Konstruksi Economic Analysis of Law dalam Penerapan Konsep Ekonomi Hijau di Sektor Energi Baru dan Terbarukan

Deny Andreas Krismawan, Martika Dini Syaputri, Elisabeth N. Butarbutar

Abstract


This study aims to analyze the arrangement of the green economy concept in the regulation of new renewable energy, the construction of the application of economic analysis of law in the regulation of the green economy in the regulation of new renewable energy, as well as the principle of green constitution in the transition to new renewable energy. This study used a normative juridical research method with a legislative approach and a conceptual approach. The results of the study indicate that the regulation of new renewable energy requires a special law that regulates comprehensively based on the principles of a green economy. The construction of new renewable energy law through the application of the concept of economic analysis of law is expected to be able to contain values, efficiency, and used that can provide benefits for the economy and environmental sustainability. Article 33 paragraph (4) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia affirms the principle of just and environmentally friendly economic democracy as the basis of a green constitution for the application of new renewable energy

Keywords


Keywords: economic analysis of law; green economy; renewable energy

Full Text:

PDF

References


Ali, A. (2010). Menguak Teori Hukum (Legal Theory) dan Teori Peradilan (Judicialprudence) termasuk Interpretasi Undang-Undang

(Legisprudence). Jakarta: Kencana.

Ali, Z. (2018). Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: Sinar Grafika.

Anwar, M. (2022). Green Economy sebagai Strategi dalam Menangani Masalah Ekonomi dan Multilateral. Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, 4(1), 343-356.

Arenawati, dkk. (2023). Pro Kontra Isu Pembangunan. Bandung: CV. Agung Ilmu.

Arindya, R. (2018). Energi Terbarukan. Yogyakarta: Teknosain.

Asshiddiqie, J. (2010). Green Constitution, Nuansa Hijau Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Rajawali Pers.

Ayuningsih, I. R. (2023). Mengenal Economic Analysis of Law. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Azhar, M., & Satriawan, D. A. (2018). Implementasi Kebijakan Energi Baru dan Energi Terbarukan dalam Rangka Ketahanan Energi Nasional.

Administrative Law and Governance Journal, 1(4), 398-412.

Budiardjo, M. (2008). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Cahyono. (2021). Penyelesaian Sengketa Berbasis Konsep “Economic Analysis of Law”. Aceh: Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Fatchullah, M. J., Ispriyarso, B., & Sa’adah, N. (2022). Pelaksanaan Prosedur Perizinan Lingkungan Berdasarkan PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Beserta Hambatan Pelaksanaannya. Diponegoro Law Journal, 11(2), 1-9.

Fauzan, R., dkk. (2023). Ekonomi Hijau. Padang: CV Getpress Indonesia.

Georgeson, L., Maslin, M., & Poessinouw, M. (2017). The Global Green Economy: A Review of Concepts, Definitions, Measurement Methodologies and Their Interactions. Geo: Geography and Environment, 4(1). 1-23.

Gusmadi, S. & Samsuri. (2019). Gerakan Kewarganegaraan Ekologis sebagai Upaya Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 381-392.

Hilmawan, E., & Sugiyono, A. (2020). Outlook Energi Indonesia 2020. Jakarta: Pusat Pengkajian Industri Proses dan Energi (PPIPE) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Ibrahim, J. (2005). Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayu Media. International Nuclear Safety Group. (2017). Ensuring Robust National Nuclear Safety Systems-Institutional Strength in Depth INSAG-27. Austria: International Atomic Energy Agency.

Irawan, C. (2013). Dasar-Dasar Pemikiran Hukum Ekonomi Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Juwana, H. (2002). Bunga Rampai Hukum Ekonomi dan Hukum Internasional. Jakarta: Lentera Hati.

Juwana, H. (2017). Analisis Ekonomi atas Hukum Perbankan. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 1(3), 83-97.

Kusnendi, Suripto, & Fatmasari, R. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Alam. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Labiba, D., & Pradoto, W. (2018). Sebaran Emisi CO2 dan Implikasinya terhadap Penataan Ruang Area Industri di Kabupaten Kendal. Jurnal Pengembangan Kota, 6(2), 164-173.

