Perlindungan Hukum bagi Penghadap Penyandang Disabilitas Tuna Netra dalam Proses Pembuatan Akta Otentik

Dwi Mustika

Abstract


This study aims to analyze the limitations of legal actions and legal protection for persons with visual impairments in the process of making a deed. The method used in this study is normative juridical with statutory and conceptual approaches. The results of the study show that the limitation of legal action can be seen in the provisions of a notary which requires representatives for persons with visual impairments in the process of making a deed. People with visual impairments have limitations in knowing the contents of the deed they made because they have not been facilitated with braille. Legal protection for persons with visual impairments in the process of making a deed has not been regulated in laws and regulations. Legal protection for persons with disabilities in the process of making a deed is very necessary to avoid bad faith on the part of the parties concerned. Abstrak: kajian ini bertujuan menganalisi

Keywords


legal protection, visually impaired, authentic deed

Full Text:

PDF PDF

References


Din, T. (2019). Pertanggungjawaban Notaris terhadap Akta Otentik Terindikasi Tindak Pidana. De Jure: Jurnal Penelitian Hukum, 19(2), 171-184.

Faruq, A. A., & Lastiar, R. (2015). Perlindungan Notaris dalam Pengambilan Minuta Akta dan Pemanggilan pada Peradilan Pasca

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014. Jurnal Penelitian Hukum, 2(2), 77-89.

Hadjon, P. M. (1997). Tentang Wewenang. Surabaya: Universitas Airlangga.

Kristyanto, H. S. A., & Wisnaeni, F. (2018). Pemberian Jasa Hukum Bidang Kenotariatan Berdasarkan Pasal 37 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris (Studi Kasus Notaris di Kota Semarang). Notarius, 11(2), 266-282.

Nahlisa, R. M., Rukiyah, & Christiani, L. (2015). Buku Braille sebagai Jembatan Keterbatasan Akses Informasi Siswa Tunanetra Sekolah Luar Biasa Bagian A Dria Adi Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 4(2), 1-8.

Ningsih, A., Rani, F. A., & Adwani. (2019). Kedudukan Notaris sebagai Mediator Sengketa Kenotariatan terkait dengan Kewajiban Penyuluhan Hukum. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 13(2), 1-28.

Prananda, O. V. (2018). Perlindungan Hukum terhadap Notaris Atas Pembuatan Akta oleh Penghadap yang Dinyatakan Palsu (Analisis Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor

K/PID/2006). Humani: Hukum dan Masyarakat Madani, 8(2), 131-143.

Rahmayani, S., Sanusi, & Abdurrahman, T. (2020). Perubahan Minuta Akta oleh Notaris secara Sepihak Tanpa Sepengetahuan Penghadap. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 8(1), 98-108.

Ramadhan, A. F., & Permadi, I. (2019). Makna Alasan-Alasan Tertentu dalam Kode Etik Notaris terkait Kewajiban Menjalankan Jabatan Notaris di Kantornya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 15-28.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014

Nomor 3. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5491.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5871.

Rosalina, T. A. & Apsari, N. C. (2020). Dukungan Sosial bagi Orang dengan Disabilitas Netra dalam Pencapaian Prestasi di Sekolah Luar Biasa. Prosiding Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 414-424.

Sukawati, C. I. R. P. M., & Budisetyani, I. G. A. P. W. (2018). Motivasi Berprestasi Remaja Tunanetra Perolehan di Yayasan Pendidikan Dria Raba Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 5(2), 403-417.

Swandewi, I. A. P., Subawa, M., & Swardhana, G. M. (2015). Pengesahan Akta Notaris bagi Penghadap yang Mengalami Cacat

Fisik. Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 1(1), 26-41.

Wаhyuni, Safa’at, R., & Fadli, M. (2017). Kewenаngаn dаn Tаnggung Jаwаb Notаris dаlаm Pembuаtаn Аktа Perjаnjiаn Kаwin Pаscа Putusаn Mаhkаmаh Konstitusi No. 69/PUU-XII/2015. Jurnаl Ilmiаh Pendidikаn Pаncаsilа dаn Kewаrgаnegаrааn, 2(2), 139-145.

Yulianti, E. D., & Anshari, T. (2021). Pertanggungjawaban Hukum bagi

Notaris dalam Membuat Akta Otentik Berdasarkan Perspektif Pasal 65 UndangUndang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Jabatan Notaris. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 45-54




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um019v7i3p701-708

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

google.pngipiii.pnggoogle.png

View My Stats