PENGARUH PEMANFAATAN PERMAINAN SIRKUIT GEOMETRY FUN TERHADAP KEMAMPUAN FISIK MOTORIK KASAR KELOMPOK B DI TK AN-NUR MALANG
Abstract
Abstract: The background of this research is the undeveloped gross motoric abilities of children in group B. The research objectives for determine whether there is an influence on the use of geometry fun circuitry on group B gross motoric abilities. The quantitative method used is experimental research with the design of One-Group-Pretest- Posttest Design. The population used were one class of Group B in the TK An-Nur Malang District of Kedungkandang with 23 children. The technique of collecting data uses observation and documentation. The data obtained were analyzed using Pearson correlation techniques and tested the hypothesis, the quantitative data obtained came from the values obtained by the child when performing the pretest and posttest. The results showed that the number of child pretest scores was 349, the number of scores on the children's posttest was 420. Thus it can be seen that there were differences in the results of the child's pretest and posttest The results of the correlation test carried out were 0.75 and the results of the t test were 5.19, while the t table was 2.08. Because the value of t count > t table, it can be said that Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion of this study is the influence of the use of geometry fun circuit games on group B gross motoric abilities in the An-Nur Kindergarten in Malang.
Keywords: Circuit Geometry Fun, Rugged Motoric Physics, Group B
Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah belum berkembangnya kemampuan fisik motorik kasar anak kelompok B. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfataan permainan sirkuit geometry fun terhadap kemampuan fisik motorik kasar kelompok B. Metode kuantitatif yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan One-Group-Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan adalah satu kelas Kelompok B di TK An-Nur Malang Kecamatan Kedungkandang sejumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi pearson dan diuji hipotesisnya, data kuantitatif yang diperoleh berasal dari nilai yang diperoleh anak saat melakukan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah skor pretest anak sebesar 349, jumlah skor pada posttest anak sebesar 420. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan pada hasil pretest dan posttest anak. Adapun hasil pengujian korelasi yang dilakukan sebesar 0,75 dan hasil uji t sebesar 5,19, sedangkan t tabel sebesar 2,08. Oleh karena nilai t hitung > t tabel, maka dapat dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh pemanfaatan permainan sirkuit geometry fun terhadap kemampuan fisik motorik kasar kelompok B di TK An-Nur Malang.
Kata kunci: Permainan Sirkuit Geometry Fun, Fisik Motorik Kasar, Kelompok B
Full Text:
PDFReferences
Burgi, F., Mayer, U., Granacher, U., Schindler., P, Marquesvidal., Kriemler, S., & Puder, JJ. 2011. Relationship of Physical Activity with Motor Skills, Aerobic Fitness and Body Fat in Preschool Children: A Cross-Sectional and Longitudinal Study (Ballabeina). International Journal of Obesity, 35(7), 937¬¬¬͞ 44. Retrieved from https://www.researchgate.net.
Gallahue, D.L., & Ozmun, J.C. 2006. Understanding Motor Development Infants, Children, Adolescents, Adults. New York: McGraw-Hill Education.
Hadisasmita, M. Y., & Syarifuddin, A. 1996. Ilmu Kepelatihan Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Hurlock, E.B.¬_____. Perkembangan Anak. Terjemahan Meitasari Tjandrasa & Muslichah Zarkasih. Jakarta: Erlangga. 1978.
Kartikasari, R. 2016. Pengembangan Permainan Sirkuit Geometri Fun Pada Pembelajaran Fisik Motorik Kasar Kelompok B. Malang: Universitas Negeri Malang.
Kurniasari, F. 2017. Pengembangan Permainan Happy Hopscoth (Haphop) Pada Pembelajaran Motorik Kasar Anak Kelompok B di TK Ar Rohman Kota Pasuruan. Malang: Universitas Negeri Malang.
Landy, J & Burridge, K. 2002. 50 Cara Mengasah Anak Agar Memperoleh Kebugaran Jasmani. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Morrison, G. S. 2012. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Terjemahan Suci Romadhona & Apri Widiastuti. Jakarta: PT. Indeks. 2008.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014. UGM (Online),(http://luk.tsipil.ugm.ac.id), diakses 2 Desember 2018.
Santoso, T. H. B., Christiana, I., Sutisna, A., Pribadi, E., Sudiana, O., & Lukman. 2007. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan._______:Yudhistira. (Online). (https://books.google.co.id), diakses 10 Maret 2019.
Santrock, J.W. 2011. Masa Perkembangan Anak. Terjemahan Verawaty Pakpahan & Wahyu Anugraheni. Jakarta: Salemba Humanika. 2009.
Sugiyono. 2014. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sudarsini. 2016. Pendidikan Jasmani Adaptif. Malang: Gunung Samudera. (Online), (https://books.google.co.id), diakses 29 Desember 2018.
Susanto, Ahmad. 2017. Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep & Teori). Jakarta: PT Bumi Aksara.
Syaodih, E. 1995. Psikologi Perkembangan, (Online), (http://file.upi.edu), diakses 28 Desember 2018.
Umi, K. 2017.Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun melalui Permainan Sirkuit Smart and Brave di TK Al-Hidayah Rejowinangun Kademangan Blitar. Malang: Universitas Negeri Malang.
Zeng, N., Ayyub, M., Sun, H., Wen, X., Xiang, P., & Gao, Z. 2017. Effects of Physical Activity on Motor Skills and Cognitive Development in Early Chilhood: A Systematic Review. BioMed Research International 2017(1), 1¬¬¬͞ 13. Retrieved from https://www.researchgate.net.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um053v1i2p95-104
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Editor's Address: Jln. Ki Ageng Gribig No.45 Malang 65138, Telp. (0341) 712192 Kampus PP2 PAUD FIP State University of Malang
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/Jpaud
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



3.png)
1.png)
1.png)
2.png)
6.png)
2.png)
3.png)