Lako, A. (2014). Green Economy: Menghijaukan Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi. Jakarta: Erlangga.

Lavrinenko, O., Ignatjeva, S., Ohotina, A., Rybalkin, O., & Lazdans, D. (2019). The Role of Green Economy in Sustainable Development (Case Study: The EU States). Entrepreneurship and Sustainability Issues,

(3), 1113-1126.

Makower, J. (2008). Strategies for the Green Economy: Opportunities and Challenges in the New World of Business. Columbus: McGraw-Hill.

Masripatin, N. (2016). Perubahan Iklim, Perjanjian Paris dan Nationally Determined Contribution. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan

Kehutanan.

Mirayanti, B. A., Kurnianingsih, A., Hati, K. A., & Azizi, N. (2016). Program Strategis EBTKE dan Ketenagalistrikan. Jurnal Energi: Media Komunikasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 02(1),

-100.

Murni, M. (2012). Analisis Ekonomi terhadap Pasal-Pasal Hukum Persaingan Usaha dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Arena Hukum, 5(1), 21-30.

Nalle, V. I. W. (2017). Ilmu Perundang-Undangan. Yogyakarta: Suluh Media.

Pandi, S. T. (2023). Kajian Hukum Pembuangan Limbah Nuklir di Laut Menurut Hukum Lingkungan Internasional. Lex Administratum, 11(1), 1-10.

Pratiwi, E., Negoro, T., & Haykal, H. (2022). Teori Utilitarianisme Jeremy Bentham: Tujuan Hukum atau Metode Pengujian Produk Hukum? Jurnal Konstitusi, 19(2), 270-293.

Priyanta, M. (2016). Penerapan Konsep Konstitusi Hijau (Green Constitution) di Indonesia sebagai Tanggung Jawab Negara dalam

Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Konstitusi, 7(4), 113-130.

Purwendah, E. K., Djatmiko, A., Erowati, E. M., Triana, I. D. S., & Pudyastiwi, E. (2022). Ecological and Social Justice as Basis on Marine Environment Protection and Preservation in The System of Indonesian

Law. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(2), 413-428.

Posner, R. A. (2007). Economic Analysis of Law. New York: Aspen Publishers.

Qurbani, I. D. (2012). Politik Hukum Pengelolaan Minyak dan Gas Bumi di Indonesia. Arena Hukum, 5(2), 115-121.

Republik Indonesia. (2022). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 181.

Setyono, A. E., & Kiono, B. F. T. (2021). Dari Energi Fosil Menuju Energi Terbarukan: Potret Kondisi Minyak dan Gas Bumi Indonesia Tahun 2020-2050. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan, 2(3), 154-162.

Sidharta. (2007). Utilitarianisme. Jakarta: Universitas Tarumanegara.

Soemantri, S. (2006). Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi. Bandung: Alumni.

Sukirno, S. (1998). Pengantar Teori Mikroekonomi. Depok: Raja Grafindo Persada.

Taufik, G. A., Sabillah, A., Angkawidjadja, M., & Reininda, V. (2023). Transisi Energi yang Adil di Indonesia: Analisis Kesenjangan Regulasi dalam Aspek Perlindungan Kelompok Terdampak. Jakarta: Pusat Studi

Hukum dan Kebijakan (PSKH).

Thamrin, S. (2019). Energi Baru dan Terbarukan. Bogor: Universitas Pertahanan.

Wessels, W. J. (2006). Economics. New York: Barron’s Educational Series.

Wheare, K. C. (2015). Modern Constitutions: Konstitusi-Konstitusi Modern. Bandung: Nusamedia. Yazid, I. I. (2022). Analisis Yuridis Kebijakan Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia sebagai Bentuk Usaha Pelaksanaan Kewajiban dalam Paris Agreement. Makassar: Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um019v10i2p115-125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

google.pngipiii.pnggoogle.png

View My Stats