Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural Dalam Penguatan Sikap Toleransi Siswa SMA

Anjulin Yonathan Kamlasi, Eny Kusdarini

Abstract


This study aims to describe the urgency and implementation of multicultural-based citizenship education in strengthening the tolerance attitude of students. This study uses a qualitative method with a case study type of research. The determination of the subject was carried out using a purposive sampling technique, namely students from SMA Negeri 2 Kupang. Data collection was carried out through interviews, observation, and documentation techniques. Data were analyzed using an interactive model from Miles and Huberman including data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The results of the study show that the urgency of multicultural-based Citizenship Education can provide students with an understanding of diversity so as to strengthen their tolerance towards others. Multicultural-based Citizenship Education in strengthening the tolerance attitude of Kupang 2 Public High School students is carried out through two forms of activities, namely learning in the classroom by providing material by teachers that is integrated with the values of diversity and learning outside the classroom through religious activities, cultural competition, extracurriculars, and other activities.

Keywords


Citizenship Education, Multicultural, Tolerance Attitude.

Full Text:

PDF

References


Afifah, N. (2017). Implementasi Pembelajaran Berbasis Multikultur dan Budaya di SD/MI. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1), 23–44. https://doi.org/10.29240/jpd.v1i1.217.

Agustin, YDS (2011). Penurunan Rasa Cinta Budaya Dan Nasionalisme Generasi Muda Akibat Globalisasi. Jurnal Sosial Humaniora, 4(2), 177–185. https://doi.org/10.12962/j24433527.v4i2.632.

Anisah, S., & Marzuki. (2019). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Nilai dan Penguatan Karakter Bangsa bagi Warga Negara. 323 (ICoSSCE 2018), 186–193. https://doi.org/10.2991/icossce-icsmc-18.2019.36.

Apandie, C., & Rahmelia, S. (2020). Pendidikan kewarganegaraan masa depan: Learn, thrive, serve. In Seminar Nasional Kewarganegaraan, Volume 2, Hal. 1-10.

Arasaratnam, LA (2014). Diskusi tentang multikulturalisme di Australia dari perspektif pendidik. SpringerPlus , 3 (1), 1–8. https://doi.org/10.1186/2193-1801-3-36

Baidi, B. (2015). PEMBELAJARAN PKn BERBASIS MULTIKULURALISME PERSPEKTIF PSIKOLOGI SOSIAL ISLAM. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam , 25(2), 1–24. https://doi.org/10.18860/ua.v15i2.2664.

Banks, J. A. (2016). Cultural Diversity and Education: Foundations, Curriculum, and Teaching (6th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315622255.

Barton, KC, & Ho, LC (2020). Menanam Kecambah Kebajikan: Prinsip Dasar Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan dan Multikultural. Tinjauan Pendidikan Multikultural , 12 (3), 157–176. https://doi.org/10.1080/2005615X.2020.1808928.

Dameron, ML, Camp, A., Friedmann, B., & Parikh-Foxx, S. (2020). Pendidikan Multikultural dan Kompetensi Multikultural yang Dirasakan Konselor Sekolah. Jurnal Konseling dan Pengembangan Multikultural , 48 (3), 176-190. https://doi.org/10.1002/jmcd.12176

Gollnick, D., CP (2017). Pendidikan Multi Budaya dalam Masyarakat Pluralistik. Dalam J. Johnston (Ed.), Dewan Antropologi dan Pendidikan Triwulanan (Sunting Kesepuluh). Pendidikan Tinggi Pearson. https://doi.org/10.1525/aeq.1976.7.4.05x1655q.

Hemafitria, H. (2019). Konflik Antar Etnis Melalui Penguatan Wawasan Multikultural. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan , 3 (1), 1–11. https://doi.org/10.31571/pkn.v3i1.1092.

Hoon, CY (2017). Pendidikan Kewarganegaraan Multikultural di Indonesia: Kasus Sekolah Kristen Tionghoa. Jurnal Studi Asia Tenggara, 41(3), 476–493. https://doi.org/10.1017/S0022463413000349.

Imam Iqbal, Senja (2017). Konflik Etno-Religius Di Indonesia Konteporer Dalam Pandangan Orde Baru. Jurnal Studi Islam, 9(1), 1–24. https://e-jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/Tasamuh/article/download/47/40/.

Kennedy, KJ (2019). Pendidikan Kewarganegaraan dan Kewarganegaraan di Jaman Volatile. Dalam Pendidikan Kewarganegaraan dan Kewarganegaraan di Jaman Volatile.

Larasati, D. (2018). Globalisasi Budaya dan Identitas: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu Versus Westernisasi di Indonesia. Jurnal Hubungan Internasional, 11(1), 109. https://doi.org/10.20473/jhi.v11i1.8749.

Leung, AK yee, & Chiu, CY (2010). Pengalaman Multikultural, Penerimaan Ide, dan Kreativitas. Jurnal Psikologi Lintas Budaya, 41(5), 723-741. https://doi.org/10.1177/0022022110361707.

Markard, L., & Dähnke, I. (2017). Diskursus yang diperebutkan tentang keragaman dan praktik penggabungan keragaman di partai politik di Jerman. Studi Etnis dan Rasial, 40 (5), 809–829. https://doi.org/10.1080/01419870.2016.1259490.

Marzuki, Miftahuddin, & Murdiono, M. (2020). Pendidikan multikultural di pesantren salaf dan pencegahan radikalisme agama di Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 39(1), 12–25. https://doi.org/10.21831/cp.v39i1.22900.

Mazid, S., & Suharno, S. (2019). Implementasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PKn. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 6(1), 72–85. https://doi.org/10.21831/hsjpi.v6i1.10248.

Miles, Huberman, S. (Ed.). (2014). Analisis data kualitatif: buku sumber metode (Sunting Ketiga). Publikasi SAGE.

Muqoyyidin, AW (2013). Membangun kesadaran inklusifmultikultural untuk deradikalisasi pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 131-151. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.131-151.

Murdiono, M., Sapriya, S., Wahab, A., & Maftuh, B. (2014). Membangun Wawasan Global Warga Negara Muda Berkarakter Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 4 (2), 148–159. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2790.

Murdiono, Mukhamad. (2010). Peningkatan Keterampilan Kewarganegaraan (Civic Skills) Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah. Dalam Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan UNY, 3(1), 16–29). https://doi.org/10.21831/jpipfip.v0i0.4624.

Nesterova, Y. (2019). Pendekatan multikulturalisme dan pendidikan multikultural terhadap pendidikan masyarakat adat di Taiwan. Tinjauan Pendidikan Multikultural, 11 (4), 253–270. https://doi.org/10.1080/2005615X.2019.1686561.

Nisa, Hendarmin, Lubis, Mubarok, Agung, Narhetali, Rohayati, Maulana, Saputra, Utomo, Ruswandi, P. (2018). Gen Z: Kegalauan Identitas Keagamaan (I. Syafruddin,D., Ropi (Ed.) Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Noe, W., Wardhani, NW, Umar, SJ, & Yunus, R. (2021). Mewujudkan multikulturalisme dan integrasi sosial dalam masyarakat Banuroja. Jurnal Kewarganegaraan: Media Kajian Kewarganegaraan , 18 (1), 82–96. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.37983

Nurhaidah & Musa, M., (2015). Implementasi Metode Batu Pijar Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Aktifitas Dan Hasil Belajar Siswa Sd Negeri 47 Kota Jambi. Jurnal Pesona Dasar , 3 (3), 1–14. https://doi.org/10.24815/pear.v7i2.14753

Nurhani, T. (2020). Implementasi Nilai-nilai Pendidikan Multikultural di SMA Nasional 3 Bahasa Putera Harapan Purwokerto (Sekolah Pu Hua). Matan : Jurnal Islam dan Masyarakat Muslim , 2 (1), 100. https://doi.org/10.20884/1.matan.2020.2.1.2213.

Praptini. (2010). Peranan Pendidikan Multikultural Dalam Menanamkan Pendidikan Nilai Untuk Membentuk Masyarakat Yang Menghargai Budaya Bangsa. Generasi Kampus , 03 (02), 1–19.

Rahmawati, TN (2020). Peluang Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam Mewujudkan Pendidikan Yang Berbasis Multikultural. Jurnal Soshum Insentif , 86–91. https://doi.org/10.36787/jsi.v3i1.225.

Reygan, F., & Steyn, M. (2017). Keanekaragaman dalam Pendidikan Dasar di Afrika Selatan: interseksionalitas dan Literasi Keanekaragaman Kritis. Ulasan Pendidikan Afrika , 14 (2), 68–81. https://doi.org/10.1080/18146627.2017.1280374.

Roksa, J., Kilgo, CA, Trolian, TL, Pascarella, ET, Blaich, C., & Wise, KS (2017). Terlibat dengan Keberagaman: Bagaimana Interaksi Keragaman Positif dan Negatif Mempengaruhi Hasil Kognitif Siswa. Jurnal Pendidikan Tinggi, 88(3), 297–322. https://doi.org/10.1080/00221546.2016.1271690.

Rondli, WS (2014). Strategi Pembelajaran PKn Berbasis Multikultural (Studi Kasus Di SMA Mataram Kota Semarang). Sipil, 4(2), 512–520. http://journal.upgris.ac.id/index.php/civis/article/view/604.

Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian: kuantitatif, kualitatif, dan mix method. Ed.2-Cet.3. Depok: Rajawali Pers. ISBN 978-602-425-662-3

Suharno, S. (2016). Pengembangan aspek moral dalam Pendidikan Kewarganegaraan SD dan SMP: Respons atas realitas menunjukkan moral. Jurnal Kewarganegaraan: Media Kajian Kewarganegaraan, 13 (2), 162–171. https://doi.org/10.21831/civics.v13i2.12739

Sutjipto, S., Wibowo, UB, & Hastutiningsih, AD (2017). Implementasi Kurikulum Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(1), 1. https://doi.org/10.24832/jpnk.v2i1.618

Tholkhah, I. (2013). PENDIDIKAN TOLERANSI KEAGAMAAN: Studi Kasus SMA Muhammadiyah Kupang Nusa Tenggara Timur. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan , 11 (2), 165–181. https://doi.org/10.32729/edukasi.v11i2.432

Ubani, M. (2013). Ancaman dan solusi: multikulturalisme, agama, dan kebijakan pendidikan. Pendidikan Antarbudaya, 24(3), 195–210. https://doi.org/10.1080/14675986.2013.797701.

Watson, K., & Leicester, M. (1991). Pendidikan Multikultural: Dari Teori ke Praktek. Dalam British Journal of Educational Studies (Vol. 39, Edisi 2). https://doi.org/10.2307/3120934

Widodo, A., Nursaptini, N., & Erfan, M. (2021). Pelaksanaan pendidikan multikultural melalui Tari Sasambo di Universitas Mataram. Jurnal Prima Edukasia , 9 (2).

Wiggan, G., & Watson-Vandiver, MJ (2019). Pedagogi pemberdayaan: perspektif siswa tentang pendidikan multikultural kritis di sekolah Afrika-Amerika yang berkinerja tinggi. Ras Etnis dan Pendidikan, 22(6), 767–787. https://doi.org/10.1080/13613324.2017.1395328.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

google.pngipiii.pnggoogle.png

View My Stats