan contoh proses pembuatan ecoprint, dan praktek membuat ecoprint hingga produk jadi yang dilakukan oleh peserta dengan didampingi tim pengabdi. Hasil kegiatan ini adalah sebagai berikut (1) Terselenggaranya kegiatan pelatihan membuat ecoprint sebanyak tiga kali tatap muka yang diikuti oleh 20 siswa dan empat orang guru dengan tingkat kehadiran 100% (2) Lebih dari 90% siswa mampu membuat produk ecoprint berupa tempat pensi/tas mukena/dompet kosmetik yang siap dipasarkan. Sebagian besar peserta menyatakan puas dengan kegiatan ini dan berpendapat bahwa pelatihan ini bermanfaat bagi pengembangan diri bidang fesyen, pengayaan materi dalam menghias tekstil, peningkatan kualitas diri, peningkatan kualitas lembaga, dan tuntutan pembelajaran kurikulum 2013.
Kata kunci— Pelatihan, Ecoprint, Kewirausahaan, Sustainability
Abstract
Ecoprint is a printing technique on fabric or paper that uses natural materials such as leaves, flowers, and wood to produce beautiful patterns and colors. Ecoprint training is essential for sustainable fashion because fashion is an industry that hugely impacts the environment. The purpose of this training activity is to provide knowledge and skills in making eco prints as an effort to provide entrepreneurial provisions as well as towards sustainable fashion. The methods used in this training activity are lectures to convey eco print theory, demonstration methods to provide examples of the process of making eco prints, and the practice of making eco prints to finished products carried out by participants accompanied by a service team. Results of the activity: (1) The implementation of training activities to make eco prints three times face-to-face which was attended by 20 students and four teachers with an attendance rate of 100% (2) More than 90% of students were able to make eco print products in the form of pensi/mukena bags/cosmetic wallets that were ready to be marketed. Most participants expressed satisfaction with this activity and argued that this training was useful for self-development in the field of fashion, material enrichment in decorating textiles, self-quality improvement, improving the quality of institutions, and learning demands of the 2013 curriculum.
Keywords— Training, Ecoprint, Entrepreneurship, Sustainability
Full Text:
PDFReferences
Banerjee, A. N., Pandit, P., & Maulik, S. R. (2019). Eco-friendly approaches to rejuvenate the Khadi udyog in Assam.
Caesaria, S. D. (2022). Lulusan SMK yang Lanjut Kuliah dan Buka Usaha Meningkat pada 2021. Retrieved from Kompas.com.
Flint I. (2008). Eco colour. Murdoch Books.
Irianingsih, N. (2018). Yuk membuat eco printing. Gramedia Pustaka Utama.
Larasati, N., & Yulistiana, M. P. (2019). Penerapan motif daun pepaya dan adas sowa dengan teknik eco printing pada blus. Jurnal Tata Busana, 8(2), 8-12.
Mahapatra N N. (2016). Textile dyes. Woodhead Publishing India in Textiles. CRC Press.
Nuraeni, S., Nasri, N., Hamzah, A. S., & Wahyudi, W. (2022). Exploring the flora of south sulawesi, forest vegetation, and karst areas as bundle dyeing on silk fabrics. International Journal of Forestry Research, 1-12.
Nurfitria, M. A. (2019). Pengaruh teknik ecoprint, bahan tekstil, dan zat fiksasi terhadap kualitas hasil pewarnaan menggunakan daun kersen (Muntingia Calabura L) [Universitas Negeri Yogyakarta]. eprint.uny.ac.id
Permadi, H., Oktaviani, N., & Ibrahim, S. (2022). Pelatihan batik eco-printing untuk meningkatkan ekonomi kreatif khas desa ringinsari. Jurnal Karinov, 5(2), 129-132.
Pratiwi, K. Y., & Sulistyati, A. N. (2022). Ecoprinting with weed plant: Utilization of cacabean (ludwigia octavalvis) and ketul (biden pilosa) as eco print natural dyes. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1114(1), 21-30.
Rosyida A, A. Z. (2013). Pewarnaan bahan tekstil dengan menggunakan ekstrak kayu nangka dan teknik pewarnaannya untuk mendapatkan hasil yang optimal. Jurnal Rekayasa Proses, 7(2), 53.
Utomo, Y., Azizah, H., Ridayati, R., & Pribadi, R. A. (2021). Pentingnya manajemen keuangan, legalitas, dan inovasi ramah lingkungan untuk UMKM Ecoprint Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau. Jurnal Karinov, 4(3), 168-173.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um045v6i3p132-137
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Find Jurnal Karinov at:









